13 Tanaman yang Bisa Tumbuh di Tempat Minim Cahaya, Cocok untuk Mempercantik Ruangan

Tanaman hias. (AI Generated)
Kapanlagi.com - KLovers, punya ruangan di rumah atau kantor yang minim cahaya matahari tapi pengen tetap ada sentuhan hijau dari tanaman hias? Jangan khawatir! Banyak lho tanaman yang tetap bisa tumbuh subur dan bikin suasana makin adem meski pencahayaannya terbatas. Selain mempercantik ruangan, tanaman hias juga jago banget dalam menjaga kualitas udara, bikin ruangan jadi lebih segar.
Beberapa jenis tanaman ini punya daya adaptasi tinggi terhadap kondisi minim cahaya, bahkan ada yang bisa tumbuh cuma dengan bantuan cahaya buatan seperti lampu LED. Cocok banget buat kamu yang baru mulai hobi berkebun atau nggak punya banyak waktu buat merawat tanaman.
Advertisement
1. Lidah Mertua

Lidah Mertua atau Sansevieria merupakan salah satu tanaman hias yang terkenal tahan banting dan mudah dirawat. Daunnya tumbuh tegak, memanjang, serta memiliki corak hijau dengan kombinasi warna kekuningan pada beberapa varietas. Bentuknya yang unik membuat tanaman ini cocok ditempatkan di ruang tamu, kamar tidur, maupun sudut kantor.
Tanaman ini mampu beradaptasi dengan pencahayaan rendah, meskipun pertumbuhannya akan lebih optimal jika mendapatkan cahaya tidak langsung. Penyiramannya juga tidak perlu terlalu sering karena daunnya mampu menyimpan air. Pastikan media tanam tidak terlalu basah agar akarnya terhindar dari pembusukan.
2. ZZ Plant
Dikenal juga sebagai tanaman dolar, ZZ Plant (Zamioculcas zamiifolia) menjadi pilihan menarik untuk ruangan yang tidak banyak mendapatkan sinar matahari. Tanaman ini memiliki daun tebal, mengilap, dan berwarna hijau tua yang tumbuh pada batang tegak.
ZZ Plant termasuk tanaman yang mudah dirawat karena mampu bertahan dalam kondisi pencahayaan rendah dan tidak membutuhkan banyak air. Kamu hanya perlu menyiramnya ketika media tanam sudah cukup kering. Letakkan di area yang mendapat cahaya tidak langsung agar pertumbuhannya tetap terjaga.
3. Sirih Gading
Sirih Gading atau Golden Pothos terkenal dengan batang menjuntai dan daun berbentuk hati yang memiliki corak hijau kekuningan. Tanaman ini cocok diletakkan di rak, meja, maupun pot gantung untuk memberikan kesan alami pada ruangan.
Kemampuan adaptasinya membuat Sirih Gading bisa bertahan di area dengan cahaya terbatas. Namun, jika terlalu gelap, corak kuning pada daunnya dapat memudar. Tanaman ini juga relatif mudah diperbanyak melalui stek batang. Perlu diperhatikan, Sirih Gading mengandung zat yang dapat menyebabkan iritasi jika tertelan sehingga sebaiknya dijauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan.
4. Peace Lily

Peace Lily (Spathiphyllum) memiliki daun hijau mengilap dengan bunga berwarna putih yang memberikan kesan elegan. Tanaman ini cocok untuk mempercantik ruang keluarga, kamar, maupun area kerja yang tidak mendapatkan banyak sinar matahari langsung.
Peace Lily dapat tumbuh di tempat teduh dengan pencahayaan tidak langsung. Tanaman ini menyukai media tanam yang lembap, tetapi tidak tergenang air. Kamu bisa menyiramnya ketika permukaan tanah mulai mengering. Perlu diingat, Peace Lily beracun jika tertelan sehingga harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
5. Aglaonema
Aglaonema atau Sri Rezeki menjadi salah satu tanaman hias favorit karena memiliki variasi warna dan motif daun yang menarik. Beberapa jenisnya menampilkan kombinasi hijau, merah, perak, hingga merah muda sehingga mampu menjadi dekorasi alami di dalam rumah.
Tanaman ini cukup toleran terhadap kondisi teduh, meskipun tetap membutuhkan cahaya tidak langsung agar warna daunnya terjaga. Hindari meletakkannya di bawah sinar matahari langsung karena dapat membuat daun terbakar. Siram secukupnya dan gunakan media tanam yang memiliki drainase baik.
6. Lili Paris
Lili Paris atau Spider Plant (Chlorophytum comosum) memiliki daun panjang dan ramping dengan kombinasi warna hijau serta putih. Bentuk daunnya yang menjuntai membuat tanaman ini cocok diletakkan di pot gantung atau rak dekorasi.
Lili Paris mampu bertahan dalam kondisi cahaya rendah, tetapi pertumbuhannya lebih baik jika mendapatkan cahaya tidak langsung. Jika ditempatkan terlalu lama di area gelap, corak daunnya dapat memudar dan jumlah tunas anakan berkurang. Penyiramannya cukup dilakukan ketika bagian atas media tanam mulai kering.
7. Calathea

