Sahrul Gunawan Berperan dalam 'ITU KAN CINTA'

Kapanlagi.com - Dalam kehidupan remaja saling interaksi, saling gaul, dan saling mengenal adalah suatu hal yang biasa. Namun menjadi tak biasa bagi orang yang mengidap Obsesif Compulsif Behaviour (disorder character) - anti bersentuhan dengan orang lain karena takut tertular penyakit. Nasib inilah yang menimpa Andika (Sahrul Gunawan) dalam sinetron yang dibesut S Subakti IS, Itu Kan Cinta (produksi terbaru Soraya Intercine Films).

Akibatnya tak seorang pun yang menyukai Andika. Satu-satunya teman di kampusnya hanyalah si mahasiswi cantik Rosita (Fera Feriska). Mereka punya gaya pertemanan unik, sebab jika bertemu pasti selalu bertengkar. Sebenarnyalah Rosita sangat memuja Dino (Bertrand Antolin) padahal Andika tak menyukainya.

Setelah menyadari ke-playboyan Dino tak urung Rosita menumpahkan kekesalannya pada Andika. Benang halus percintaan pun terajut dalam hati mereka. Sayangnya, karena status kehidupan yang berbeda, hal itu sulit disatukan.

Di tengah kebingungan dan ketak-jelasan hubungan mereka selanjutnya, terjadi musibah. Ayah Rosita, Babe Rois (Rasyid Karim) - sang juragan duren - memergoki puterinya sedang berduaan dengan Andika. Langsunng sang Babe Rois memvonis, Andika harus menikahi Rosita

!

Mampukah Andika memperisteri Rosita mengingat ia masih kuliah di samping menderita penyakit takut bersentuhan dengan orang lain? Bagaimana sikap Dino yang ternyata juga masih mencintai Rosita?

Menurut penulis skenarionya, Nucke Rahma, sinetron ini baginya sebuah tantangan. Yaitu berrtutur tentang bagaimana susahnya seorang pemuda penderita disorder character untuk hidup di tengah-tengah masyarakat yang punya norma-norma.

"Konflik yang diketengahkan bukan hanya pada penyakit yang dideritanya, tapi dampaknya pada kehidupannya. Yaitu, bagaimana dia bisa hidup normal di tengah masyarakat. Jadi pendekatannya lebih pada karakter tokoh untuk bersentuhan dengan lingkungannya," katanya.

Selain Sahrul Gunawan, Fera Feriska, dan Bertrand Antolin, sinetron ini didukung pula sederet artis antara lain, pendatang baru Kirana Larasati, pemain teater Zainal Abidin Domba, serta kawakan seperti Rina Hassim, Rasyid Karim, dan Merry Mustaf. Bagi Sahrul sendiri ternyata ia mengambil model tokoh yang diperani Jack Nicholson dalam film As Good As It Gets, "Saya menontonnya berulang-ulang kali, acting Jack Nicholson dalam film itu sungguh luar biasa, pantas memenangkan Oscar. Kemduian Mas Bekti (sutradara)_ yang membimbing saya, tapi kadang saya masih suka lupa juga, misalnya saat menyetir mobil mestinya saya selalu memakai sarung tangan dan menyediakan tissue banyak-banyak untuk membersihkan tangan."

Selaku direktur kasting, Dewi Yulia Razif malah mengungkapkan rahasia lain, "Dalam kamar mandi tokoh yang diperani Sahrul, banyak sekali sabunnya. Awas, jangan berpikiran ngeres dulu., karena mengidap kelainan itulah maka Andika bolak-balik mencuci tangannya dengan sabun sampai bersih sekali!"

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(dst/erl)

Rekomendasi
Trending