Rekomendasi Drama China Retro Era 80-an: Gaya Jadul yang Justru Keren dan Unik

Rekomendasi Drama China Retro Era 80-an: Gaya Jadul yang Justru Keren dan Unik
Rekomendasi Drama China Retro Era 80-an: Gaya Jadul yang Justru Terlihat Keren dan Unik (h)

Kapanlagi.com - Gelombang nostalgia dalam drama China sedang naik daun. Bukan drama kolosal atau xianxia, melainkan serial berlatar era 1980-an yang justru memikat penonton Indonesia dengan estetika jadul nan autentik. Penonton menunjukkan minat tinggi terhadap drama bertema nostalgia dengan latar era 1970-an dan 1980-an. Mulai dari pakaian kerja biru khas pabrik, sepeda tua, hingga rumah-rumah berdinding kapur—semua detail visual ini menghadirkan kesan hangat yang sulit didapat dari drama modern.

Dilansir dari MyDramaList, daftar drama bertema 70s, 80s, dan 90s time travel mencakup 147 judul, menunjukkan betapa tingginya minat terhadap genre nostalgia ini. Fenomena ini menarik karena justru gaya yang dianggap "jadul" inilah yang kini terlihat segar dan unik di mata penonton milenial serta Gen Z. Kalau kamu sedang mencari tontonan berbeda dari drama China mainstream, artikel ini cocok banget buat panduan awal.

1. Mengenal Drama China Bertema Retro Era 80-an

Dream of Golden Years - mydramalist

Drama China bertema retro era 80-an adalah serial televisi yang mengambil latar waktu sekitar tahun 1978 hingga 1989 di daratan China. Periode ini dikenal sebagai masa reformasi dan keterbukaan yang membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat. Ketika kebijakan reformasi dan keterbukaan diluncurkan pada 1978, kebijakan itu tidak hanya membawa kemakmuran ekonomi, tetapi juga menyuntikkan pilihan dan peluang baru ke dunia fashion di China.

Drama dalam kategori ini biasanya menampilkan kisah perjuangan hidup, romansa, dan perjalanan karier tokoh utama di tengah transisi sosial. Yang menarik, setiap detailnya—dari kostum, set lokasi, hingga properti—dirancang untuk mereproduksi suasana dekade tersebut secara otentik. Detail visual era 80-an dalam drama ini sangat autentik, mulai dari sepeda klasik hingga pakaian kerja biru khas masa itu.

Baca juga: 9 Drama China Jadul yang Bikin Generasi 80-90 Terharu

2. Mengapa Drama Berlatar Era 80-an Semakin Diminati

Dream of Golden Years - mydramalist

Ada beberapa alasan mengapa genre ini semakin populer di kalangan penonton Indonesia. Pertama, nuansa nostalgia yang ditawarkan terasa sangat berbeda dari drama modern yang didominasi teknologi dan kehidupan urban. Genre slice-of-life menawarkan kedalaman emosi lewat kisah keluarga dan persahabatan yang sangat relatable. Drama dengan latar waktu ini sering menjadi jembatan kenangan masa muda yang penuh warna dan dilema.

Kedua, estetika fashion era 80-an ternyata punya daya pikat tersendiri. Mengacu pada riset di jurnal Inter-Asia Cultural Studies, fashion populer dan budaya berpakaian sehari-hari pada era 1980-an merupakan masa transisi China dari ekonomi terencana ke ekonomi pasar. Ketiga, cerita yang diangkat seringkali lebih membumi—soal kerja keras, keluarga, dan mimpi sederhana—yang terasa relatable bagi penonton lintas generasi.

Baca juga: Drama China Berlatar Tahun 90-an Penuh Nostalgia

3. Jenis-Jenis Drama China Retro Era 80-an

Dream of Golden Years - mydramalist

Tidak semua drama retro 80-an punya genre yang sama. Berikut klasifikasinya agar kamu lebih mudah memilih sesuai selera.

Time Travel ke Era 80-an

Genre ini mengisahkan karakter modern yang terlempar ke masa lalu. Biasanya tokoh utama harus beradaptasi dengan kehidupan tanpa teknologi sambil memanfaatkan pengetahuan masa depan. Konsep ini menarik karena mempertemukan perspektif modern dengan realitas kehidupan era 80-an yang penuh keterbatasan.

Slice-of-Life dan Coming of Age

Kategori ini berfokus pada kehidupan sehari-hari masyarakat biasa di era 80-an. Kisah persahabatan remaja, dinamika keluarga, dan perubahan sosial menjadi inti ceritanya. Drama ini menawarkan kisah pertumbuhan remaja yang berpadu dengan perjuangan orang dewasa menghadapi kerasnya kehidupan.

