CLOSE
in partnership with Indosiar

Fitri Carlina Akui Kerap Ditanya Momongan, Sempat Jawab Childfree

Fitri Carlina Akui Kerap Ditanya Momongan, Sempat Jawab Childfree
Fitri Carlina Akui Kerap Ditanya Momongan, Sempat Jawab Childfree © instagram.com/fitricarlina

Kapanlagi.com - Fitri Carlina kembali berbagi cerita tentang pertanyaan seputar momongan yang masih sering diarahkan kepadanya. Ia tidak menampik, intensitas pertanyaan itu ikut menyentuh kondisi mentalnya. Di sisi lain, ia menyebut sudah belajar berdamai agar tetap stabil.

"Ya sama, dua kesehatan fisik, kesehatan mental juga. Karena kan ditanyain gini terus tiap hari. 'Kapan punya anak? Kapan punya anak?' Itu juga kan mental ya. Tapi pada ending-endingnya, aku sudah berdamai, gitu loh," ujar Fitri Carlina saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Fitri menuturkan, proses berdamai itu membuatnya lebih tenang menanggapi komentar atau pertanyaan serupa. Ia memilih fokus menjaga diri, baik secara fisik maupun mental, tanpa terbebani ekspektasi dari luar.

1. Sikap Fitri Carlina Saat Kesal Ditanya Momongan

Fitri Carlina dan Suami © instagram.com/fitricarlina

Saking seringnya ditanya soal rencana memiliki anak, Fitri mengaku ada momen ketika rasa kesal muncul. Pada situasi seperti itu, ia pernah melontarkan jawaban bahwa dirinya dan suami memilih childfree.

"Ya sampai kadang kalau sampai keselnya, ya kalau suka ditanya ini ya 'Kita childfree' gitu kan. Kadang suka kayak gitu ya, karena saking keselnya gitu. Tapi ya ya udahlah, ditanggapin santai aja. Kayak terserahlah, kayak gitu loh," jelasnya.

Setelah emosi mereda, Fitri memilih menanggapi dengan santai. Ia membiarkan orang bertanya, sementara dirinya tetap berjalan dengan keputusan dan ritme hidup yang ia dan suami jalani.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Memilih Cuek Agar Tetap Tenang

Fitri menuturkan, tidak semua komentar perlu ia pikirkan serius. Ada kalanya ia memilih cuek, dan cara itu dinilai membantunya menjaga ketenangan diri.

"Kadang sometimes kayak gitu, kayak 'Ya udahlah, bodo amat' gitu. Soalnya kan ya kan yang ngejalanin kita ya, gimana kita sakitnya, gimana kita ininya, gimana kan kalau kalau orang kan hanya bisa tanya-tanya gitu loh," katanya.

Menurutnya, yang menjalani proses adalah dirinya dan suami, termasuk urusan kesehatan dan upaya yang dilakukan. Karena itu, ia lebih nyaman mengabaikan komentar yang datang dari luar.

3. Dukungan Suami dan Keluarga Jadi Kunci

Dukungan dari lingkar terdekat disebut menjadi pegangan utama. Fitri menekankan, penerimaan keluarga, khususnya suami, membuatnya tidak lagi mudah tersinggung saat menerima pertanyaan dari luar.

"Cuma aku bersyukur sih, yang penting paling penting itu kan keluarga ya. Heeh, kalau keluarga juga udah ikhlas, menerima semuanya, suami khususnya," katanya.

"Aku rasa pertanyaan dunia itu udah hal yang sangat sudah sudah tidak menjadi tersinggung lagi buat aku gitu, karena udah udah kayak baal sih," sambungnya.

Dengan dukungan tersebut, Fitri merasa lebih kebal terhadap komentar yang berulang. Ia memilih menaruh perhatian pada hal-hal yang disepakati bersama keluarga.

4. Pertimbangan Usia Menjelang 40 Tahun

Selain urusan komentar publik, Fitri juga mempertimbangkan faktor usia. Ia menyadari usianya yang hampir 40 tahun membawa risiko lebih besar jika hamil, sehingga bersama suami cenderung memilih langkah yang dinilai paling aman.

"Karena sudah oh ya sudahlah gitu. Lagian aku juga aku sekarang sudah memasuki usia yang cukup berisiko ya, udah mau memasuki usia 40 tahun. Jadi makin berisiko juga," pungkasnya.

Fitri menegaskan, pertimbangan itu membuatnya lebih realistis memandang situasi saat ini. Sikap menerima menjadi cara ia menjaga kesehatan serta ketenangan bersama pasangan.

Sambil update seputar dunia dangdut, jangan lupa juga pantau perjalanan D'Academy 8. Dukung peserta favoritmu dengan Vidio Koins yang bisa dibeli lewat link ini. khusus tersedia untuk pengguna Android.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

Rekomendasi

Trending