HOME » KOREA
KOREA

Hari Kedua KapanLagi Korean Festival Vol 2, Penerbit Haru Bikin Rasa Penasaran Para Penulis Terpuaskan

Jum'at, 17 September 2021 20:05

Kapanlagi

Kapanlagi.com - KapanLagi Korean Festival Vol 2 hari kedua hadir dengan narasumber yang nggak kalah seru. Sesi pertama diisi dengan talkshow bareng penerbit Haru yang tentunya sangat ditunggu-tunggu untuk kamu yang gemar banget menulis.

Materi yang dibawakan dalam segmen ini bisa dibilang sangat padat dan berbobot. Penerbit Haru membahas tentang trend-trend bacaan idol yang bisa diikuti, serta tak segan membagi tips n trik menulis fanfiction.

Ada juga tips untuk kamu yang masih bingung gimana caranya untuk ngelanjutin cerita. Selain itu dibahas pula serba serbi tentang dengan dunia penerbitan, hingga cara menerbitkan buku yang dikulik habis lewat event ini.

1. 'Aku Ingin Pulang, Meski Sudah di Rumah'

Sesi pertanyaan semakin menyenangkan dengan adanya hadiah buku dari Penerbit Haru untuk penanya beruntung. Lia sendiri menyebut jika trend bacaan idol di Korea saat ini ternyata adalah buku-buku seputar investasi. "Selain buku investasi, buku self-improvement non-fiksi juga banyak banget di sana," ujar Lia.

Spesialnya lagi, ada satu buku dari Penerbit Haru yang diperkenalkan oleh Lia bernama 'Aku Ingin Pulang, Meski Sudah di Rumah' . Buku ini ternyata sempat disebut oleh V BTS dalam wawancara bareng Grammy Museum loh!

"Buku ini self-improvement, dan buku ini di-mention oleh V-BTS di acara Grammy Awards. Nah, buku ini akan diterbitkan Haru di bulan depan, rencananya," ujarnya.

2. Beli Lisensi

Sebagai informasi, Penerbit Haru adalah salah satu penerbit di Indonesia yang memfokuskan menerbitkan buku-buku dari penulis belahan benua Asia, Jepang, Korea, Mandarin, Filipina, Malaysia, Thailand, dan India. Didirikan pada tahun 2011, penerbit ini sudah menghiasi dunia kepenulisan selama 10 tahun loh.

Lia Indra Andriana adalah tokoh utama dibalik terkenalnya Penerbit Haru. Dirinya mendirikan penerbitan ini karena tertarik untuk menerbitkan bukunya sendiri. Alasan lainnya, karena Lia menyukai gaya hidup, budaya, dan drama Korea.

Berawal dari keinginannya agar novel terjemahan Korea mudah didapatkan, akhirnya Lia membeli sendiri lisensi novel Korea dan menerjemahkannya untuk diterbitkan oleh Penerbit Haru.

Dari sinilah perjalanan awal Penerbit Haru dikenal sebagai penerbit buku-buku terjemahan Asia. Kini, Penerbit Haru sudah memiliki tiga imprint lainnya, yaitu Penerbit Spring, Penerbit Inari, dan Penerbit Koru.

 

(kpl/frs)


REKOMENDASI
TRENDING