Romansa Klasik Berlatar Retro

Kisah cinta di era 80-an punya pesona tersendiri. Tanpa ponsel dan media sosial, interaksi antarkarakter terasa lebih tulus dan organik. Dunia tanpa ponsel pintar dan media sosial justru menghadirkan interaksi antarkarakter yang lebih autentik dan menyentuh hati.

Baca juga: Drama China Romantis Terbaru 2026 yang Wajib Ditonton

4. 5 Rekomendasi Drama China Retro Era 80-an yang Wajib Ditonton

Dream of Golden Years - mydramalist

Berikut daftar drama dengan latar era 80-an yang layak masuk watchlist kamu. Setiap judul menawarkan pengalaman visual dan emosional yang berbeda.

1. Dream of Golden Years (你好1983)

Dream of Golden Years berpusat pada Xia Xiaolan (Zhou Ye), seorang wanita berusia 36 tahun dari dunia modern yang mengalami krisis karier, lalu secara tak terduga berpindah ke masa lalu dan terbangun sebagai gadis berusia 18 tahun dengan nama yang sama pada tahun 1983. Drama 36 episode ini tayang di iQIYI sejak Maret 2026 dan langsung menjadi perbincangan hangat.

Serial ini juga diuntungkan oleh tampilan Zhou Ye yang terlihat natural dalam styling retro. Penonton mendapatkan imaji yang lebih membumi dan, kemudian, kesenangan visual dari fashion era 1980-an yang direkonstruksi. Kombinasi ini membuat karakter terasa approachable sekaligus berkesan.

Baca juga: Dream of Golden Years Rilis Poster, Nuansa 80-an Makin Kental

2. Back to the 80s (2024)

Drama ini mengikuti perjalanan Si Nian, seorang mahasiswi modern yang secara tak terduga terjebak dalam era yang berbeda. Di sana, ia bertemu dengan Zhou Yue Shen, duda dengan dua anak. Dalam suasana yang unik, hubungan mereka tumbuh, sambil menghadapi rintangan dan ujian yang tidak terduga. Serial ini sempat viral di 2024 dan menjadi gerbang bagi banyak penonton Indonesia mengenal genre drama China retro.

Baca juga: Sinopsis Back to the 80s yang Sedang Viral

3. Liang Chen Mei Jing

Drama ini siap membawa penonton kembali ke akhir era 1980-an, sebuah masa penuh perubahan besar di Shanghai. Mengusung nuansa nostalgia dengan latar kehidupan gang kecil yang hangat, drama ini menawarkan kisah pertumbuhan remaja yang berpadu dengan perjuangan orang dewasa. Dengan konsep jadul yang kental memori, drama ini diprediksi menghadirkan suasana emosional tentang keluarga, persahabatan, dan mimpi.

Dengan latar era 1980-an yang kaya nostalgia, kisah persahabatan yang hangat, serta perjalanan hidup penuh dinamika, Liang Chen Mei Jing berpotensi menjadi salah satu drama China retro paling dinanti.

Baca juga: Sinopsis Liang Chen Mei Jing, Konsep Jadul Era 1980

4. Such a Good Love

Such a Good Love mengisahkan kisah cinta Zhou Shui dan Dai Daji, sepasang kekasih yang lahir di era 80-an di Beijing. Mereka menemukan cinta di tengah kesulitan dan berbagi mimpi tentang masa depan yang lebih baik, bahkan di kamar sewaan yang sempit. Zhou Shui, seorang pemuda berbakat, dan Da Ji, seorang wanita muda yang setia, saling mendukung. Drama ini memberi nuansa nostalgia yang hangat sekaligus inspiratif.

Baca juga: Rekomendasi Drama China Modern Terbaru dan Terbaik

5. Love Story in the 1970s

Meski berlatar sedikit lebih awal, drama ini tetap relevan bagi pecinta estetika retro. Dari hubungan penuh perjuangan itu, tumbuh cinta yang perlahan terasa tulus dan hangat. Nuansa vintage yang ditawarkan, mulai dari kostum hingga propertinya, berhasil menciptakan atmosfer klasik yang bikin penonton ikut bernostalgia. Dibintangi Chen Feiyu (Arthur Chen), drama ini langsung menjadi fenomena digital saat tayang perdana.

