7 Cara Menyusun Isi Kulkas agar Makanan Tidak Cepat Bau dan Tetap Segar Lebih Lama
Cara Menyusun Isi Kulkas agar Makanan Tidak Cepat Bau dan Tetap Segar. (chandlervid85/Magnific)
Kapanlagi.com - Cara menyusun isi kulkas agar makanan tidak cepat bau dan tetap segar perlu diperhatikan sejak bahan makanan selesai dibeli. Kulkas bukan sekadar tempat menaruh semua bahan makanan. Letak, wadah, dan urutan penyimpanan dapat memengaruhi kondisi makanan serta membuat aroma tidak bercampur selama beberapa hari.
Kulkas yang penuh sering membuat bahan makanan terselip di belakang wadah lain. Makanan yang terlupakan dapat berubah kondisi tanpa segera diketahui. Tumpahan kuah, sisa makanan, sayuran yang mulai rusak, serta bahan dengan aroma kuat juga dapat membuat bagian dalam kulkas ikut berbau.
Berikut ini adalah cara menyusun isi kulkas agar makanan tidak cepat bau dan tetap segar lebih lama yang telah dirangkum KapanLagi dari berbagai sumber, Kamis (10/9/2026). Coba tips-tips di bawah ini mulai dari sekarang supaya makanan dalam kulkas bisa lebih awet.
Advertisement
1. Pisahkan Makanan Mentah dan Makanan Matang
Daging, ikan, ayam, dan bahan mentah lain sebaiknya tidak diletakkan berdekatan dengan makanan yang sudah matang. Cairan dari bahan mentah dapat menetes ke makanan lain jika tidak disimpan dalam wadah. Letakkan bahan mentah dalam wadah tertutup sebelum memasukkannya ke dalam kulkas.
Tempatkan bahan mentah di bagian bawah kulkas, terutama jika menggunakan wadah yang dapat menahan cairan. Posisi ini membantu mengurangi risiko cairan menetes ke bahan lain. Makanan matang dan bahan yang siap dimakan dapat ditempatkan pada rak lain yang mudah dijangkau.
Pemisahan juga membuat isi kulkas lebih mudah diperiksa. Saat hendak memasak, bahan mentah dapat diambil tanpa harus memindahkan banyak wadah. Kebiasaan ini juga membantu menjaga makanan yang sudah matang dari kontak dengan bahan yang belum dimasak.
2. Gunakan Wadah Tertutup untuk Makanan yang Sudah Dibuka
Makanan yang sudah dibuka sebaiknya tidak dibiarkan tanpa penutup. Sisa lauk, buah yang sudah dipotong, keju, sambal, dan makanan lain dapat menyebarkan aroma ke dalam kulkas. Wadah dengan tutup dapat membantu membatasi perpindahan aroma dari satu makanan ke makanan lainnya.
Pilih wadah yang ukurannya sesuai dengan jumlah makanan. Wadah yang terlalu besar dapat membuat ruang kulkas cepat penuh, sedangkan wadah yang terlalu kecil dapat membuat makanan tertekan. Pastikan wadah dalam keadaan bersih sebelum digunakan untuk menyimpan makanan.
Kebiasaan menutup makanan juga membantu isi kulkas lebih mudah ditata. Setiap wadah dapat dikelompokkan berdasarkan jenis makanan. Makanan yang memiliki aroma kuat dapat ditempatkan dalam wadah tertutup dan tidak diletakkan berdekatan dengan bahan yang mudah menyerap aroma.
3. Letakkan Makanan Berdasarkan Jenisnya
Pengelompokan makanan membuat isi kulkas lebih mudah dicari. Buat satu area untuk makanan matang, satu area untuk minuman, dan tempat khusus untuk bahan yang akan dimasak. Buah dan sayuran dapat ditempatkan di laci penyimpanan yang tersedia agar tidak bercampur dengan bahan lain.
Daging dan ikan mentah dapat ditempatkan pada bagian bawah. Makanan yang sudah matang dapat diletakkan pada bagian yang mudah terlihat. Dengan pembagian ini, makanan tidak perlu dipindahkan berulang kali ketika seseorang mencari bahan untuk memasak atau makan.
