Cara Menghilangkan Ketombe Menggunakan Garam
cara menghilangkan ketombe menggunakan garam
Kapanlagi.com - Ketombe merupakan masalah kulit kepala yang sering dialami banyak orang dan dapat mengganggu penampilan. Serpihan putih atau kelabu yang jatuh dari kepala ini tidak hanya menurunkan rasa percaya diri, tetapi juga menimbulkan rasa gatal yang tidak nyaman.
Cara menghilangkan ketombe menggunakan garam menjadi salah satu alternatif perawatan alami yang banyak dicoba. Garam dapur yang mudah ditemukan di rumah dipercaya memiliki sifat eksfolian yang dapat membantu mengangkat sel kulit mati penyebab ketombe.
Meskipun banyak yang mempercayai khasiatnya, penting untuk memahami cara penggunaan yang tepat agar tidak menimbulkan iritasi. Kombinasi garam dengan bahan alami lainnya dapat memberikan hasil yang lebih optimal dalam mengatasi masalah ketombe membandel.
Advertisement
1. Apa Itu Ketombe dan Penyebabnya
Ketombe adalah pengelupasan kulit mati yang berlebih pada kulit kepala yang menumpuk dalam jumlah besar dengan bentuk serpihan berwarna putih atau kelabu. Menurut Indian Journal of Dermatology, ketombe merupakan kelainan kulit kepala umum yang menyerang hampir setengah dari populasi pada usia pra-pubertas dan dari jenis kelamin serta etnis apa pun.
Penyebab utama ketombe meliputi pengelupasan kulit mati di kepala, infeksi jamur, dan dermatitis seboroik. Seseorang yang berketombe akan sering mengeluhkan rasa gatal di kulit kepalanya, terutama saat berkeringat dan berada di cuaca panas. Rasa gatal tersebut membuat penderita menggaruk kulit kepala dan mengakibatkan lepasnya sisik yang menempel pada batang rambut.
Beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemunculan ketombe antara lain produksi minyak berlebih di kulit kepala, kebersihan kulit yang buruk, stres, diet tinggi lemak, dan penggunaan produk penataan rambut yang berlebihan. Iklim dan cuaca juga dapat mempengaruhi kondisi kulit kepala yang memicu timbulnya ketombe.
Kulit kepala yang sensitif dan peningkatan flora normal kulit akibat penyakit kronis atau obat-obatan tertentu juga dapat menjadi pemicu. Faktor genetik dan usia, terutama pada masa pubertas, turut berperan dalam meningkatkan risiko seseorang mengalami masalah ketombe.
2. Cara Menghilangkan Ketombe Menggunakan Garam
Garam memiliki sifat eksfolian alami yang dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan ketombe di kulit kepala. Tekstur kasar dari garam laut dapat bekerja sebagai scrub yang efektif untuk membersihkan penumpukan ketombe.
- Larutan Garam Murni - Siapkan 2-5 sendok makan garam dapur dan larutkan ke dalam air hangat. Gosokan larutan garam tersebut ke kulit kepala menggunakan kedua tangan. Diamkan kurang lebih 15 menit sambil memijat perlahan kulit kepala, kemudian basuhlah dengan air bersih untuk menghilangkan sisa-sisa garam dan ketombe hingga bersih.
- Garam dengan Lidah Buaya - Kombinasi lidah buaya dan garam sudah banyak digunakan sebagai perawatan rambut. Taburkan garam pada batang lidah buaya yang kemudian digosokkan perlahan pada kulit kepala. Lidah buaya mengandung protein, kalsium, fosfor, karbohidrat, zat besi, vitamin A, B1, dan C yang akan melindungi rambut dari efek samping penggunaan garam.
- Garam dengan Minyak Kelapa - Campurkan garam dengan minyak kelapa yang mengandung banyak vitamin E baik untuk pertumbuhan rambut. Pijat dengan perlahan pada kulit kepala, diamkan selama beberapa saat, lalu bilas menggunakan air bersih atau shampo berbahan dasar ringan untuk menghilangkan sisa minyak dan garam.
- Garam dengan Air Lemon - Mencampurkan 2 sendok makan garam laut dengan perasan air lemon mampu mengurangi minyak berlebihan pada kulit kepala dan membunuh bakteri penyebab ketombe. Pijat kulit kepala menggunakan ramuan ini dan biarkan meresap selama 15-20 menit, kemudian cuci bersih dengan shampo berbahan dasar ringan.
- Garam dengan Cuka Apel - Buat scrub dengan mencampurkan sedikit garam dan cuka apel hingga membentuk pasta. Gosokkan pada kulit kepala yang berketombe, diamkan beberapa saat, lalu bilas dengan air bersih. Kombinasi ini dapat menjaga kelembaban kulit kepala sekaligus menghilangkan ketombe.