Calathea dikenal karena memiliki daun dengan motif dan kombinasi warna yang unik. Beberapa varietasnya menampilkan pola garis, bercak, hingga perpaduan warna hijau dan ungu pada bagian bawah daun.
Tanaman ini cocok ditempatkan di ruangan yang mendapatkan cahaya tidak langsung. Calathea juga menyukai kelembapan udara yang cukup tinggi sehingga sesuai untuk lingkungan dalam ruangan yang tidak terlalu kering. Jaga media tanam tetap lembap, tetapi hindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan akar membusuk.
8. Philodendron
Philodendron memiliki banyak varietas dengan bentuk daun yang beragam, mulai dari hati hingga daun berlekuk. Tanaman ini cocok untuk menghadirkan nuansa tropis di dalam rumah, terutama jika diletakkan pada rak atau pot gantung.
Beberapa jenis Philodendron mampu beradaptasi dengan pencahayaan tidak langsung dan kondisi teduh. Namun, pertumbuhannya bisa melambat jika ruangan terlalu gelap. Siram tanaman ketika permukaan media tanam mulai mengering. Perlu diketahui, Philodendron mengandung kalsium oksalat yang berbahaya jika tertelan oleh manusia maupun hewan peliharaan.
9. Cast Iron Plant
Sesuai namanya, Cast Iron Plant (Aspidistra elatior) dikenal sebagai tanaman yang sangat tangguh. Tanaman ini memiliki daun lebar berwarna hijau tua yang tumbuh langsung dari pangkal batang. Penampilannya sederhana, tetapi mampu memberikan kesan segar pada ruangan.
Cast Iron Plant termasuk salah satu pilihan terbaik untuk area dengan pencahayaan rendah. Tanaman ini juga tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering. Pastikan media tanam tidak terus-menerus basah dan bersihkan daunnya secara berkala agar tetap terlihat segar.
10. Monstera Adansonii

Monstera adansonii memiliki ciri khas berupa lubang-lubang alami pada permukaan daunnya. Bentuk tersebut membuat tanaman ini terlihat unik dan sering digunakan sebagai dekorasi ruangan bergaya tropis maupun minimalis.
Tanaman ini dapat tumbuh di area dengan cahaya tidak langsung yang cukup terang. Meskipun toleran terhadap kondisi agak teduh, pencahayaan yang terlalu rendah bisa membuat pertumbuhannya melambat. Kamu bisa menanamnya dalam pot gantung atau menggunakan penyangga agar batangnya tumbuh lebih rapi.
11. Pakis Boston
Pakis Boston (Nephrolepis exaltata) merupakan tanaman hias dengan daun kecil memanjang yang tumbuh rimbun dan menjuntai. Penampilannya cocok untuk menghadirkan suasana sejuk pada sudut rumah, balkon teduh, maupun ruang yang memiliki kelembapan cukup.
Tanaman ini lebih menyukai cahaya tidak langsung dan lingkungan lembap. Pastikan media tanam tidak sampai kering sepenuhnya, tetapi jangan pula membiarkan air menggenang. Sesekali bersihkan daun yang menguning agar tampilannya tetap menarik.
12. Bromelia

Bromelia merupakan tanaman tropis yang memiliki bentuk daun tersusun melingkar dan warna yang menarik. Beberapa jenisnya juga menghasilkan bunga atau bagian tengah berwarna cerah sehingga cocok dijadikan dekorasi meja, rak, maupun sudut ruangan.
Bromelia dapat tumbuh di area dengan cahaya tidak langsung, tetapi kebutuhan pencahayaannya bergantung pada varietas. Tanaman ini menyukai kelembapan yang cukup dan sirkulasi udara baik. Perhatikan kebutuhan airnya karena tidak semua jenis bromelia cocok dengan pola penyiraman yang sama.
13. Syngonium
Syngonium atau tanaman keladi panah memiliki bentuk daun menyerupai mata panah dengan variasi warna hijau, putih, hingga merah muda. Tanaman ini cocok ditempatkan di dalam ruangan karena ukurannya relatif ringkas dan perawatannya tidak terlalu rumit.
Syngonium dapat beradaptasi dengan cahaya tidak langsung dan area yang agak teduh. Namun, pencahayaan yang cukup tetap diperlukan agar warna serta bentuk daunnya berkembang dengan baik. Tanaman ini juga bisa ditanam menggunakan media air, asalkan air diganti secara berkala dan bagian akar tetap terjaga kebersihannya.
14. Pertanyaan Seputar Tanaman yang Bisa Tumbuh di Tempat Minim Cahaya
Apa saja tanaman hias yang bisa tumbuh di tempat minim cahaya?
Beberapa pilihannya adalah Lidah Mertua, ZZ Plant, Sirih Gading, Peace Lily, Aglaonema, Lili Paris, Cast Iron Plant, dan Philodendron.
Apakah tanaman bisa hidup tanpa sinar matahari langsung?
Bisa. Beberapa tanaman mampu tumbuh dengan cahaya tidak langsung atau lampu khusus tanaman. Namun, semuanya tetap membutuhkan cahaya untuk fotosintesis.
Bagaimana cara menyiram tanaman di ruangan minim cahaya?
Siram tanaman ketika bagian atas media tanam mulai mengering. Hindari terlalu sering menyiram karena kondisi minim cahaya membuat tanah cenderung lebih lama kering.
Apakah lampu LED bisa menggantikan sinar matahari untuk tanaman?
Bisa, terutama jika menggunakan lampu khusus tanaman (grow light) dengan intensitas dan durasi yang sesuai. Lampu LED biasa belum tentu memberikan spektrum cahaya yang optimal.
(kpl/ini)
Advertisement
D Academy 8
- Lesti Kejora Berita TerbaruPotret Lesti Kejora - Alexa di Panggung Dangdut Academy 8, Cantik dan Glamor












































