6 Cara Merawat Baju Rajut, Anti Cepat Melar dan Awet Dipakai
Cara Merawat Baju Rajut - Pixabay/Pexels
Kapanlagi.com - Baju rajut menjadi pilihan pakaian wanita yang nyaman dikenakan untuk berbagai kegiatan. Modelnya cocok dipadupadankan dengan celana bahan, jeans atau bahkan mengenakan rok.
Sayangnya, outfit jenis ini seringkali tidak awet karena rajutan mengendur, lepas atau bahkan mengalami kelunturan warna. Saat dipakai, kenyamanannya otomatis berkurang dan penampilan jadi kurang menarik.
Nah, sebenarnya, ada beberapa cara merawat baju rajut. Bagi Anda yang saat ini mengalami kondisi serupa, kiranya 6 rekomendasi langkah merawat baju rajut ala KapanLagi berikut bisa diterapkan, Kamis (15/10).
Advertisement
1. Periksa Label Perawatan Sebelum Mencuci
Sebelum mencuci baju rajut, periksa label perawatan yang tertera pada pakaian. Informasi tersebut biasanya menjelaskan cara mencuci, suhu air yang dianjurkan, serta metode pengeringan yang sesuai dengan bahan. Langkah ini membantu menghindari kesalahan selama proses perawatan.
Setiap baju rajut bisa menggunakan jenis benang yang berbeda. Ada pakaian yang bisa dicuci menggunakan tangan, sedangkan jenis lain memerlukan penanganan khusus. Karena itu, jangan langsung memasukkan semua baju rajut ke dalam mesin cuci tanpa memeriksa petunjuknya.
Jika label sudah tidak terbaca, perhatikan susunan benang dan kondisi pakaian sebelum menentukan cara mencuci. Gunakan metode yang mengurangi gesekan dan tarikan agar bentuk pakaian tidak berubah selama dibersihkan.
2. Cuci Baju Rajut Menggunakan Tangan
Mencuci dengan tangan bisa membantu mengurangi gesekan yang terjadi selama proses pencucian. Siapkan wadah berisi air dan detergen sesuai petunjuk pemakaian, kemudian masukkan baju rajut secara perlahan hingga seluruh bagian terkena air.
Tekan pakaian dengan gerakan lembut untuk membantu mengangkat kotoran. Hindari mengucek, menarik, atau memelintir benang karena gerakan tersebut bisa membuat rajutan berubah bentuk. Perhatian khusus diperlukan pada bagian leher, manset, dan ujung lengan.
Setelah selesai, bilas pakaian hingga sisa detergen terangkat. Angkat baju dengan menopang seluruh bagian agar berat air tidak menarik rajutan ke bawah. Jika menggunakan mesin cuci, ikuti label perawatan dan pilih pengaturan yang sesuai untuk pakaian tersebut.
3. Gunakan Detergen Sesuai Kebutuhan
Penggunaan detergen perlu diperhatikan saat merawat baju rajut. Tuangkan detergen sesuai petunjuk pada kemasan agar tidak meninggalkan residu yang menempel pada serat pakaian. Sisa detergen bisa membuat pakaian terasa kurang nyaman ketika digunakan.
Hindari menuangkan detergen langsung dalam jumlah banyak ke satu bagian pakaian. Larutkan detergen dalam air terlebih dahulu jika petunjuk penggunaannya memungkinkan cara tersebut. Setelah itu, masukkan baju rajut dan bersihkan secara perlahan tanpa menarik benangnya.
Bilas pakaian sampai tidak ada busa yang tersisa. Jika baju rajut tidak terlalu kotor, gunakan proses pencucian seperlunya daripada mencucinya berulang kali. Cara ini membantu mengurangi gesekan yang terjadi selama perawatan.
