Jaga Kolesterol Tak Harus Tinggalkan Makanan Lezat, Oat Bisa Jadi Pilihan Sarapan
Ilustrasi Gambar Oat (Credit: Gemini AI)
Kapanlagi.com - Menjaga kadar kolesterol kerap dianggap identik dengan diet ketat dan mengurangi berbagai makanan yang disukai. Padahal, menerapkan pola makan sehat tidak selalu berarti harus mengorbankan kenikmatan saat makan.
Pemilihan bahan makanan serta cara pengolahan yang tepat dapat membantu masyarakat tetap menikmati menu yang beragam sekaligus mendukung pola hidup sehat. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah makanan yang mengandung serat larut, termasuk beta-glukan yang terdapat secara alami dalam oat.
Advertisement
1. Beta-Glukan dalam Oat Bantu Jaga Kadar Kolesterol
Oat dikenal sebagai salah satu sumber beta-glukan, yaitu jenis serat pangan larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Manfaat tersebut dapat diperoleh apabila konsumsi oat menjadi bagian dari pola makan yang rendah kolesterol dan rendah lemak jenuh.
Menjaga kadar kolesterol menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kesehatan jantung. Selain beta-glukan, oat juga dapat membantu memenuhi kebutuhan serat harian dan mendukung kesehatan sistem pencernaan.
Dalam satu porsi oatmeal sebanyak 35 gram atau sekitar delapan sendok makan, terdapat sekitar 2,9 gram serat pangan yang setara dengan 12 persen kebutuhan harian, serta 1,2 gram beta-glukan.
Kandungan serat pada oat juga dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Hal tersebut membuat oat dapat menjadi salah satu pilihan dalam pengelolaan berat badan sebagai bagian dari penerapan gaya hidup sehat.
2. Oat Bisa Jadi Pilihan Sarapan Sehari-hari
Selain kandungan seratnya, oat juga mengandung sejumlah mikronutrien penting, seperti tiamin atau vitamin B1, asam folat atau vitamin B9, fosfor, magnesium, mangan, seng, tembaga, dan zat besi.
Dengan berbagai kandungan tersebut, oat dapat menjadi pilihan untuk melengkapi asupan nutrisi sehari-hari. Salah satu produk yang dapat menjadi pilihan adalah Quaker Oats.
Quaker Oats terbuat dari 100 persen oat utuh dan hadir dalam beberapa varian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Quaker Instant Oats dapat menjadi pilihan praktis karena cukup diseduh, sementara Quaker Quick Cook Oats dapat dimasak dalam waktu singkat. Ada pula Quaker Rolled Oats yang menawarkan tekstur oat lebih utuh.
3. Sarapan Oat Bisa Dikreasikan Sesuai Selera
Mengonsumsi oat setiap hari juga tidak harus dilakukan dengan menu yang sama. Oat dapat dikreasikan menjadi berbagai pilihan sarapan, mulai dari oatmeal hangat hingga overnight oats.
Oat juga dapat dipadukan dengan buah, susu, yogurt, maupun berbagai topping lainnya. Fleksibilitas tersebut membuat oat lebih mudah dimasukkan ke dalam rutinitas sarapan tanpa harus menghilangkan variasi menu.
Kandungan beta-glukan pada oat juga menjadikannya salah satu pilihan makanan yang relevan bagi masyarakat yang ingin membantu menjaga kadar kolesterol. Namun, manfaat tersebut tetap perlu ditempatkan dalam konteks pola makan secara keseluruhan, termasuk membatasi kolesterol dan lemak jenuh.
4. Quaker Ajak Masyarakat Mulai dari Kebiasaan Sederhana
Shiera Maulidya, Marketing Manager Quaker Indonesia, mengatakan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin berkembang. Menurutnya, perubahan dapat dimulai melalui pilihan-pilihan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
"Kami sadar bahwa banyak konsumen, mulai dari usia muda hingga produktif, yang semakin paham bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari pilihan-pilihan kecil setiap hari. Salah satunya adalah membangun kebiasaan sarapan yang lebih baik setiap pagi dengan pilihan yang dapat memberikan manfaat jangka panjang, seperti rutin mengonsumsi oatmeal," ujar Shiera.
Melalui kampanye 'Sobat KoLESSterol', Quaker Oats juga mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan kebiasaan hidup yang lebih sehat melalui langkah sederhana, termasuk memilih menu sarapan yang lebih baik.
Menurut Shiera, menjaga kadar kolesterol tidak harus membuat seseorang berhenti menikmati makanan. Yang lebih penting adalah memahami pilihan makanan dan menjadikannya bagian dari kebiasaan sehari-hari.
"Kunci dari pola hidup sehat adalah konsistensi. Masyarakat tidak perlu merasa bahwa menjaga kolesterol berarti harus berhenti menikmati makanan. Yang lebih penting adalah memahami pilihan makanan yang lebih baik dan menjadikannya bagian dari kebiasaan sehari-hari. Karena pada akhirnya, setiap langkah kecil yang kita lakukan untuk menjaga kesehatan adalah bentuk kepedulian, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang-orang yang kita sayangi. Dengan memulai hari dengan pilihan yang lebih baik, kita dapat terus menjaga diri agar bisa menikmati lebih banyak momen bersama mereka, hari ini hingga masa depan," ujar Shiera.
5. Kebiasaan Sehat Bisa Dimulai dari Pagi
Menjaga kesehatan tidak selalu harus dimulai dari perubahan besar. Memilih makanan yang kaya serat larut, rutin berolahraga, serta mengelola stres dapat menjadi bagian dari kebiasaan yang dilakukan secara bertahap.
Menjadikan sarapan sehat sebagai rutinitas juga dapat menjadi langkah sederhana untuk memberikan perhatian lebih pada kesehatan sejak awal hari. Dengan pilihan makanan yang tepat dan dilakukan secara konsisten, upaya menjaga kesehatan dapat menjadi bagian dari keseharian.
(kpl/gtr)
Advertisement
D Academy 8
-
Ulang Tahun Selebritis Ulang Tahun Soimah Dirayakan di Panggung Dangdut Academy 8