Debut Kencang, Drama Thriller Gong Jun The Truth Langsung Tembus 21.000 Heat Index
The Truth - copyright: weibo.com
Kapanlagi.com - Drama China The Truth resmi tayang perdana pada 3 Februari 2026 secara bersamaan di Tencent Video dan iQIYI. Tanpa promosi besar-besaran, drama thriller ini justru langsung mencuri perhatian penonton sejak jam-jam awal penayangan.
Hanya dalam dua jam, drama China The Truth berhasil menembus heat index 21.000 di Tencent Video dan memuncaki tangga drama bergenre menegangkan. Capaian cepat ini membuat drama terbaru Gong Jun tersebut langsung diperbincangkan luas di kalangan penggemar dan pelaku industri.
Advertisement
1. Konsep Forensik Modern yang Jadi Daya Tarik Utama

Drama China The Truth hadir sebagai drama kriminal domestik yang menyoroti investigasi melalui pendekatan pemeriksaan jejak forensik modern. Sekitar 90 persen kasusnya diadaptasi dari novel Departemen Investigasi Mayat karya ahli forensik Jiu Dishui serta sejumlah berkas kasus nyata, sehingga nuansanya terasa realistis.
Format "tiga episode satu kasus" membuat alur cerita berjalan padat dan efisien. Penonton langsung disuguhkan detail teknis seperti identifikasi pelaku lewat puntung rokok, pelacakan lokasi pembuangan jasad melalui serbuk sari, hingga analisis noda biologis dengan sinar ultraviolet.
Keseriusan produksi juga terlihat dari pembangunan laboratorium forensik skala 1:1 dengan anggaran besar. Pendampingan ahli keamanan publik memastikan setiap prosedur tampil meyakinkan dan edukatif.
2. Performa Platform yang Kontras Sejak Hari Pertama
Di hari pertama penayangan, drama China The Truth menunjukkan perbedaan performa yang cukup mencolok antar platform. Di Tencent Video, popularitasnya melampaui angka 21.000 hanya dalam dua jam dan langsung memimpin kategori drama thriller.
Sebaliknya, di iQIYI, angka heat index tercatat jauh lebih rendah, yakni sekitar 4.467 pada periode waktu yang sama. Selisih ini memicu diskusi soal pengaruh basis pengguna dan strategi distribusi platform terhadap performa drama.
Minimnya promosi awal juga disebut menjadi faktor yang memengaruhi capaian tersebut. Meski demikian, banyak pengamat menilai performa kuat di Tencent menjadi sinyal positif bagi daya tarik cerita dan potensi jangka panjang drama ini.
3. Akting Gong Jun dan Ansambel Karakter yang Kuat
Gong Jun tampil sebagai Ye Qian, ahli forensik yang tenang, rasional, dan tertutup secara emosional. Karakter ini menjadi poros utama cerita, terutama dalam mengurai kasus-kasus rumit berbasis bukti jejak yang presisi.
Jiang Wu memerankan Leng Qiming, kapten polisi kriminal berpengalaman yang berpadu kontras dengan Ye Qian. Sementara itu, Sun Yi hadir sebagai Dan Qing dan Chen Yumo, polisi wanita penyamar dengan latar trauma dan identitas misterius.
Deretan aktor pendukung juga mencuri perhatian, termasuk Jia Bing yang tampil jauh dari peran komedinya. Kehidupan sehari-hari tim polisi, seperti lembur di laboratorium dan rutinitas sederhana, memperkuat kesan manusiawi dan realistis.
4. Respons Publik: Apresiasi Tinggi dan Optimisme Penonton
Sejak penayangan perdananya, drama China The Truth langsung mendapat sambutan hangat berkat tempo cerita yang cepat dan kepadatan kasus yang terjaga. Empat episode awal mampu menyelesaikan dua kasus besar dengan atmosfer tegang, didukung desain audio visual yang rapi dan efektif membangun ketegangan.
Akurasi prosedur investigasi juga menjadi salah satu poin yang paling banyak diapresiasi. Baik penonton umum maupun kalangan profesional menilai pendekatan forensik yang ditampilkan terasa detail dan meyakinkan, sehingga kerap disejajarkan dengan drama kriminal realistis berkelas.
Meski terdapat perbedaan data popularitas antar platform, hal tersebut justru memicu diskusi aktif dan meningkatkan visibilitas drama ini. Secara keseluruhan, respons publik tetap condong positif, dengan ekspektasi tinggi terhadap konsistensi kualitas cerita di episode-episode berikutnya.
(kpl/chn)
Advertisement
