10 Drama Korea Bertema Ramadan, Rekomendasi Tontonan Positif Selama Puasa
Drama Korea bertema Ramadan yang aman dan positif untuk menemani puasa (credit:mydramalist)
Kapanlagi.com - Ramadan kerap dimaknai sebagai momentum refleksi, pengendalian diri, dan pencarian makna hidup yang lebih dalam. Tema-tema tersebut tidak hanya hadir dalam praktik keseharian, tetapi juga tercermin kuat dalam berbagai drama Korea dengan fokus perjalanan batin tokohnya.
Sejumlah drama Korea menghadirkan narasi tentang kehilangan, kelelahan mental, hingga keputusan untuk memulai ulang hidup. Alur seperti ini membentuk irisan emosional dengan nilai Ramadan yang menekankan kesabaran, empati, dan proses penyembuhan diri.
Melalui konflik personal, hubungan antarmanusia, dan perubahan lingkungan hidup, drama-drama ini secara tematik kerap dikaitkan sebagai tontonan yang relevan selama Ramadan, meskipun tidak berlatar agama secara langsung. Berikut adalah daftar drama Korea yang cocok untuk ditonton selama Ramadan, baik yang mengandung nilai-nilai universal maupun yang menampilkan unsur Islam.
Advertisement
Temukan berita lainnya terkait drama Korea di Liputan6.com.
1. SUMMER STRIKE (2022)
Dalam SUMMER STRIKE (2022), Lee Yeo-Reum yang diperankan Seol Hyun berada di titik terendah hidupnya setelah mengalami dua kehilangan besar secara beruntun. Ia ditinggalkan kekasihnya dan tak lama kemudian kehilangan sang ibu akibat kecelakaan, situasi yang membuat hidupnya terasa hampa dan tidak terarah.
Tekanan emosional tersebut mendorong Yeo-Reum mengambil keputusan radikal dengan berhenti dari pekerjaannya. Ia memilih pindah ke desa kecil dan menjalani hidup tanpa ambisi, sebuah pilihan yang mencerminkan kelelahan mental sekaligus pencarian makna diri.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. DAILY DOSE OF SUNSHINE (2023)
DAILY DOSE OF SUNSHINE (2023) mengikuti perjalanan Jung Da-Eun, seorang perawat yang dipindahkan ke bangsal neuropsikiatri. Perubahan ini menjadi tantangan besar karena ia belum terbiasa menghadapi pasien dengan luka mental yang kompleks.
Di tengah kesulitan tersebut, Da-Eun perlahan belajar memahami pasien dengan empati. Dukungan Kepala Perawat Song Hyo-Jin membantunya tumbuh secara emosional, menjadikan pekerjaannya sebagai proses pembelajaran tentang kesehatan mental manusia.
3. SPRING FEVER (2026)
Dalam SPRING FEVER (2026), Yoon Bom digambarkan sebagai guru populer di Seoul yang memutuskan pindah ke kota kecil Sinsu. Keputusan ini dilatarbelakangi oleh gejolak emosional yang membuatnya menutup diri dari dunia sekitarnya.
Di lingkungan baru, ia bertemu Seon Jae-Gyu, sosok pria bertubuh besar dengan kepribadian hangat. Interaksi dengan Jae-Gyu perlahan memaksa Yoon Bom menghadapi luka batinnya sendiri yang selama ini ia hindari.
4. CAN THIS LOVE BE TRANSLATED? (2026)
CAN THIS LOVE BE TRANSLATED? (2026) menyoroti Joo Ho-Jin, penerjemah multibahasa yang bekerja untuk selebritas Cha Mu-Hee. Tugasnya menuntut netralitas penuh, membuatnya harus menahan emosi pribadi dalam setiap situasi publik.
Masalah muncul ketika Ho-Jin mulai melunakkan ucapan Mu-Hee demi menjaga citranya. Bahasa yang seharusnya netral berubah menjadi ruang konflik batin, memperlihatkan ketegangan antara profesionalisme dan keterlibatan emosional.
