Pencetus Ide Bantah 'UPIN DAN IPIN' Tokoh Jiplakan

Pencetus Ide Bantah 'UPIN DAN IPIN' Tokoh Jiplakan Upin dan Ipin

Kapanlagi.com - Bila selama ini orang beranggapan karakter Upin dan Ipin yang ada di film animasi merupakan hasil karya anak bangsa, sepertinya tidak benar seratus persen. Pasalnya sang pencetus ide karakter dua bocah gundul itu 'hanya' pernah menimba ilmu di Institut Teknologi Bandung (ITB).Jadi tidak heran bila ilmu yang diperoleh Burhan, si pencetus ide ini disamakan dengan karya bangsa Indonesia. Hal tersebut diketahui dalam temu media UPIN DAN IPIN Live Show di FX Plasa, Jakarta, Rabu (12/1)."Sebenarnya pembuatan tokoh animasi ini tidak sengaja. Tadinya kita rencana bikin Genk. Saya pernah belajar di ITB namun karena ada penumbangan rezim Soeharto saya putuskan balik ke Malaysia. Di sana saya ingin berkarya dengan ilmu yang didapat dan akhirnya bersua dengan Usamah Z serta dua temannya yang belajar film,” kata Burhan dengan logat Malaysia.Burhan menambahkan, namun kala itu bingung karena belum tahu film animasi seperti apa yang hendak diproduksi. Setelah menemukan cerita dari film itu maka dia bersama isteri dan Usamah Z Cs menjalani proses pembuatan serial adik kakak kembar itu.“Kalau bisa animasi seperti bule agar masyarakat tertarik dan cerita yang kami bikin pun yang membumi,” sambungnya.Lalu kenapa tokoh Upin dan Ipin dibuat dengan kepala plontos? Ditanya seperti itu Burhan pun hanya tersenyum. Menurutnya kalau mengenakan rambut, lebih sulit dan biayanya lebih mahal.“Mereka berkepala gundul bukan disengaja tapi kalau pakai rambut, animasinya mahal,” jelas pria yang pada 2008 telah menyelesaikan 18 episode UPIN DAN IPIN ini.   

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/dis/dar)

Rekomendasi
Trending