KapanLagi.com - Oleh: Adi Abbas Nugroho
Premis film ini sebenarnya sederhana. Yakni seorang ayah yang meminta anaknya membelikan kue untuk sang nenek. Namun di tangan sutradara baru
Anggy Umbara, premis sesederhana itu menjadi spesial.Buktinya, dari premis tersebut dikembangkan kisah Raka (
Omesh) dan dua sahabatnya, Willy (
Boy William) serta Rio (
Arie Dagienkz), yang lakukan perjalanan dari Jakarta - Bandung - Jakarta demi brownies kukus bernama Mama Cake. Sebenarnya bisa saja Raka membelikan neneknya (
Nani Wijaya) brownies kukus biasa. Namun demi sebuah amanat, Raka memilih datang langsung ke Bandung walau harus korbankan berbagai hal.
MAMA CAKE? Jangan melihat dari judulnya yang terkesan sajikan komedi repetitif kebanyakan. Nyatanya, film yang naskahnya hasil kolaborasi
Anggy Umbara,
Hilman Mutasi dan
Sofyan Jambul ini mampu hadirkan sebuah tontonan ringan namun bergizi. Ringan. Ya, film ini memang ditujukan untuk menghibur siapa saja dengan komedinya yang ringan namun berhasil memancing tawa. Juga dengan sempalan cinta picisan yang terbukti mampu memberi sudut pandang baru. Bergizi. Tentu saja kaya gizi karena dari hal-hal itulah diracik sebuah menu insipirasional yang rasanya sangat jarang ditemukan dalam film-film drama komedi dalam negeri.Tak hanya berputar di area itu saja,
MAMA CAKE juga hembuskan nuansa religi dalam balutan kisahnya. Walau terbilang berlebih di beberapa bagian, namun dihadirkan dengan cukup menyentuh bumi.
Well, jadilah
MAMA CAKE film ringan bergizi. Meski durasinya terlalu panjang, namun
Anggy mampu membuai penonton untuk lanjutkan tonton kisah Raka dan makna hidup dalam sebuah brownies kukus.