TELEVISI

KPI Terima 565 Pengaduan Selama Ramadan

Selasa, 28 Agustus 2012 17:11

KPI Terima 565 Pengaduan Selama Ramadan

Kapanlagi.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menerima 565 pengaduan dari masyarakat terkait tayangan televisi selama Ramadan 2012 lalu.

Komisioner KPI Pusat Bidang Isi Siaran Nina Mutmainnah Armando dalam paparannya di Kantor KPI, Jakarta Pusat, Selasa (28/8), mengatakan bahwa acara komedi paling banyak melakukan pelanggaran selama Ramadan.

"Untuk program khusus Ramadan, ada seratus pengaduan yang sebagian besar terkait acara komedi," kata Nina.

KPI Pusat menilai acara-acara komedi tersebut pada umumnya melakukan pelanggaran atas perlindungan kepada orang maupun kelompok masyarakat tertentu (penyandang suatu kondisi fisik, suku, gender, dan orientasi seksual) dan pelanggaran atas perlindungan anak.

"Pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan lembaga penyiaran pada umumnya mirip satu sama lain dan serupa dengan pelanggaran di Ramadan tahun lalu," kata Nina.

Selain itu, KPI juga mencatat ada pelanggaran ketentuan penggolongan program siaran berdasarkan klasifikasi umur. "Pelanggaran ini biasanya terjadi pada program sinetron atau film," kata Nina.

Berdasarkan pelanggaran-pelanggaran tersebut, Nina mengatakan KPI Pusat telah menjatuhkan sanksi administratif berupa teguran tertulis kepada tujuh acara televisi khusus Ramadhan atau mengandung nuansa Ramadan.

"Enam di antaranya adalah acara komedi. Ada tiga acara komedi mendapatkan dua kali sanksi administratif teguran tertulis, yakni Waktunya Kita Sahur (TransTV), Kampung Sahur Bejo (RCTI) dan Sabarrr Tingkat 2 (SCTV)," kata Nina.

Empat acara lain yang mendapatkan sanksi administratif teguran tertulis adalah Sahur Bersama Srimulat (Indosiar), Ngabuburit (TransTV), John Lenong (Trans7) dan Inbox (SCTV). (antara/dar)


KOMENTAR

Lihat Arsip Televisi

- - -