- Garam dengan Minyak Zaitun - Campurkan 2 sendok makan garam laut dengan seperempat minyak zaitun hangat. Pijat kulit kepala menggunakan ramuan ini dan biarkan meresap selama 15-20 menit. Kombinasi ini cocok untuk kulit kepala yang kering karena minyak zaitun bersifat esensial dan dapat menjadi conditioner alami.
Penggunaan cara menghilangkan ketombe menggunakan garam harus dilakukan secara rutin dengan aturan yang sesuai untuk mendapatkan hasil yang optimal. Namun, perlu diingat bahwa setiap kulit kepala memiliki sensitivitas yang berbeda, sehingga penting untuk memperhatikan reaksi kulit saat menggunakan metode ini.
3. Efektivitas Garam untuk Mengatasi Ketombe
Meskipun banyak yang mempercayai khasiat garam untuk menghilangkan ketombe, penting untuk memahami fakta ilmiahnya. Menurut informasi dari Klikdokter.com, hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang benar-benar membuktikan manfaat penggunaan garam untuk mengatasi ketombe secara medis.
Garam memang memiliki sifat eksfolian yang dapat membantu mengangkat sel kulit mati dari permukaan kulit kepala. Tekstur kasarnya dapat bekerja sebagai scrub fisik yang membersihkan penumpukan ketombe. Namun, mekanisme ini hanya bersifat sementara dan tidak mengatasi akar penyebab ketombe seperti infeksi jamur atau dermatitis seboroik.
Penggunaan garam murni pada kulit kepala juga memiliki risiko, terutama bagi mereka yang memiliki kulit kepala sensitif. Garam dapat menyebabkan iritasi, kekeringan berlebih, atau bahkan luka jika digunakan terlalu kasar atau terlalu sering. Oleh karena itu, penggunaan garam sebaiknya dikombinasikan dengan bahan pelembap seperti minyak kelapa atau lidah buaya.
Untuk mengatasi ketombe secara efektif, penggunaan shampo anti ketombe yang mengandung bahan aktif seperti zinc pyrithione, selenium sulfide, atau ketoconazole masih menjadi cara yang paling dianjurkan secara medis. Shampo dengan kandungan ketoconazole lebih efektif dibandingkan zinc pyrithione dalam mengatasi jamur penyebab ketombe.
4. Cara Alami Lain Mengatasi Ketombe
Selain cara menghilangkan ketombe menggunakan garam, terdapat berbagai bahan alami lain yang dapat membantu mengatasi masalah ketombe. Lidah buaya mengandung antijamur dan antibakteri yang efektif menghilangkan ketombe. Berdasarkan laporan ilmiah dari Biomed Research International, kandungan dalam lidah buaya dapat membuat ketombe di kulit kepala hilang dan tidak kembali lagi.
Minyak kelapa memiliki kandungan antimikroba yang ampuh menghilangkan ketombe membandel dan mengatasi eksim pada kulit kepala. Cukup gunakan 2 sendok makan minyak kelapa setiap 2 kali seminggu dengan cara mengoleskan merata di kulit kepala sambil dipijat, diamkan selama 1 jam lalu bilas dengan air bersih dan shampo.
Tea tree oil memiliki sifat antiradang dan mikroba yang dapat membunuh jamur ketombe. Kombinasikan 3 tetes tea tree oil dengan 3 tetes minyak kelapa, lalu oleskan pada kulit kepala. Penggunaan 2 hari sekali dapat membantu menghilangkan ketombe secara permanen.
Air jeruk nipis terbukti mengandung zat yang dapat menghambat pertumbuhan jamur Malassezia furfur penyebab ketombe. Oleskan air jeruk nipis di kulit kepala dan rambut secara merata sambil dipijit, diamkan selama 90 menit lalu bilas dengan air bersih. Cuka apel juga efektif karena memiliki sifat asam yang dapat menghilangkan sel kulit mati dan menyeimbangkan pH kulit kepala.
5. Tips Mencegah Ketombe Kembali
Mencegah ketombe lebih baik daripada mengobatinya. Langkah pertama adalah menghindari stres karena dapat memicu timbulnya ketombe bahkan memperburuk gejala yang ada. Kelola stres dengan baik melalui olahraga teratur, meditasi, atau aktivitas yang menenangkan pikiran.
Kurangi penggunaan produk penataan rambut seperti hair spray, gel, atau wax yang dapat menumpuk pada rambut dan kulit kepala. Kandungan kimia dalam produk tersebut dapat membuat kulit kepala menjadi semakin berminyak sehingga meningkatkan risiko munculnya ketombe.
Perhatikan kebersihan penutup kepala seperti helm atau jilbab. Jika kebersihannya tidak terjaga dengan baik, penutup kepala bisa menjadi tempat bertumbuhnya jamur penyebab ketombe. Ganti jilbab setiap kali usai beraktivitas dan bersihkan helm secara rutin.
Terapkan diet sehat dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan zink dan vitamin B untuk membantu menutrisi rambut dan mencegah munculnya ketombe. Hindari konsumsi makanan tinggi lemak yang dapat meningkatkan produksi minyak di kulit kepala. Jaga kebersihan rambut dengan keramas secara teratur menggunakan shampo yang sesuai dengan jenis kulit kepala.
6. Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter
Meskipun cara menghilangkan ketombe menggunakan garam dan bahan alami lainnya dapat membantu, ada kondisi tertentu yang memerlukan penanganan medis. Jika ketombe tidak kunjung hilang setelah mencoba berbagai perawatan alami selama beberapa minggu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit.
Ketombe yang disertai dengan gejala lain seperti kemerahan parah, pembengkakan, atau luka pada kulit kepala memerlukan pemeriksaan medis. Kondisi ini mungkin bukan sekadar ketombe biasa, tetapi bisa jadi merupakan tanda dari dermatitis seboroik atau kondisi kulit lainnya yang memerlukan pengobatan khusus.
Jika ketombe disebabkan oleh infeksi jamur, pengobatan dengan shampo anti jamur yang mengandung zinc pyrithione, selenium sulfide, atau ketoconazole menjadi pilihan yang lebih efektif. Untuk selenium sulfide dalam bentuk shampo, pemakaian dianjurkan 2-3 kali dalam seminggu selama minimal 1 bulan dengan cara mendiamkan shampo selama 5 menit sebelum dibilas.
Dokter dapat memberikan diagnosis yang tepat dan meresepkan obat-obatan yang sesuai dengan kondisi kulit kepala. Penanganan medis yang tepat akan membantu mengatasi masalah ketombe secara lebih efektif dan mencegah komplikasi yang mungkin timbul akibat pengobatan yang tidak tepat.
7. FAQ Seputar Cara Menghilangkan Ketombe Menggunakan Garam
1. Apakah garam benar-benar efektif menghilangkan ketombe?
Garam memiliki sifat eksfolian yang dapat membantu mengangkat sel kulit mati dan ketombe dari kulit kepala. Namun, hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan efektivitasnya secara medis. Garam lebih berfungsi sebagai scrub fisik yang membersihkan penumpukan ketombe secara sementara, bukan mengatasi akar penyebab seperti infeksi jamur.
2. Berapa kali sebaiknya menggunakan garam untuk menghilangkan ketombe?
Penggunaan garam untuk mengatasi ketombe sebaiknya dilakukan 1-2 kali seminggu saja. Penggunaan yang terlalu sering dapat menyebabkan kulit kepala menjadi kering dan iritasi. Pastikan untuk selalu mengombinasikan garam dengan bahan pelembap seperti minyak kelapa atau lidah buaya untuk melindungi kulit kepala.
3. Apakah ada efek samping menggunakan garam pada kulit kepala?
Penggunaan garam murni pada kulit kepala dapat menimbulkan risiko iritasi, terutama bagi mereka yang memiliki kulit kepala sensitif. Garam dapat menyebabkan kekeringan berlebih atau bahkan luka jika digunakan terlalu kasar. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan garam dengan lembut dan tidak terlalu sering.
4. Jenis garam apa yang sebaiknya digunakan untuk menghilangkan ketombe?
Garam laut kasar lebih direkomendasikan dibandingkan garam dapur biasa karena memiliki kandungan mineral yang lebih tinggi. Tekstur garam laut yang kasar juga lebih efektif sebagai eksfolian untuk mengangkat sel kulit mati. Namun, pastikan untuk menggunakannya dengan lembut agar tidak melukai kulit kepala.
5. Bisakah cara menghilangkan ketombe menggunakan garam dilakukan pada semua jenis kulit kepala?
Tidak semua jenis kulit kepala cocok dengan penggunaan garam. Mereka yang memiliki kulit kepala sensitif, kering, atau memiliki luka sebaiknya menghindari penggunaan garam karena dapat memperparah kondisi. Konsultasikan dengan dokter kulit terlebih dahulu jika memiliki kondisi kulit kepala khusus.
6. Apakah garam bisa mengatasi ketombe secara permanen?
Garam hanya dapat membantu membersihkan ketombe yang sudah ada di permukaan kulit kepala, tetapi tidak mengatasi penyebab dasarnya seperti infeksi jamur atau dermatitis seboroik. Untuk mengatasi ketombe secara permanen, diperlukan perawatan yang mengatasi akar masalah, seperti penggunaan shampo anti jamur atau konsultasi dengan dokter kulit.
7. Apa yang harus dilakukan jika ketombe tidak hilang setelah menggunakan garam?
Jika ketombe tidak kunjung hilang setelah mencoba perawatan dengan garam dan bahan alami lainnya selama beberapa minggu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit. Dokter dapat memberikan diagnosis yang tepat dan meresepkan shampo anti ketombe yang mengandung bahan aktif seperti ketoconazole, zinc pyrithione, atau selenium sulfide yang lebih efektif mengatasi ketombe membandel.
(kpl/fed)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
