Sinopsis 'ORANG KETIGA' Episode 144 Tayang Jumat, 20 April 2018

Jum'at, 20 April 2018 18:16 Penulis: Editor KapanLagi.com
Sinopsis 'ORANG KETIGA' Episode 144 Tayang Jumat, 20 April 2018 Naysilla Mirdad-Marcell Chandrawinata (Credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Saat Afifah sedang mengurus event, pengacaranya datang untuk memberi surat panggilan sidang mediasi kedua. Sidang itu dilakukan minggu depan. Mengetahui itu Afifah sedih banget.

Dari jauh Rangga memperhatikan Afifah, ia tau kesedihan wanita itu. Namun Afifah kembali mengingat saat-saat Rangga berusaha menyemangatinya. Ia lalu mengusap air matanya, dan mencoba kuat menghadapi semua.

Sementara itu Rangga sudah bersiap untuk menghibur dan menyemangati Afifah, tapi Afifah malah gesit mengatur event. Tentu saja Rangga heran. Afifah lalu jelaskan bahwa ia bersemangat karena semua semangat yang Rangga berikan selama ini.

Afifah berusaha semangat meski harus hadapi sidang perceraiannya minggu depan.Afifah berusaha semangat meski harus hadapi sidang perceraiannya minggu depan.

Mendengar itu Rangga langsung Ge-er dan salah tingkah. Lalu Afifah teringat kata-kata Riris bahwa apa yang Rangga lakukan lebih dari teman. Selain itu Rangga juga pernah mengingau nyatakan cinta pada Afifah di rumah sakit.

Ia lalu menanyakan itu semua pada Rangga. Sontak Rangga makin salah tingkah dan mencoba menutupi itu dengan bilang bahwa ia akan kenalkan pada semua orang perempuan yang ia cintai. Hem, sampai kapan Rangga menutupi perasaannya?

Putra hanya bisa menenangkan Desi saat Desi mengungkap keresahannya perihal Yuni.Putra hanya bisa menenangkan Desi saat Desi mengungkap keresahannya perihal Yuni.

Desi mulai gelisah dengan keberadaan Yuni. Ia bilang bahwa Yuni pernah jadi orang ketiga dalam rumah tangga Aris dan Afifah. Desi nggak mau Yuni juga jadi orang ketiga dalam hubungannya dengan Putra.

Terlebih pernikahan Desi dan Putra semakin dekat, Desi makin waspada. Walaupun pernikahan mereka hanya pernikahan di atas kertas, tapi mereka sepakat nggak ada orang ketiga di antaranya. Mendengar segala gelisah itu, Putra hanya bisa menenangkan Desi.

Aris dan Yuni dipermalukan habis-habisan di depan jajaran direksi.Aris dan Yuni dipermalukan habis-habisan di depan jajaran direksi.

Keesokan harinya, Aris, Putra, Yuni, dan karyawan lain sedang presentasi proyek di depan jajaran direksi. Saat giliran Aris presentasi, tetiba di layar proyektor muncul video yuni yang sedang muntah-muntah disertai dengan tulisan LANJUTAN KISAH PELAKOR. HAMIL SAMA LAKOR?

Aris dan Yuni terkejut setengah mati, sementara Riska tersenyum licik penuh kemenangan. Tak tahan tanggung malu, Yuni beranjak pergi meninggalkan ruangan. Apa yang akan dilakukan Aris?

(kpl/mag)


REKOMENDASI
TRENDING