5. MEMORIES OF THE ALHAMBRA (2018)
Dalam MEMORIES OF THE ALHAMBRA (2018), Yoo Jin-Woo adalah CEO ambisius yang tengah dilanda krisis emosional akibat pengkhianatan orang terdekat. Perjalanan bisnis ke Granada, Spanyol, justru menyeretnya ke rangkaian peristiwa misterius.
Pertemuannya dengan Jung Hee-Joo di sebuah hostel tua membuka pintu konflik baru. Masa lalu, teknologi, dan emosi saling berkelindan, menciptakan tekanan psikologis yang terus menghantui Jin-Woo.
6. SHE WAS PRETTY (2015)
SHE WAS PRETTY (2015) mengisahkan Sung-Joon dan Hye-Jin yang terhubung sejak kecil. Bertahun-tahun kemudian, keduanya bertemu kembali dengan kondisi hidup yang bertolak belakang.
Sung-Joon tampil sukses dan percaya diri, sementara Hye-Jin berjuang dengan pengangguran dan krisis kepercayaan diri. Pertemuan ini membuka luka lama tentang identitas, penerimaan diri, dan ekspektasi sosial.
7. DESCENDANTS OF THE SUN (2016)
Dalam DESCENDANTS OF THE SUN (2016), Kapten Yoo Shi-Jin dan Dokter Kang Mo-Yeon dipertemukan oleh situasi tak terduga. Hubungan mereka berkembang di tengah perbedaan prinsip tentang kehidupan dan kematian.
Shi-Jin melihat membunuh sebagai bagian dari melindungi, sementara Mo-Yeon berpegang pada nilai menyelamatkan semua nyawa. Konflik nilai ini menjadi inti emosional yang terus menguji hubungan mereka.
8. THE TRAUMA CODE: HEROES ON CALL (2025)
THE TRAUMA CODE: HEROES ON CALL (2025) berfokus pada Baek Kang-Hyuk, ahli bedah trauma dengan kepribadian keras dan tegas. Ia memimpin tim trauma berat yang menyelamatkan nyawa dalam kondisi ekstrem.
Namun, keberhasilan tim justru membawa rumah sakit pada krisis finansial. Dilema antara kemanusiaan dan sistem menjadi tekanan utama yang harus dihadapi Kang-Hyuk dan timnya.
9. NAMIB (2024)
Dalam NAMIB (2024), Kang Su-Hyun adalah produser bintang yang tiba-tiba dipecat dari agensinya. Di balik kariernya, ia menjadi tulang punggung keluarga dengan suami yang berperan sebagai ayah rumah tangga.
Keputusannya melatih Yu Jin-Woo sebagai trainee baru menjadi harapan sekaligus risiko. Drama ini menyoroti tekanan ekonomi, mimpi yang tertunda, dan tanggung jawab keluarga.
10. LOVE NEXT DOOR (2024)
LOVE NEXT DOOR (2024) mempertemukan kembali Choi Seung-Hyo dan Bae Seok-Ryu yang telah saling mengenal sejak kecil. Pertemuan di usia dewasa membawa kembali kenangan yang ingin dilupakan Seung-Hyo.
Sementara Seok-Ryu menghadapi fase hidup tanpa pekerjaan, dinamika lama muncul kembali. Relasi mereka memperlihatkan bagaimana masa lalu terus memengaruhi pilihan hidup saat ini.
11. Q&A Populer Seputar Drama Korea Bertema Ramadan
Q: Mengapa drama Korea sering dikaitkan dengan Ramadan?
A: Karena banyak drama mengangkat tema refleksi diri, kesabaran, dan penyembuhan emosional yang selaras dengan nilai Ramadan.
Q: Apakah drama ini berlatar agama Islam?
A: Tidak, keterkaitannya bersifat tematik, bukan latar agama.
Q: Genre apa yang paling dominan dalam drama bertema Ramadan?
A: Slice of life, romance emosional, dan drama psikologis.
Q: Apakah semua drama ini fokus pada romansa?
A: Tidak, sebagian besar menitikberatkan pada perjalanan batin dan konflik personal.
Yuk, baca artikel seputar rekomendasi drama Korea lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
(kpl/vna)
Advertisement