Baca juga: Drama China Terpopuler 2026 yang Wajib Masuk Watchlist

5. Tips Memilih Drama China Retro yang Cocok untuk Pemula

Back to the 80s - mydramalist

Buat kamu yang baru mau terjun ke genre ini, berikut beberapa panduan agar tidak salah pilih:

  • Mulai dari genre time travel. Drama seperti Dream of Golden Years punya alur yang lebih cepat dan konflik yang menarik sejak episode pertama.
  • Perhatikan jumlah episode. Rata-rata drama China populer memiliki 28 hingga 40 episode dengan durasi sekitar 45 menit per episode. Pilih yang tidak terlalu panjang jika waktu terbatas.
  • Cek ketersediaan subtitle. Platform seperti iQIYI, WeTV, dan Netflix umumnya menyediakan subtitle bahasa Indonesia.
  • Baca sinopsis terlebih dahulu. Pastikan tema dan genre sesuai selera, apakah kamu lebih suka romansa, bisnis, atau slice-of-life.

Baca juga: Drama China yang Bikin Malas Nonton Drama Lain

6. Kesalahan Umum Saat Menonton Drama Retro 80-an

Back to the 80s - mydramalist

Beberapa penonton pemula sering melakukan kesalahan yang mengurangi pengalaman menonton. Pertama, membandingkan langsung dengan drama modern. Visual dan pacing drama retro memang berbeda—lebih lambat dan detail. Nikmati saja prosesnya.

Kedua, melewatkan detail visual. Banyak informasi cerita tersembunyi dalam properti, kostum, dan set lokasi yang merepresentasikan kehidupan era 80-an. Ketiga, menonton di layar kecil tanpa subtitle. Nuansa retro lebih terasa di layar lebar dengan kualitas gambar yang baik.

Baca juga: 5 Drama China Hidden Gem dengan Rating Tinggi

7. Aktor dan Aktris yang Identik dengan Drama Retro Era 80-an

Tak bisa dimungkiri, daya tarik sebuah drama juga ditentukan oleh siapa yang membintanginya. Beberapa nama berikut ini telah membuktikan kemampuan mereka menghidupkan karakter di era retro dengan penuh pesona. Mereka bukan sekadar tampil cantik atau tampan, tetapi juga mampu menyampaikan semangat zaman yang otentik lewat akting dan penampilan visual yang meyakinkan.

1. Zhou Ye

Aktris kelahiran 2000 ini menjadi wajah utama drama retro era 80-an berkat perannya sebagai Xia Xiaolan di Dream of Golden Years. Zhou Ye mampu menghidupkan sosok Xiaolan remaja di tahun 1983 dengan sangat baik: muda, namun tangguh. Melalui poster drama yang viral, ia tampil dengan gaun midi polkadot biru putih khas era 80-an. Aktris Zhou Ye tampil begitu chic dan menawan dengan balutan gaun midi polkadot biru putih. Penampilannya dipadukan blazer sederhana berwarna biru, serta bando senada yang mempermanis gayanya. Profil lengkapnya bisa dilihat di berbagai platform pecinta drama Asia.

Baca juga: Rekomendasi Drama China Guo Yuxin

2. Zhai Xiaowen

Sebagai pemeran utama pria di Dream of Golden Years, Zhai Xiaowen berperan sebagai Zhou Cheng, putra pejabat yang jatuh cinta pada Xia Xiaolan. Karakter Zhou Cheng menyukai tokoh utama, melindunginya, dan memahami nilainya tanpa menjadi sosok romantis yang berlebihan. Hal itu saja sudah memberikan energi yang lebih segar pada hubungan mereka. Chemistry-nya dengan Zhou Ye dipuji banyak penonton internasional di berbagai platform review.

3. Guo Yuxin

Aktris ini tampil memukau dalam drama Back to the 80s Again (2025) sebagai seorang desainer fashion di era 80-an. Penampilannya sebagai desainer mode di tahun 80-an mendapat apresiasi dari penonton. Guo Yuxin membawa penonton ke era 1980-an dengan cerita penuh nostalgia dan nilai kehidupan, tampil memikat sebagai gadis muda yang berjuang mewujudkan mimpinya di tengah perubahan zaman. Dari segi visual dan kostum, drama ini benar-benar membawa nuansa retro yang autentik.

4. Arthur Chen (Chen Feiyu)

Meski Love Story in the 1970s berlatar sedikit lebih awal dari era 80-an, Arthur Chen berhasil membawa nuansa retro yang kental lewat perannya sebagai Fang Muyang, pelukis amnesia. Nuansa vintage yang ditawarkan, mulai dari kostum hingga propertinya, berhasil menciptakan atmosfer klasik yang bikin penonton ikut bernostalgia. Penampilannya dengan pakaian kerja khas era itu menjadi inspirasi fashion retro bagi banyak penggemar.

