Young Lex Tidak Menyesal Membuat Video Dengan Kata-Kata Tak Senonoh

Rabu, 01 Agustus 2018 12:15 Penulis: Natanael Sepaya
Young Lex Tidak Menyesal Membuat Video Dengan Kata-Kata Tak Senonoh Young Lex © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Nama Young Lex memang dikenal sebagai salah satu YouTuber besar di Tanah Air saat ini. Namun tetap saja hal tersebut tak lepas dari berbagai kontroversi dan sensasi, hingga membuat apa yang dilakukan Young Lex kerap dipandang negatif oleh banyak orang. Lalu, bagaimana pendapat Young Lex dengan pandangan seperti itu?

"Kalau gue sih sangat tidak sedih, karena mau mereka pandang negatif, positif, at the end of the day jurinya bukan manusia sih, jurinya Tuhan. Ke depannya gimana, kita gak pernah tahu, dan apa perlu gue umbar semua perbuatan positif gue? Kalau lu semua pandang gue negatif ya terserah," ujar Young Lex, saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (31/7).

Seperti beberapa waktu lalu, di mana Young Lex mendapat kecaman besar dari para fans K-Pop karena video unboxing album SQUARE UP milik BLACKPINK yang disertai kata-kata tak senonoh. Walau begitu Young Lex mengaku sama sekali tidak menyesal dengan alasan yang sederhana.

Young Lex sama sekali tidak menyesal membuat video dengan kata-kata yang tak senonoh © KapanLagi.com/Agus ApriyantoYoung Lex sama sekali tidak menyesal membuat video dengan kata-kata yang tak senonoh © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

"Sangat, sangat tidak menyesal. Ngapain nyesel? Serangannya paling satu minggu, santai aja, udah mereda, udah ilang kan? Memang untuk benci itu butuh banyak tenaga daripada cinta. Fans itu akan loyal, yang gue tahu haters gak ada yang tahunan," lanjut Young Lex tenang.

Lebih jauh, Young Lex juga mengungkapkan kalau ia tetap akan menjadi diri sendiri apa adanya, meski video terakhirnya mendapat kritik serta kecaman keras. Sebabnya, pelantun Office Boy itu menilai kalau apa yang ia ucapkan masih berada dalam koridor candaan dan tidak mengarah pada hal pornografi.

"Tetap. Ngapain jadi orang lain? Enggak, enggak ada yang perlu disaring dari kata-kata itu, kalau gue sih. Maksud gue gini, kalau gue ngarahnya benar-benar ke pornografi, yang ngomongnya serius, it's ok. Menurut gue tuh, gue anak kampung, gue anak gang, itu biasa aja, menurut gue ya, bukan mengarah ke alat kelaminnya, ngarah ke yang sensitif banget, dan ngelontarin itu enggak serius, itu sih," pungkasnya.

(kpl/aal/ntn)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING