Kumpulan Kata Kata Pantun Terbaik untuk Berbagai Keperluan

Kumpulan Kata Kata Pantun Terbaik untuk Berbagai Keperluan
kata kata pantun (c) Ilustrasi Pexels/Aline Viana Prado

Pantun merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang kaya akan makna dan nilai-nilai kehidupan. Sebagai bentuk puisi lama yang terdiri dari empat baris dengan pola sajak a-b-a-b, pantun telah menjadi media komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan, nasihat, hiburan, dan berbagai ekspresi perasaan. Dalam kehidupan sehari-hari, pantun sering digunakan untuk mempererat hubungan sosial, memberikan nasihat dengan cara yang halus, atau sekadar menghibur orang lain. Berikut ini kumpulan kata kata pantun terbaik yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan.

1. Pantun Nasihat untuk Kehidupan

Pantun Nasihat untuk Kehidupan (c) Ilustrasi AI

  1. Hati-hati saat menyeberang / Jangan sampai titian patah / Hati-hati di negeri orang / Jangan sampai berbuat salah
  2. Di tepi sungai saya singgah / Hilangkan lelah menahan beban / Orang tua jangan dibantah / Agar selamat dunia akhirat
  3. Jalan gelap disangka terang / Hati gelap disangka suci / Pikiran pendek banyak yang pandang / Janganlah hati kita terkunci
  4. Ada singkong ada ubi / Ada budi ada balas / Sebab santan kelapa binasa / Sebab mulut badan sengsara
  5. Tumbuh subur pohon bambu / Pergi ke pasar beli sayuran / Banyak harta kurang ilmu / Bagai rumah tanpa dinding
  6. Jalan-jalan ke kota Malang / Jangan lupa beli rujak / Jika ingin jadi pintar / Belajarlah dengan tekun
  7. Pinang muda dibelah dua / Anak burung mati di dahan / Dari muda sampai tua / Ajaran baik jangan diubah
  8. Naik pesawat ke Malaysia / Sampainya pasti cepat / Belajarlah dari kesalahan / Kelak kebahagiaan didapat
  9. Pisang raja dibawa berlayar / Masak sebiji di atas meja / Hutang emas boleh dibayar / Hutang budi dibawa mati
  10. Dalam semak ada duri / Ayam kampung buat sarang / Orang serakah selalu rugi / Seperti anjing kejar bayangan
  11. Ramai orang membeli obat / Di bawah pohon cuaca mendung / Bersungguh-sungguh mencari ilmu / Ilmu dicari penerang hidup
  12. Ayahku seorang pedagang / Punya toko punya warung / Mari belajar mulai sekarang / Agar masa depan cemerlang
  13. Cepat bergegas untuk bertemu / Bertemu sambil bawa kue / Kaya harta miskin ilmu / Tentulah rugi sama sekali
  14. Angin kencang datang melanda / Banyak pohon yang tumbang / Setan selalu menggoda / Agar manusia berbuat salah
  15. Beli satu dapat dua / Murah hati si penjualnya / Cita-cita utama surga / Jangan tersilau harta dunia
  16. Mawar merah putih melati / Tumbuh berkembang tinggi sekali / Sangat dermawan murah hati / Hidupnya berlimpah rezeki
  17. Tukang soto berbaju biru / Sedang keliling kampung jualan / Justru kamu sebagai pendatang baru / Mulai menyapa untuk berkenalan
  18. Hari minggu pergi ke museum / Ke museum lewati hutan cemara / Cobalah saja mulai tersenyum / Sebelum mencoba berbicara
  19. Latihan bela diri silat / Latihan silat di halaman rumah / Cobalah saja wahai sahabat / Karena itu adab bertetangga
  20. Bulan depan musim hujan / Banyak hujan disertai angin / Baiklah akan saya coba / Tapi tak tahu kapan dimulai
  21. Pasang foto ketok palu / Pasang foto di rumah Sari / Untuk menyapa saya malu / Apalagi mengajak berkenalan
  22. Makan gado-gado isinya tahu / Makan gado-gado sama siapa / Jika hidup dengan tetangga / Maulah untuk saling menyapa
  23. Ayam berkokok di atas pagar / Hanya berkokok berputar-putar / Badan sehat tubuh bugar / Otak kita semakin pintar
  24. Pergi memancing saat subuh / Pulang sore membawa ikan / Siapa yang rajin belajar / Jadi orang sukses kemudian
  25. Pinang muda dibelah dua / Anak burung mati di ranting / Dari muda sampai tua / Ajaran baik jangan diubah

2. Pantun Jenaka dan Lucu

Pantun Jenaka dan Lucu (c) Ilustrasi Pexels/Thought Catalog

  1. Kapal berlayar di laut jawa / Nakhoda acungkan jempol / Adik menangis lalu tertawa / Melihat kakak masih ngompol
  2. Jeruk purut di tepi rawa / Buah dilanting belum masak / Sakit perut sebab tertawa / Melihat kucing duduk berpudak
  3. Pinang senawar dalam mangkuk / Mangkuk tembaga tepi suasa / Sayang benar saya ke kamu / Kamu celaka saya tertawa
  4. Kerukut kampung Serani / Ambil tangga buat jembatan / Hati takut jadi berani / Melihat janda seperti gadis
  5. Dari mana padi dibawa / Sukatlah dia tumbuk dengan alu / Dimana hati tak akan suka / Melihat dia senyum selalu
  6. Ke warung beli sepatu baru / Pas dicoba ternyata kekecilan / Mau diet tapi ragu-ragu / Soalnya cinta butuh timbangan
  7. Mancing ikan di tengah rawa / Dapatnya cuma sandal jepit / Mantan bilang masih cinta / Aku jawab cintamu kecut
  8. Ke pasar beli semangka / Pulangnya malah bawa singkong / Pacarku bilang dia setia / Padahal chatnya banyak yang ganda
  9. Burung gagak warnanya hitam / Kalau putih itu angsa / Udah diet empat puluh hari / Timbangan bilang tetep gemuk
  10. Pergi ke kota naik becak / Lewat gang ketemu si Andi / Udah dandan seperti pangeran / Tapi dia tak jadi ngajak pergi
  11. Ada kucing makan agar / Jatuh ke lantai bikin kesal / Chatku lama tak dibalas lagi / Katanya sinyal nyangkut di genteng
  12. Nenek moyangku orang pelaut / Kata ibu sambil tertawa / Dikasih kode malah tak disahut / Makanya jomblo sepanjang masa
  13. Naik kuda ke kota Pati / Di tengah jalan kuda menghilang / Sumpah cinta sepenuh hati / Pas dicek dompet kosong melompong
  14. Main layang-layang di lapangan / Benangnya putus nyangkut di pohon / Kirain pacarku romantis / Eh pas di mall gandengan sama dia
  15. Beli bakso di pinggir sawah / Dimakan hujan malah bubar / Katanya dia sayang dan resah / Ternyata duitku yang dia incar
  16. Anjing bermain di rawa-rawa / Kera hutan sedang berpacaran / Bagaimana hati tak tertawa / Rambut botak sering disisir
  17. Pagi-pagi mancing ikan / Dapatnya banyak hati senang / Badan kurus sedikit makan / Terkena angin langsung terbang
  18. Di kampung ada sungai / Di sana ada banyak monyet / Pakai baju susah sekali / Melihat perut semakin buncit
  19. Ada buaya di rawa-rawa / Buayanya sedang berenang tenang / Pegal pipi ini menahan tawa / Melihat kepala kakak terjepit helm
  20. Pak Budi liburan ke Bali / Menonton turis sedang menari / Pantas saja kamu bau sekali / Lupa mandi sampai tujuh hari
  21. Berenang jauh para ikan / Mereka bebas hatinya senang / Badan kurus kurang makan / Kalau ditiup goyang-goyang
  22. Jalan-jalan ke pinggir kolam / Nemu kodok di pinggir kolam / Hati siapa tak bimbang / Kamu botak minta dikepang
  23. Beli sabun di sebuah warung / Warung baru milik Pak Udin / Diam-diam menutup hidung / Bau kentut penuhi ruangan
  24. Sungguh besar hewan badak / Jika berjalan terseok-seok / Kakek tertawa terbahak-bahak / Melihat nenek main TikTok
  25. Adik Nina memetik tomat / Tomat merah dibelah dua / Kakek cerita terlalu semangat / Gigi palsunya copot semua

3. Pantun Cinta dan Percintaan

Pantun Cinta dan Percintaan (c) Ilustrasi Pexels/Pixabay

  1. Walaupun hanya sebatang tebu / Tetapi bisa diramu / Walaupun jarang bertemu / Cintaku hanya untukmu
  2. Meski banyak bunga di taman / Bunga mawar yang kupilih / Meski banyak pilihan / Hanya dinda yang kupilih
  3. Satu tambah satu sama dengan dua / Dua tambah satu sama dengan tiga / Aku dan kamu hidup bersama / Sekarang esok dan selamanya
  4. Makan nasi pakai tahu / Minumnya pakai jus jeruk / Janganlah kau jauh dariku / Aku akan selalu sayang padamu
  5. Ke Ciamis cari kopiah / Kopiah indah pasti didapat / Begitu banyak gadis yang lewat / Hanya kamu yang memikat hati
  6. Daging ayam dibuat gulai / Buat dimakan kita nanti / Dirimu seorang yang berharga / Takkan pernah bisa diganti
  7. Bawa rantang bawa ikan / Bawa ke kantor dari rumah / Rasa rindu selalu kurasan / Semoga terbawa ke mimpi indah
  8. Hitung satu sampai delapan / Kerang berisi buah mengkudu / Senyummu akan kusimpan / Biar jaga kamu saat aku rindu
  9. Tangguh gagah para tentara / Sebatang pipa dibongkar pemburu / Sungguh indah terasa dunia / Diguncang gempa gelora cintamu
  10. Pergi ke warung membeli bumbu / Lupa pula tak beli ketumbar / Oh manis indahnya senyummu / Membuatku tak bisa tidur
  11. Langit biru terlihat sendu / Warna ungu berubah semu / Jarak jauh tumbuhkan rindu / Ingin selalu dekat denganmu
  12. Keliling kota sambil bernyanyi / Tidak lupa makan delima / Saat kau berada di sini / Aku bisa tersenyum lebih lama
  13. Merah-merah warna sepatu / Dibeli dari kota baru / Hai cantik maukah dirimu / Menjalin kasih denganku
  14. Sebatang bakau ditancap paku / Serdadu India nyanyikan lagu / Tidakkah engkau lihat mataku / Seribu cinta sedang menunggu
  15. Pintu diketuk ada tamu / Membawa oleh-oleh dari China / Aku siap menjadi kekasihmu / Sampai nanti menua bersama
  16. Burung gelatik hinggap di atas nampan / Paling enak dijadikan pancingan / Kamu cantik aku tampan / Cocok banget kalau jadian
  17. Si mulut kerbau mau berkicau / Berkata dendam pegang bahu / Hatiku galau hatiku kacau / Cinta terpendam tiada yang tahu
  18. Rakit biasa ternyata karam / Batal berlabuh hilang kemana / Sulit terasa mata terpejam / Ingat senyummu nan jauh di sana
  19. Hujan ini belum terhenti / Kasihan mereka terus terpaku / Semoga saja nanti malam / Kamu akan hadir dalam mimpiku
  20. Olahraga di hari Rabu / Pulangnya minum susu / Sungguh hampa hari-hariku / Tanpa sapa dan kabar darimu
  21. Senyummu menandakan penuh tanya / Hilangnya bahagia dalam tawamu / Selamat bermalam minggu semuanya / Semoga rindu menuai temu
  22. Main di kolam bersama itik / Adik kecil malah tersandung / Wahai engkau nona cantik / Apa yang membuatmu murung
  23. Duduk manis di bibir pantai / Lihat gadis tiada dua / Masa muda kebanyakan santai / Sudah renta sulit tertawa
  24. Kelapa muda dibikin santan / Dibikinnya saat waktu sore / Buat apa kamu memikirkan mantan / Mending kamu ingat yang sekarang
  25. Jalan-jalan ke Surabaya / Jangan lupa oleh-olehnya / Bila kita selalu ceria / Hidup ini terasa bahagia

4. Pantun Motivasi dan Semangat

Pantun Motivasi dan Semangat (c) Ilustrasi Pexels/Pixabay

  1. Pamanku seorang petani / Punya kebun punya ladang / Ayo membaca buku hari ini / Supaya masa depan gemilang
  2. Di sekolah ada pemuda tampan / Berangkat pagi jadi tergesa-gesa / Jika menunda-nunda pekerjaan / Hanya kata terlambat yang tersisa
  3. Bangun rumah dengan batu bata / Akan banyak pengeluaran yang muncul / Apapun yang jadi cita-cita / Semoga kelak bisa terkabul
  4. Ada bebek di sungai / Bebek berenang sudah biasa / Janganlah terlalu banyak bersantai / Sukses tidak akan dirasa
  5. Banyak ikan kecil di selokan / Jangan lupa diambil dengan saringan / Bahagia sangat diperlukan / Untuk mendapatkan kesuksesan
  6. Main ke rumah teman pinjam gasing / Rumahnya ada di tengah kota / Setiap orang punya jalan sukses masing-masing / Jalani saja dan fokus pada jalan kita
  7. Jalan-jalan untuk membeli benang / Barang yang dipilih harus kuat / Kalau mau selalu menang / Harus jadi yang terbaik dan semangat
  8. Daging segar di Pasar Jakarta / Dibeli untuk acara / Jangan pernah bosan membaca / Cerdas datang dengan sendirinya
  9. Di hutan banyak pohon cemara / Ada pula hewan-hewan melata / Janganlah kita saling berpura-pura / Berlaku seolah tak ada apa-apa
  10. Masak ayam rica-rica pakai lada / Pakai cabai rasanya sama / Kata sempurna tidak perlu ada / Untuk bisa saling menerima
  11. Pergi ke pasar naik motor / Pulangnya beli batagor / Kalau kamu ingin bertambah pintar / Jangan pernah malas untuk belajar
  12. Makan rendang pakai nasi / Nasinya nasi hangat / Untuk meraih mimpi / Harus belajar dengan semangat
  13. Pergi ke sekolah diantar bunda / Pulangnya jalan kaki sendiri / Rajin-rajinlah membaca / Agar cita-cita bisa tercapai
  14. Beli salak beli kedondong / Belinya di pasar Kramat Jati / Jangan pernah jadi pribadi sombong / Agar terhindar dari penyakit hati
  15. Si Toni langganan juara satu / Padahal hobinya tidur pulas / Kumpulkan PR tepat waktu / Agar bisa naik kelas
  16. Anak kecil bermain batu / Batu besar dilempar masuk sumur / Belajar jangan mengenal waktu / Juga jangan mengenal umur
  17. Hari Minggu belanja ke pasar / Membeli sayuran dan juga beras / Tiap hari rajinlah belajar / Agar di masa depan jadi orang cerdas
  18. Mia suka terbawa arus / Hingga lupa jati dirinya / Semangatlah belajar yang terus-menerus / Kelak akan kau petik buahnya
  19. Naik kereta di malam hari / Kereta cepat memacu laju / Jadilah engkau anak yang berani / Tak pernah ragu dan terus maju
  20. Anak jenius makan nasi sama sayur / Masak sayur dengan dikukus / Kalau ingin jadi insinyur / Harus jadi anak jenius
  21. Pergi ke kebun memetik srikaya / Srikaya jatuh dimakan tupai / Rajin menabung pangkal kaya / Rajin belajar pangkal pandai
  22. Pagi hari kedatangan tamu / Tamu datang bersama mertua / Banyaklah menuntut ilmu / Bekal hidup di hari tua
  23. Menulis surat untukmu / Surat dikirim dengan cepat / Jangan puas dengan satu ilmu / Carilah ilmu sepanjang hayat
  24. Ke sekolah naik sepeda baru / Sepeda mini berwarna putih / Kerjakan tugas dari guru / Nilai bagus dapat diraih
  25. Jadi anak jangan angkuh / Anak angkuh dijauhi teman / Tuntutlah ilmu dengan sungguh / Jalan meraih keberhasilan

5. Pantun Teka-Teki

Pantun Teka-Teki (c) Ilustrasi Pexels

  1. Kalau tuan bawa panci / Pancinya diisi rebung / Kalau tuan bijak sekali / Apa binatang bertanduk di hidung
  2. Bermain ke rumah teman / Pulangnya membawa bedak / Lebih lebar kepala dibanding badan / Hewan apa itu coba tebak
  3. Hari Senin pergi ke rawa / Hari Kamis pergi ke gelanggang / Halo kakak yang suka tertawa / Raja apa yang kepalanya dipegang
  4. Di dapur ayah sedang masak / Ternyata masak ikan panggang / Kalau adik bisa menebak / Ular apa yang tidak berbisa
  5. Pergi ke pasar beli pisang / Pisangnya masih mentah / Coba tebak jangan bimbang / Buah apa yang tak pernah busuk
  6. Naik sepeda ke pasar malam / Beli jagung bakar hangat / Siapa yang bisa menjawab dalam / Pintu apa yang tak bisa dibuka
  7. Makan soto di warung pak Hasan / Sotonya pedas dan gurih / Coba jawab dengan yakin / Air apa yang tak pernah habis
  8. Pergi ke kebun petik mangga / Mangganya manis sekali / Siapa yang bisa menjawab / Mata apa yang tak bisa melihat
  9. Beli buku di toko buku / Bukunya tebal dan bagus / Coba tebak jangan ragu / Kaki apa yang tak bisa jalan
  10. Jalan-jalan ke pantai indah / Pantainya bersih dan sejuk / Siapa yang bisa menjawab / Tangan apa yang tak bisa memegang
  11. Minum es kelapa muda / Es kelapanya segar sekali / Coba jawab dengan percaya / Hidung apa yang tak bisa mencium
  12. Pergi ke sawah lihat petani / Petaninya sedang menanam padi / Siapa yang bisa menjawab ini / Telinga apa yang tak bisa mendengar
  13. Beli ayam di pasar tradisional / Ayamnya segar dan gemuk / Coba tebak dengan benar / Mulut apa yang tak bisa berbicara
  14. Naik gunung di hari libur / Gunungnya tinggi dan sejuk / Siapa yang bisa menjawab / Kepala apa yang tak ada rambut
  15. Makan bakso di pinggir jalan / Baksonya enak dan kenyal / Coba jawab dengan yakin / Kuku apa yang tak bisa dipotong

6. Pantun Agama dan Spiritual

Pantun Agama dan Spiritual (c) Ilustrasi Pexels/Aline Viana Prado

  1. Bertemu presiden di istana / Sampai istana diberi makan / Al-Quran kitab paling sempurna / Ayo dikaji dan diamalkan
  2. Para nelayan mendayung sampan / Tebar jala di tepi lautan / Jikalau engkau cinta Al-Quran / Baca pahami dan kita amalkan
  3. Pagi hari petani datang menyemai / Padi tumbuh disiram sudah / Jika ingin hidup dalam damai / Jangan pernah lupa beribadah
  4. Anik pergi ke sekolah terlambat / Hingga gurunya memarahi / Jangan pernah meninggalkan sholat / Agar terus mendapat ridho ilahi
  5. Beli mangga bersama Sinta / Sinta membeli mangga empat / Jangan bosan untuk berdoa / Niscaya dikabulkan di saat tepat
  6. Besi itu sudah menua / Akan dibuat kasur pakai busa / Jangan membangkang perintah orang tua / Sebab akan menambah dosa
  7. Semua lauk habis sudah / Tertinggal sepiring gula-gula / Sejak kini rajinlah ibadah / Niscaya kelak peroleh surga
  8. Bawa umpan pancing dengan wadah / Jerat gerombolan ikan dengan jala / Luruskan niat dalam ibadah / Agar berkah dan berpahala
  9. Makan lotek bersama-sama / Lotek mentimun dan bengkoang / Belajarlah ilmu agama / Jalan hidup menjadi terang
  10. Minum air putih di pagi hari / Makan buah kaya vitamin / Puasa Ramadhan sebentar lagi / Jangan lupa saling memaafkan
  11. Orang bayang pergi mengaji / Ke cempedak jalan ke panti / Meninggalkan sembahyang jadi berani / Seperti badan takkan mati
  12. Setelah makan menggosok gigi / Gigi bersih dan putih pula / Janganlah pelit untuk berbagi / Membantu sesama bonus pahala
  13. Di gunung sana kau suka berlibur / Di gunung sini kau suka tertawa / Bila sudah masuk kubur / Hanya amal yang dibawa
  14. Pergi ke kali untuk menangkap ikan / Ditangkapnya memakai jala / Mari membantu orang yang membutuhkan / Supaya kita mendapat pahala
  15. Pergi ke Semarang bersama adik / Berangkatnya membawa pisang aroma / Rajinlah kamu berbuat baik / Jangan lupa menolong sesama

Yuk temukan kata-kata menarik lainnya di KapanLagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?

Rekomendasi
Trending