4. Keringkan dengan Cara Dibentangkan
Cara mengeringkan baju rajut turut memengaruhi bentuk pakaian. Hindari menggantungnya ketika masih basah karena air yang tertahan membuat pakaian bertambah berat. Tarikan akibat berat tersebut bisa menyebabkan bagian bahu dan panjang pakaian berubah.
Setelah dibilas, tekan pakaian secara perlahan untuk mengurangi air tanpa memelintirnya. Letakkan baju di atas handuk bersih, lalu gulung handuk sambil menekan permukaannya secara perlahan agar sebagian air terserap.
Berikutnya, bentangkan baju rajut di atas permukaan datar yang memiliki sirkulasi udara. Atur bagian lengan dan badan mengikuti bentuk semula, kemudian biarkan mengering. Hindari paparan panas langsung apabila petunjuk perawatan menyarankan pengeringan tanpa panas.
5. Simpan Baju Rajut dengan Cara Dilipat
Baju rajut sebaiknya disimpan dengan cara dilipat di dalam lemari. Jika digantung menggunakan hanger dalam waktu lama, berat pakaian bisa menarik bagian bahu sehingga bentuknya berubah. Risiko ini dapat meningkat ketika rajutan menyerap air atau memiliki benang yang mudah meregang.
Sebelum dilipat, pastikan pakaian sudah benar-benar kering. Letakkan bagian lengan ke arah dalam, kemudian lipat badan pakaian tanpa menekan rajutan secara berlebihan. Susun pakaian di rak atau laci agar tidak tertindih barang yang terlalu berat.
Hindari menumpuk terlalu banyak pakaian di satu tempat karena tekanan bisa membuat rajutan kehilangan bentuk. Sisakan ruang agar pakaian mudah diambil tanpa harus menarik atau menggeser tumpukan lainnya.
6. Hindari Menarik Benang dan Serat Rajutan
Benang yang tersangkut pada aksesori, ritsleting, atau permukaan benda lain bisa tertarik ketika baju rajut digunakan. Karena itu, perhatikan kondisi pakaian sebelum beraktivitas dan hindari gerakan yang membuat rajutan tersangkut.
Jika menemukan benang yang keluar dari permukaan pakaian, jangan langsung menarik atau memotongnya. Tarikan bisa membuat bagian lain ikut terurai. Periksa posisi benang dan gunakan alat bantu yang sesuai untuk mengembalikannya ke bagian dalam apabila memungkinkan.
Setelah digunakan, periksa bagian lengan, sisi badan, dan ujung pakaian untuk mengetahui apakah ada benang yang tersangkut. Segera tangani bagian tersebut agar kerusakan tidak meluas. Dengan perawatan yang tepat, baju rajut bisa digunakan berulang kali tanpa kehilangan bentuknya akibat penanganan yang keliru.
7. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Merawat Baju Rajut
1. Bagaimana cara mencuci baju rajut agar tidak melar?
Cuci menggunakan tangan dengan gerakan menekan secara perlahan, hindari mengucek dan memelintir pakaian, serta ikuti petunjuk pada label perawatan.
2. Apakah baju rajut boleh dicuci menggunakan mesin cuci?
Boleh jika label perawatan mengizinkannya. Gunakan pengaturan pencucian yang sesuai dan hindari mencampurnya dengan pakaian yang bisa menarik benang.
3. Bagaimana cara mengeringkan baju rajut yang benar?
Letakkan baju di atas handuk bersih untuk menyerap air, kemudian bentangkan di permukaan datar hingga kering.
4. Apakah baju rajut sebaiknya digantung atau dilipat?
Baju rajut sebaiknya dilipat karena berat pakaian yang digantung dalam waktu lama bisa menarik bagian bahu dan mengubah bentuknya.
5. Bagaimana cara menyimpan baju rajut agar tetap awet?
Pastikan pakaian kering sebelum disimpan, lipat mengikuti bentuknya, dan hindari menumpuk barang berat di atasnya.
(kpl/rul)
Advertisement