Baca juga: Drama China yang Bikin Standar Pasangan Naik

5. Dong Xuan

Aktris senior ini berperan sebagai Liu Fen, ibu dari karakter utama di Dream of Golden Years. Turut hadir pula Dong Xuan sebagai Liu Fen, Lawrence Wong sebagai Du Zhaohui, dan Zhao Da sebagai Liu Yong dalam peran pendukung. Penampilan Dong Xuan dengan busana ibu rumah tangga khas desa era 80-an memperkuat keautentikan suasana drama ini. Aktingnya yang natural menjadi salah satu pilar emosional cerita.

8. Pertanyaan Seputar Drama China Retro Era 80-an

Apa drama China retro era 80-an terbaik untuk pemula?

Dream of Golden Years menjadi pilihan paling aman. Drama ini sangat direkomendasikan bagi mereka yang mencari cerita menarik dan emosional tentang kehidupan, cinta, dan kekuatan kesempatan kedua. Alurnya cepat dan mudah diikuti bahkan oleh penonton yang belum terbiasa dengan drama China.

Di platform apa drama China retro era 80-an bisa ditonton?

Kamu bisa menonton di platform streaming seperti Netflix, iQIYI, WeTV, Youku, Viki, dan Tencent Video. Sebagian besar sudah dilengkapi subtitle bahasa Indonesia untuk kemudahan penonton.

Berapa episode rata-rata drama China retro era 80-an?

Drama ini direncanakan memiliki total 36 episode, yang memberikan waktu cukup untuk mengembangkan alur cerita dan karakter secara mendalam. Secara umum, drama bertema retro memiliki 28 hingga 40 episode dengan durasi standar 45 menit.

Apa yang membedakan drama retro 80-an dengan drama historis kolosal?

Drama retro era 80-an berlatar masa modern awal pasca-reformasi China, bukan zaman kerajaan atau dinasti. Fokusnya pada kehidupan masyarakat biasa, bukan intrik istana. Kostum dan setting pun menampilkan baju kasual, sepeda, pabrik, dan jalanan kota kecil—sangat berbeda dari jubah dan istana megah drama kolosal.

Baca juga: Drama China Republikan Era 1911-1949 dengan Estetika Klasik

Apakah gaya fashion di drama retro 80-an bisa dijadikan inspirasi outfit?

Tentu saja. Elemen seperti gaun polkadot, blazer oversized, celana high-waisted, dan bando kini kembali tren. Pada era 1980-an, wanita karier menginspirasi banyak fashion populer di China. Kamu bisa mengadaptasi elemen-elemen ini untuk tampilan retro style sehari-hari.

Drama China retro mana yang punya rating tertinggi?

Dream of Golden Years dan Love Story in the 1970s sama-sama mendapat respons positif dari penonton internasional. Baik era 1970-an maupun 1980-an, drama berlatar masa lalu memberikan nuansa nostalgia yang disukai penonton lintas generasi.

9. Temukan Drama Retro Favoritmu

Drama China retro era 80-an menawarkan pengalaman menonton yang berbeda dari genre mainstream. Gaya jadul yang justru keren, cerita yang membumi, dan estetika visual yang autentik menjadi tiga kekuatan utamanya. Dari Dream of Golden Years hingga Liang Chen Mei Jing, setiap judul punya pesona unik yang sayang untuk dilewatkan.

Yuk, baca artikel seputar rekomendasi drama China menarik lainnya di KapanLagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?

Daftar Referensi

  1. MyDramaList. Dream of Golden Years (2026). Diakses pada 29 Mei 2026, dari https://mydramalist.com/776939-again-my-life
  2. CGTN. Becoming Her: Chinese Women's Fashion Evolution in the Past 70 Years. Diakses pada 29 Mei 2026, dari https://news.cgtn.com/news/2019-10-02/Becoming-Her-Chinese-women-s-fashion-evolution-in-the-past-70-years-Krj50kEHMQ/index.html
  3. C Drama Review. Dream of Golden Years: 1980s Time-Travel Rise Story. Diakses pada 29 Mei 2026, dari https://cdramareview.com/dream-of-golden-years-1983-time-travel/
  4. Taylor & Francis Online. Embodying Beauty, Desiring the World: Dress and Fashion in the 1980s' China. Diakses pada 29 Mei 2026, dari https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/14649373.2022.2064614

(kpl/fed)

Rekomendasi

Trending