Penataan berdasarkan jenis juga membantu mengurangi makanan yang terlupakan. Saat semua bahan berada pada tempatnya, isi kulkas dapat diperiksa dengan cepat. Pengelompokan ini tidak membutuhkan banyak perlengkapan. Beberapa wadah dan kebiasaan mengembalikan makanan ke tempat semula sudah dapat membantu.
4. Atur Makanan Lama di Bagian Depan
Makanan yang lebih dulu disimpan sebaiknya diletakkan di bagian depan. Makanan yang baru dimasukkan dapat ditempatkan di belakangnya. Cara ini membuat bahan yang perlu segera digunakan lebih mudah terlihat sehingga tidak tertinggal sampai melewati waktu simpannya.
Kebiasaan tersebut dapat diterapkan pada sisa makanan, susu, yoghurt, saus, buah potong, dan bahan lain yang memiliki masa simpan terbatas. Sebelum menyimpan belanjaan baru, luangkan waktu untuk menggeser makanan lama ke bagian depan rak.
Tuliskan tanggal penyimpanan pada wadah jika makanan sulit dibedakan berdasarkan waktu. Catatan sederhana dapat membantu menentukan makanan mana yang perlu digunakan lebih dahulu. Pemeriksaan isi kulkas secara rutin juga membuat bahan yang sudah berubah kondisi dapat segera diketahui dan dipisahkan.
5. Jangan Memenuhi Kulkas sampai Tidak Ada Ruang
Kulkas yang terlalu penuh membuat makanan sulit terlihat. Wadah yang menumpuk juga dapat menutup bagian tertentu yang dibutuhkan untuk peredaran udara dingin. Sisakan ruang di antara makanan dan wadah agar isi kulkas dapat ditata tanpa saling berhimpitan.
Saat hendak menyimpan belanjaan, periksa terlebih dahulu makanan yang masih tersedia. Hindari memasukkan bahan baru jika rak sudah penuh dan masih ada makanan yang perlu segera digunakan. Cara ini juga membantu mengurangi kebiasaan membeli bahan yang sebenarnya masih tersedia di rumah.
Ruang kosong membuat proses mengambil dan mengembalikan makanan menjadi lebih mudah. Tidak perlu mengeluarkan beberapa wadah hanya untuk mengambil satu makanan. Kulkas yang tidak terlalu penuh juga membuat tumpahan lebih mudah ditemukan dan dibersihkan sebelum meninggalkan bau.
6. Simpan Bahan yang Memiliki Aroma Kuat dalam Wadah Tertutup
Beberapa bahan makanan memiliki aroma yang mudah menyebar, seperti ikan, makanan berbumbu, keju, telur rebus, dan makanan yang menggunakan banyak bawang. Jika dibiarkan terbuka, aroma tersebut dapat berpindah ke makanan lain yang berada di sekitarnya.
Gunakan wadah dengan penutup untuk makanan yang aromanya kuat. Jika makanan masih berada dalam kemasan, periksa apakah kemasannya sudah tertutup. Pindahkan makanan ke wadah lain jika kemasan tidak dapat ditutup kembali setelah dibuka.
Jangan lupa memeriksa makanan yang disimpan beberapa hari sebelumnya. Sisa makanan yang sudah tidak layak dapat menjadi sumber bau di dalam kulkas. Bahan yang sudah berubah kondisi sebaiknya segera dikeluarkan agar aroma tidak menyebar ke makanan lain.
7. Bersihkan Tumpahan dan Periksa Isi Kulkas Secara Rutin
Tumpahan kuah, susu, saus, atau minuman dapat meninggalkan bau jika tidak segera dibersihkan. Saat terjadi tumpahan, keluarkan makanan di sekitar bagian tersebut lalu lap permukaan rak. Jangan menunggu sampai jadwal membersihkan kulkas tiba.
Sisihkan waktu untuk memeriksa isi kulkas setiap minggu. Perhatikan makanan yang sudah lama disimpan, sayuran yang mulai berubah kondisi, serta wadah yang isinya belum digunakan. Pemeriksaan seperti ini membuat sumber bau dapat ditemukan sebelum memengaruhi makanan lain.
