'TIME', Kita Takkan Pernah Tahu
KapanLagi.com -
Oleh: Puput Puji Lestari
Waktu adalah sesuatu yang sangat misterius, dimana kita tidak akan pernah tau kapan waktu kita akan datang apakah itu kebahagian, atau kesedihan, hanya waktu yang tahu. Kisah ini adalah sebuah kisah dari perjalanan waktu dimana beberapa orang yang tidak saling kenal menjalankan kesehariannya masing masing, dan pada akhirnya waktu juga yang membuat kisah mereka menjadi satu kesatuan.
TIME, menyatukan lima tokoh yang awalnya tidak memiliki keterikatan sama sekali. Namun seiring waktu, tanpa mereka sadari satu sama lain terhubung dengan cara yang misterius. Kisah pertama, hubungan tidak harmonis ayah dan anak. Pak Handoyo seorang triluiner, berselisih paham dengan putrinya, Citra, yang bekerja sebagai DJ. Setelah lama meninggalkan rumah, Pak Handoyo menerima telepon yang mengaku sebagai penculik anaknya. Persoalan semakin kacau karena penculik mengetahui ada polisi yang membantu pembebasan sandra.
Advertisement
Tokoh lain, empat sekawan yang memutuskan ke Jakarta dari Semarang melalui alas roban untuk melihat pertandingan final sepakbola Indonesia vs Malaysia. Di tengah perjalanan, pohon tumbang menghalangi langkah. Tak ingin terlambat, mereka mencari jalan alternative dengan masuk hutan. Kejadian tak disangka mengantarkan mereka bertemu Citra yang sedang disekap penjahat.
Tokoh ketiga, Damar. Pemuda yang nekat karena cinta. Saat hubungan dengan kekasihnya, Candy dilarang oleh ibu Candy, Damar menjadi murka. Apalagi saat Candy hendak diajak ke Jakarta. Membuntuti mobil yang membawa Candy hingga sampai pada ruas jalan di alas roban, perjalanan mereka terhalang pohon tumbang juga. Candy keluar mobil dan berlari ke Damar yang membawa motor. Mereka memasuki hutan untuk lari dari ibu Candy.
Tokoh keempat, intel yang ditugaskan mencari informasi tentang penculikan Citra. Ia harus meninggalkan anaknya yang dirawat di rumah sakit. Sementara itu, Pak Handoyo terus berusaha mencari keberadaan anaknya dibantu asistennya Pak Budianto. Pak Budianto inilah tokoh kelima. Tokoh yang justru menjadi perencana penculikan Citra.
Semua kejadian terjadi dalam satu hari sehingga pengenalan tokoh terasa singkat. Masing-masing tokoh memiliki beban cerita sendiri. Tak ada yang menyangka bahwa hanya dalam satu hari akan terjadi peristiwa suka atau sedih. Ketegangan dan rasa cemas yang mencekam, berganti keceriaan pemuda hendak menonton sepakbola. Toto Hoedi, sutradara, mengemas kisah ini dalam cerita yang apik karena tidak kehilangan logika cerita sama sekali.
Kemampuan akting Nicky Tirta, Surya Lee, Chintami Atmanegara, dan Shinta Bachir membantu menguras rasa kuatir penonton. Setting di kota tua Semarang dan Jakarta juga menambah suasana mencekam. TIME, rilis di Blitzmegaplex mulai tanggal 1 September.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/uji/nat)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
