in partnership with Indosiar

Diva Dangdut Academy 8 Pernah Tidur di Peti Keyboard

Diva Dangdut Academy 8 Pernah Tidur di Peti Keyboard
Diva cerita pernah tidur di peti keyboard (credit: KapanLagicom/Budy Santoso)

Kapanlagi.com - Diva Dangdut Academy 8 dari Kuantan Singingi, menjadi salah satu peserta yang mencuri perhatian di panggung D'Academy 8 Indosiar. Perjalanan panjangnya menuju ajang ini berawal dari rumah dan lingkungan terdekat yang membentuknya sejak kecil.

Dalam tayangan YouTube Channel Indosiar, sang bunda mengajak pemirsa menyusuri rumah keluarga di Desa Kotokari, Kabupaten Kuantan Singingi, sembari mengisahkan masa kecil Diva. Dari cerita itu, tergambar deretan prestasi dan kerja keras kedua orang tua yang mengiringi langkah Diva hingga kini.

1. Jejak Prestasi Sejak Kecil

Diva berprestasi sejak kecil (credit: KapanLagicom/Budy Santoso)

Sejak usia belia, Diva sudah aktif mengikuti berbagai kompetisi dan mencatat prestasi beruntun. Ia tercatat meraih juara vokal solo berturut-turut dari 2023 sampai 2026, selain sejumlah capaian lain yang pernah ia kumpulkan di berbagai ajang.

Diva menyebut dirinya kerap dipercaya mewakili sekolah hingga ke level yang lebih tinggi. "Di rumah ya perwakilan sekolah antar Kabupaten antar provinsi alhamdulillah," ujarnya.

Soal busana panggung, sang bunda, Elvata Nora, selama ini turun tangan menjahit sendiri gaun-gaun yang dipakai Diva tampil. "Ini (baju saat show) yang bikin bunda kadang melihat bajunya, kalau bunda kangen, bunda melihat baju-baju manggung," kata Elvata.

(Irma Darmawangsa Resmi Menikah dengan Irfan Sebastian, Maharnya 50 Gram Emas)

2. Besarnya di Keluarga Musisi

Diva tumbuh di lingkungan keluarga yang lekat dengan dunia musik. Kedua orang tuanya berprofesi sebagai musisi, sehingga keseharian mereka akrab dengan latihan dan panggung.

Sejak kecil, Diva terbiasa ikut ke mana pun ayah dan bundanya tampil. Ritme kerja orang tua yang kerap berpindah lokasi membuat Diva mengenal suasana panggung sejak dini.

Elvata mengingat momen saat putrinya begitu lelah mengikuti pekerjaan mereka. "Dari hidupnya waktu kecil tuh dia memang, apa ya, di panggung, kalau misalnya ayah main, bunda main, dia tidur di keyboard, dikasih bantalnya, tidur di situ," ungkap Elvata.

3. Belajar Menyanyi Secara Mandiri

Keinginan Diva untuk mengikuti D'Academy 8 lahir dari dirinya sendiri. Tanpa pelatihan khusus, ia meyakinkan orang tua bahwa ia mampu bernyanyi dan siap bersaing di panggung kompetisi.

Diam-diam, Diva menghafal dan menyanyikan lagu "Kejora" milik Lesti Kejora, menjaga ketukan dan tempo dengan presisi. Kemampuan yang ia latih sendiri itu menjadi modal awalnya tampil percaya diri.

Ia mengaku sempat diragukan oleh ayah dan bundanya, sebelum akhirnya diberi kesempatan untuk membuktikan. "Awalnya bunda sama ayah tuh nggak percaya kalau aku bisa nyanyi, sampai aku kesel, kayak, aku tuh bisa nyanyi loh, gitu. Terus akhirnya dikasih kesempatan buat nyanyi, ternyata beneran bisa nyanyi," cerita Diva.

4. Perjalanan Panjang ke Dangdut Academy 8

Menuju panggung D'Academy 8, proses yang ditempuh Diva tidak singkat. Sambil menunggu pendaftaran online, ia memilih nekat mencoba audisi offline di Medan agar kesempatan terbuka lebih luas.

Diva memaparkan jarak yang ia tempuh, hingga proses antre di lokasi audisi. "Dari Kuantan Singingi ke Pekanbaru itu udah 4 jam, dari Pekanbaru ke Medan itu sekitar 11 sampai 12 jam pakai bus, sama bunda sama adik juga. Sampai Medan nginap di rumah keluarga di sana. Terus sambil nunggu antrean, panas-panasan 4 jam, terus masuk ruangan, alhamdulillah lolos ke tahap keduanya," tutur Diva.

Hasilnya melampaui harapan keluarga. "Bunda nggak ada bayangan Diva sampai di sini. Waktu itu dia bisa menyanyi di daerah sini dan diakui orang di sini aja bunda udah senang, alhamdulillah, sekarang udah sampai ke Indosiar, bunda bangga, alhamdulillah, bunda nggak menyangka," ungkap Elvata dengan haru.

(Ariel Tatum resmi ganti nama demi hormati Kakek dan Nenek.)

(kpl/cvn)

Rekomendasi

Trending