Setelah membersihkan bagian dalam kulkas, pastikan permukaannya sudah kering sebelum makanan dikembalikan. Kulkas yang bersih membantu mencegah bau berasal dari sisa makanan dan tumpahan. Kebiasaan ini juga membuat penataan berikutnya lebih mudah dilakukan.
8. Kesalahan Menyusun Isi Kulkas yang Perlu Dihindari
Menata isi kulkas bukan hanya soal membuat rak terlihat penuh atau kosong. Beberapa kebiasaan dapat membuat makanan terlupakan, bau bercampur, atau bahan lebih cepat berubah kondisi. Berikut beberapa kesalahan yang perlu diperhatikan saat menyimpan makanan.
1. Menaruh Makanan Matang di Bawah Bahan Mentah
Makanan matang yang diletakkan di bawah daging atau ikan mentah dapat terkena cairan dari bahan tersebut. Letakkan makanan mentah dalam wadah tertutup dan simpan di bagian bawah untuk mengurangi risiko cairan mengenai makanan lain.
2. Membiarkan Wadah Terbuka
Makanan tanpa penutup dapat menyebarkan aroma ke seluruh kulkas dan menyerap aroma dari bahan lain. Tutup sisa makanan, buah potong, lauk, dan bahan beraroma kuat sebelum disimpan.
3. Menyimpan Makanan Baru di Depan
Menaruh makanan baru di bagian depan dapat membuat makanan lama tertinggal di belakang. Geser makanan lama ke depan agar lebih mudah terlihat dan digunakan terlebih dahulu.
4. Mengisi Kulkas sampai Penuh
Kulkas yang terlalu penuh membuat bahan makanan sulit dilihat dan diambil. Sisakan ruang agar wadah tidak saling menekan dan makanan dapat diperiksa tanpa harus mengeluarkan banyak barang.
5. Membiarkan Tumpahan sampai Mengering
Tumpahan yang dibiarkan dapat menjadi sumber bau. Segera bersihkan kuah, susu, saus, atau cairan lain yang jatuh ke rak sebelum kembali menyimpan makanan.
6. Lupa Memeriksa Sisa Makanan
Sisa makanan yang disimpan terlalu lama dapat menjadi sumber bau. Periksa isi wadah secara rutin dan pisahkan makanan yang sudah tidak layak dikonsumsi dari makanan lain.
9. Pertanyaan Seputar Cara Menyusun Isi Kulkas agar Makanan Tetap Segar
Bagaimana cara menyusun makanan di dalam kulkas?
Kelompokkan makanan berdasarkan jenisnya, pisahkan bahan mentah dari makanan matang, gunakan wadah tertutup, dan letakkan makanan yang lebih dulu disimpan di bagian depan agar segera digunakan.
Di mana sebaiknya menyimpan daging dan ikan di kulkas?
Daging dan ikan mentah sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup di bagian bawah kulkas. Posisi tersebut membantu mengurangi risiko cairan dari bahan mentah menetes ke makanan lain.
Mengapa makanan di kulkas bisa cepat bau?
Bau dapat berasal dari makanan yang sudah rusak, sisa makanan, tumpahan cairan, atau bahan yang memiliki aroma kuat. Wadah yang tidak tertutup juga dapat membuat aroma menyebar ke bagian lain.
Apakah makanan harus ditutup saat disimpan di kulkas?
Ya. Makanan yang sudah dibuka atau dimasak sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup. Penutup membantu membatasi perpindahan aroma dan menjaga makanan tidak terkena cairan atau bahan lain di dalam kulkas.
Bagaimana agar makanan tidak cepat rusak di kulkas?
Simpan makanan dalam wadah yang sesuai, pisahkan bahan mentah dan matang, jangan memenuhi kulkas, gunakan makanan yang lebih dulu disimpan, serta periksa isi kulkas secara rutin. Penataan dan kebersihan perlu dilakukan bersama agar penyimpanan makanan tetap terjaga.
(kpl/bim)
Advertisement
D Academy 8
-
Ulang Tahun Selebritis Ulang Tahun Soimah Dirayakan di Panggung Dangdut Academy 8
