KOREA

Di Balik Pesta Ulang Tahun Seungri di Filipina, Prostitusi - Percobaan Burning Sun

Jum'at, 15 Maret 2019 22:24 Penulis: Ayu Srikhandi

Raline Shah - Seungri © istimewa

Kapanlagi.com - Kasus Seungri yang berkaitan dengan club Burning Sun belum selesai. Dispatch sebelumnya merilis artikel, mengklaim kalau ulang tahun eks member Big Bang pada 2017 lalu di Filipina itu merupakan percobaan sebelum membuka club malam yang telah ditutup karena sederetan kasus tersebut.

Seungri merayakan ulang tahunnya di Filipina pada 9 Desember 2017 dan diungkapkan turut mengundang banyak wanita yang bekerja sebagai prostitusi di sebuah tempat di Gangnam. Sang idol pun menanggung semua biaya untuk tamu-tamunya yang diundang ini.

Dispatch melakukan wawancara langsung dengan dua wanita A dan B, dua pekerja prostitusi yang diundang ke ulang tahun Seungri dua tahun silam.

 

 

1. Membawa Banyak Prostitusi

Dari pengakuan A, Seungri dan presiden Burning Sun, Lee Mun Ho, sering datang ke rumah bordil mereka. Kala itu, Seungri mengatakan padanya akan menyewa pulau di Filipina dan memintanya mengajak para prostitusi kelas A lainnya.

"Seungri oppa sering datang ke tempat prostitusi kami. Sama dengan presiden Burning Sun, Lee Mun Ho. (Seungri) memberi tahuku kalau dia akan menyewa sebuah pulau di Filipina untuk pesta ulang tahunnya. Dia mengatakan kalau hanya mengundang prostitusi kelas A, dan memintaku untuk datang. Dia mengatakan kalau aku bisa mengajak para prostitusi kelas A, dia akan membayar semuanya. Sekitar 10 orang dari tempat kami yang ikut. Ada juga banyak prostitusi dari rumah bordil lain," jelas A seperti yang diungkap Dispatch.

2. Ada Raline Shah - Undang Para Model

Kalau masih ingat, Raline Shah juga turut menjadi tamu undangan di pesta ulang tahun Seungri di Filipina 2017 lalu tersebut. Seperti yang diketahui, keduanya memang cukup dekat dan beberapa kali hang out bareng.

Melanjutkan klaim dari Dispatch, B yang juga merupakan pekerja prostitusi mengaku kalau dia diundang langsung oleh Seungri dan datang bersama teman - teman modelnya.

"Aku diundang Seungri jadi aku dayang bersama teman-temanku yang merupakan model. Semuanya sudah ditanggung, mulai dari tiket PP, hotel, room service, champagne, dan semua minuman beralkohol lain. Aku hanya disuruh datang dan berpesta dengan gila. Ternyata tempatnya merupakan resort club. Pesta digelar setiap malam," tandasnya.

3. Percobaan untuk Membuka Burning Sun

Menurut Dispatch, pesta yang digelar mulai 9 Desember 2017 di Palawan itu dihadiri mencapai 150 undangan, dibagi pada Tim VIP #1, Tim VIP #2, Tim Tamu Seungri 1, Tim Tamu Seungri 2, dan sejenis itu. Diungkapkan, seorang wanita yang disebut madam Lin masuk dalam Tim VIP #1, ia diduga merupakan salah satu investor club Burning Sun. Untuk tamu-tamu lainnya juga digolongkan pada Tim Model Taiwan, Tim Teman Korea dan lainnya.

Dari laporan Dispatch ini, pesta ulang tahun Seungri ini memang digelar dengan tujuan untuk percobaan sebelum membuka Burning Sun bersama Lee Mun Ho, yang kemudian dia menjadi presiden dari club yang ini bermasalah tersebut. Lee Min Ho juga saat itu datang dan menikmati pesta ini, dua bulan kemudian Burning Sun resmi dibuka di Seoul.

4. Biaya Keseluruhan

Dipatch juga merilis estimasi biaya yang dikeluarkan oleh Seungri untuk pesta ulang tahun di Pulau Palawan, Filipina secara privat. Menurut mereka, setidaknya Seungri (atau bersama para relasi bisnis) harus menyiapkan biaya mencapai 504,6 juta Won atau Rp 6,33 miliar . Namun diungkapkan kalau Seungri mendapat diskon, dan biayanya berkurang menjadi sekitar 444 juta Won atau Rp 5,7 miliar.

Seorang sumber dari Palawan resorts mengonfirmasi kalau benar Seungri menyewa tempat mereka, "Benar penyanyi Korea Seungri menggunakan resort kami pada 2017. Karena satu orang menyewa seluruh resort, kami bisa memberikan diskon."


REKOMENDASI
TRENDING