SELEBRITI

Tersebar Isu Skenario 'KKN DI DESA PENARI' Sengaja Diviralkan Lewat Utas Twitter, Produser Berikan Klarifikasi

Senin, 23 Mei 2022 16:20

Klarifikasi Manoj Punjabi soal KKN DI DESA PENARI ©KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Kepopuleran KKN DI DESA PENARI menjadi film terlaris sepanjang masa di Indonesia menuai respons positif. Namun di tengah kabar bahagia tersebut, beredar isu bila materi awal bersumber dari akun SimpleMan sebetulnya berupa skenario yang sengaja diviralkan lewat utas Twitter.

Saat hal tersebut ditanyakan kepada Manoj Punjabi selaku produser, ia membantahnya. Karena cerita itu murni dari SimpleMan sebelum dibeli hak adaptasinya dengan angka fantastis.

"Kami nggak main gimmick-gimmick seperti itu. Saya kira SimpleMan juga nggak akan kepikiran ini bakal jadi film," tegas Manoj ditemui di MD Place, kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, pekan lalu.

1. Ikuti Formula Thread Twitter

Lebih lanjut Manoj Punjabi mengatakan saking bagusnya cara bertutur SimpleMan, ia dan tim justru ingin sesetia mungkin pada sumber aslinya. Sehingga treatment itulah yang tampil di versi adaptasi layar lebarnya.

"Cara dia nulis itu bukan skrip film. Tapi saking bagusnya dia nulis, film yang sesuaikan dengan thread dia. Thread-nya udah bagus, kita yang ikuti formulanya," imbuh CEO dari rumah produksi MD Pictures ini.

2. Tak Pengaruhi Penonton

Filmnya mendapatkan isu seperti itu, Manoj Punjabi mengaku tidak terlalu mempermasalahkan. Justru malah membuat masyarakat semakin penasaran untuk berkunjung ke bioskop.

"Nggak (berpengaruh), makin orang complain, makin jadi penontonnya. Ini jadi film MD dengan penonton tertinggi sepanjang masa di Indonesia," ucap Manoj.

3. Tembus 7 Juta Penonton

Film KKN DI DESA PENARI merupakan adaptasi dari utas cerita horor di Twitter yang ditulis oleh SimpleMan. Utas tersebut viral pada 2019 dan langsung dibuatkan adaptasi filmnya meski kemudian perilisan tertahan akibat pandemi.

Saat ini, horor besutan Awi Suryadi tersebut telah membukukan total 7,7 juta penonton. Hasil ini dipastikan terus bertambah mengingat filmnya masih diputar di ratusan layar bioskop seluruh Indonesia.


REKOMENDASI
TRENDING