Cara Menyimpan Alpukat agar Cepat Matang, Trik Sederhana yang Terbukti Ampuh
cara menyimpan alpukat agar cepat matang (h)
Kapanlagi.com - Alpukat yang masih keras kerap membuat kita menunggu berhari-hari sebelum bisa dinikmati. Cara menyimpan alpukat agar cepat matang sebenarnya mudah, yaitu memanfaatkan suhu hangat dan gas etilen alami dari buah.
Beberapa metode praktis bisa dipilih, mulai dari membungkus kertas koran, memeram dalam beras, hingga menyimpannya berdekatan dengan pisang matang. Menerapkan cara menyimpan alpukat agar cepat matang secara tepat membuat teksturnya lembut merata tanpa cepat busuk.
Dilansir dari Healthline, alpukat termasuk buah yang tidak matang di pohon dan baru benar-benar matang setelah dipanen. Karena buah ini memproduksi gas etilen, mengelilinginya dengan udara kaya etilen dapat mempercepat proses pematangan.
Advertisement
1. Menyimpan Alpukat di Suhu Ruang yang Hangat
Langkah paling dasar dalam cara menyimpan alpukat agar cepat matang adalah membiarkannya pada suhu ruang. Suhu ruang justru mempersingkat waktu pematangan dibanding suhu dingin karena alpukat memproduksi lebih banyak etilen saat hangat.
Pilih suhu sekitar 18-24 derajat Celsius: Alpukat utuh yang masih keras aman disimpan pada suhu ruang untuk memicu pematangan.
Hindari sinar matahari langsung: Jauhkan dari paparan matahari dan sumber panas agar buah tidak matang terlalu cepat dan tidak merata.
Beri jarak antarbuah: Susun berjajar tanpa ditumpuk agar permukaan buah tidak memar.
Periksa setiap hari: Tekan lembut memakai telapak tangan, bukan ujung jari, untuk memantau kematangan.
Gina Widjaja dari Hass Avocado Board, dikutip dari Simply Recipes, menyatakan, "Buah yang belum matang, keras, atau masih hijau bisa memerlukan empat hingga lima hari untuk matang pada suhu ruang."
Untuk buah lain, Anda juga bisa menyimak panduan menyimpan buah di kulkas maupun cara menyusun isi kulkas agar tetap segar.
2. Membungkus Alpukat dengan Kertas Koran atau Kantong Kertas
Cara menyimpan alpukat agar cepat matang berikutnya adalah membungkusnya dengan kertas koran atau memasukkannya ke kantong kertas cokelat. Bahan berpori yang tertutup ini memerangkap etilen di sekitar buah sehingga membantu alpukat matang lebih cepat.
Gunakan kertas, bukan plastik: Hindari kantong plastik karena memerangkap terlalu banyak kelembapan dan bisa memicu jamur.
Bungkus rapat: Balut alpukat, lalu lipat bagian atas kantong agar gas tidak mudah keluar.
Simpan di tempat hangat: Letakkan di suhu ruang yang kering dan jauh dari matahari.
Cek setelah 1-3 hari: Buka bungkus dan tekan lembut; biarkan lebih lama bila masih keras.
Sebagaimana dilaporkan WebMD, membungkus alpukat dalam kantong kertas dapat memangkas proses pematangan hingga empat hari lebih cepat.
Hernandez, seorang koki, dikutip dari Martha Stewart, menyatakan, "Jika Anda punya alpukat yang belum matang dan ingin mempercepat proses pematangannya, bungkus dengan kertas koran atau masukkan ke dalam kantong kertas cokelat dengan bagian atas ditutup rapat."
Baca juga: tips menyimpan buah dan sayur tanpa kulkas
3. Mematangkan Alpukat Bersama Pisang atau Apel
Menyimpan alpukat berdekatan dengan buah lain adalah salah satu cara menyimpan alpukat agar cepat matang yang paling ampuh. Pisang termasuk buah yang memproduksi etilen dalam jumlah besar, dan udara kaya etilen mendorong buah di sekitarnya ikut matang lebih cepat.
Pilih pendamping yang matang: Gunakan pisang, apel, atau tomat matang yang merupakan penghasil etilen kuat.
Satukan dalam kantong kertas: Menaruh buah bersama dalam satu kantong kertas menjaga gas tetap terkonsentrasi di sekitar alpukat.
Letakkan di tempat hangat: Suhu di dalam kantong sedikit lebih hangat sehingga turut membantu pematangan.
Tunggu 1-2 hari: Pematangan bisa selesai dalam 1-2 hari di tempat hangat, jadi periksa setiap hari agar tidak terlalu matang.
Mengutip Food Network, apa pun yang Anda lakukan, jangan mematangkan alpukat dengan microwave karena cara itu hanya membuat buah lunak, bukan matang sempurna. Sebagai perbandingan, buah seperti pisang justru biasa dimatangkan lewat teknik pemeraman.
Laenen, seorang petani alpukat, dikutip dari Simply Recipes, menyatakan, "Menempatkan alpukat berdekatan dengan pisang memberi alpukat lebih banyak zat pematang alami sehingga membuatnya matang lebih cepat."
4. Memeram Alpukat dalam Wadah Beras
Metode tradisional yang populer dalam cara menyimpan alpukat agar cepat matang adalah memeramnya di dalam beras. Butiran beras yang belum dimasak dinilai efektif memerangkap gas etilen sehingga pematangan berjalan lebih cepat.
Isi wadah dengan beras: Tuang beras hingga separuh wadah sebagai alas.
Benamkan alpukat: Letakkan alpukat lalu timbun dengan sisa beras sampai seluruh permukaannya tertutup.
Tutup rapat: Rapatkan wadah dan simpan di suhu ruang.
Tunggu 2-3 hari: Periksa berkala hingga tekstur terasa empuk.
Sejumlah pengujian dapur menyebutkan beras maupun tepung memang dianggap menjebak etilen dari alpukat, meski klaim ini belum banyak didukung riset mendalam. Bila ingin variasi olahan, hasil alpukat matang bisa dijadikan jus alpukat segar atau es alpukat kocok.
5. Tanda Alpukat Matang dan Cara Menyimpannya agar Tahan Lama
Setelah menerapkan cara menyimpan alpukat agar cepat matang, kenali tanda buah yang siap disantap agar tidak terlewat masa terbaiknya. Sebelum memeram, ada baiknya juga memahami cara memilih alpukat yang bagus agar hasil akhirnya tidak pahit.
Uji tekan telapak tangan: Alpukat matang akan sedikit menyerah saat ditekan lembut, mirip rasa menekan bagian tengah telapak tangan.
Perhatikan warna kulit: Alpukat matang biasanya, meski tidak selalu, berubah dari hijau menjadi hijau kehitaman.
Tekan bagian pangkal bawah: Merujuk America's Test Kitchen, alpukat matang lebih dahulu di ujung tangkai lalu turun ke bawah, sehingga bila bagian bawahnya empuk seluruh buah biasanya ikut matang.
Cek tangkai kecil dengan hati-hati: Mencabut tangkai untuk mengecek warna hijau di bawahnya tidak selalu disarankan karena membuka daging buah ke udara dan memicu oksidasi.
Pindahkan ke kulkas saat matang: Begitu mencapai kematangan yang diinginkan, menyimpan alpukat di kulkas memperlambat pematangan lanjutan dan menjaga kesegarannya beberapa hari.
Lindungi alpukat yang sudah dipotong: Perasan air jeruk nipis atau lemon membantu mencegah daging buah cepat cokelat, lalu bungkus rapat dan simpan di kulkas.
Bekukan bila berlebih: Berdasarkan panduan Michigan State University, alpukat paling baik dibekukan dalam bentuk pure dengan tambahan satu sendok makan air lemon untuk setiap dua buah.
Katy Green, inspektur lapangan produk segar di Whole Foods Market, dikutip dari Better Homes & Gardens, menyatakan, "Begitu matang dan sedikit lembut saat disentuh, sebaiknya pindahkan buah ke dalam lemari es."
Byron Rubio, seorang koki eksekutif, dikutip dari Martha Stewart, menyatakan, "Tutup wadah dengan penutup kedap udara dan simpan di dalam lemari es."
Baca juga: cara menyimpan buah yang sudah dipotong
Baca juga: cara menyimpan semangka agar tetap segar
Baca juga: cara menyimpan kurma agar tahan lama
Selain praktis diperam, alpukat menyimpan banyak nilai gizi. Buah ini kerap masuk daftar asupan sehat, dikenal sebagai salah satu makanan yang melawan peradangan, dan memberi beragam manfaat alpukat bagi kesehatan.
Bagi yang tertarik menanam sendiri, tersedia panduan menanam biji alpukat, cara merawat pohon alpukat, hingga memilih pupuk alpukat agar cepat berbuah. Daun pohonnya pun bisa diolah, seperti dalam rebusan daun alpukat untuk kesehatan.
6. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menyimpan Alpukat
Berapa lama alpukat matang jika diperam dalam beras?
Umumnya alpukat yang diperam dalam wadah beras akan matang dalam waktu sekitar 2 sampai 3 hari, tergantung tingkat kekerasan awal buah. Periksa teksturnya setiap hari agar tidak sampai terlalu matang atau membusuk.
Apakah menyimpan alpukat di kulkas membuatnya cepat matang?
Tidak, suhu dingin justru memperlambat pematangan alpukat. Simpan alpukat mentah di suhu ruang agar cepat matang, lalu pindahkan ke kulkas hanya setelah buah matang untuk memperpanjang kesegarannya.
Kenapa alpukat tidak kunjung matang meski sudah disimpan lama?
Penyebab paling umum adalah suhu penyimpanan yang terlalu dingin atau minim paparan gas etilen. Letakkan di tempat hangat dan satukan dengan pisang atau apel di dalam kantong kertas untuk memicu pematangan.
Dengan memahami cara menyimpan alpukat agar cepat matang, Anda tidak perlu lagi menunggu terlalu lama untuk menikmati buah bertekstur lembut ini. Pilih metode yang paling praktis sesuai kebutuhan, lalu pindahkan ke kulkas begitu matang agar kesegarannya tetap terjaga.
Daftar Referensi
- Healthline. How to Ripen Avocados. Diakses pada 22 September 2026, dari https://www.healthline.com/nutrition/how-to-ripen-avocados
- Food Network. How to Ripen Avocados Fast. Diakses pada 22 September 2026, dari https://www.foodnetwork.com/recipes/articles/how-to-ripen-avocados
- America's Test Kitchen. Need To Ripen an Avocado Fast? Use a Banana. Diakses pada 22 September 2026, dari https://www.americastestkitchen.com/articles/3143-ripen-avocado-faster-with-banana
- Michigan State University. How to Safely Store and Preserve Avocados. Diakses pada 22 September 2026, dari https://www.canr.msu.edu/news/how-to-safely-store-and-preserve-avocados
- WebMD. How to Ripen Avocados. Diakses pada 22 September 2026, dari https://www.webmd.com/food-recipes/how-to-ripen-avocados
(kpl/rsp)
Advertisement
