INTERNASIONAL

[Review] SPOTLIGHT

Aksi Wartawan Ungkap Skandal Seks Gereja Katolik
Rabu, 24 Februari 2016 12:52  | 

Mark Ruffalo


Aksi Wartawan Ungkap Skandal Seks Gereja Katolik
Spotlight © Open Road Films




KapanLagi.com - Oleh: Abbas Aditya

Awal tahun 2002, koran The Boston Post membuat kehebohan saat mengungkap skandal seks yang menyeret para pastur dan petinggi gereja Katolik. Dengan headline bertuliskan Cardinal Law Resigns, pemberitaan yang dikupas secara mendalam tersebut tidak hanya membuat gempar masyarakat Boston, tapi juga seluruh dunia.

Berangkat dari salah satu edisi kontroversial itulah film bertajuk SPOTLIGHT dibuat. Bukan menyorot pelaku yang berlindung di balik tembok suci gereja, Tom McCarthy selaku sutradara dan penulis naskah mengangkat sepak terjang awak media dalam menguak dan memberitakan fakta-fakta yang dirangkum dari banyak narasumber dan dokumen sensitif.

Bersetting tahun 2011, film ini berkisah tentang tim khusus The Boston Globe bernama Spotlight yang mendapat mandat menginvestigasi John Geoghan. Target bernama John tersebut merupakan pastur yang diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap 80 anak laki-laki.

Michael Keaton - Rachel McAdams © Open Road FilmsMichael Keaton - Rachel McAdams © Open Road Films

Namun semakin dalam Robby (Michael Keaton) mengutus anak buahnya, yakni Michael Rezendes (Mark Ruffalo), Sacha Pfeiffer (Rachel McAdams) dan Matt Carol (Brian d'Arcy James) melakukan riset, wawancara khusus dan sebagainya, semakin banyak fakta-fakta mengejutkan terungkap. Salah satu fakta menggemparkan adalah pelecehan dilakukan oleh puluhan pastur!

Skrip yang ditulis Tom McCharty bersama Josh Singer ini selesai diolah tahun 2013 silam dan sempat masuk dalam daftar Black List. Mengangkat tema kontroversi tak membuat mereka gelap mata dan menyudutkan pihak tertentu. Karena seperti tujuan semula, SPOTLIGHT berusaha menunjukkan bagaimana sejatinya wartawan mengolah dan menyampaikan sebuah berita. Hal yang diakui telah bergeser seiring perkembangan zaman.

Usaha itu berhasil di-capture sempurna oleh McCharty didukung akting para aktor yang namanya tak perlu diragukan lagi. Mereka mampu memberikan kontribusi sesuai porsi, tanpa ada kesan siapa ingin menonjol. Tidak heran bila kemudian film ini mendapat banyak pujian bahkan berlaga di panggung Oscar.

Mark Ruffalo, salah satu tokoh penting di 'SPOTLIGHT' © Open Road FilmsMark Ruffalo, salah satu tokoh penting di 'SPOTLIGHT' © Open Road Films

Dimulai dengan ritme penceritaan yang straight to the point, langsung disuguhi masalah dan banyaknya karakter yang berseliweran, SPOTLIGHT sukses menunjukkan taring sebagai thriller biopik berlatar dunia jurnalistik yang digarap dengan hati. Ketika akhirnya tokoh-tokoh dalam film ini berhasil membuat banyak korban pelecehan bicara setelah bungkam bertahun-tahun, kita seperti disadarkan bahwa selalu ada jalan untuk menguak kebenaran. Dan sebagai wartawan selaku 'penyampai berita', harusnya mampu menguak kebusuk-busukan yang merugikan banyak pihak.

Jangan Lewatkan!

'Tamparan' Keras Untuk Korut Dalam Kedok Komedi Menghibur
Transformasi Visual Effect Gila-Gilaan Setelah 2 Dekade Berlalu
Superhero Indonesia Yang Belum Siap Lahir
Pudarnya Sihir Tablet Emas Ancam ‘Kehidupan’ Patung Museum

(kpl/abs/gtr)