Kisah Seorang Ustaz Asal Korea yang Temui Banyak Masalah Ketika Menyebarkan Ajaran Islam
Ustaz Abdullah Al-Kory / Credit: Instagram - alkorytv
Kapanlagi.com - September 2019 silam, seorang penyanyi dan Youtuber top asal Korea, Jay Kim memutuskan untuk mualaf. Keputusan besar itu dibuatnya setelah Ia mengunjungi Indonesia kala diundang tampil di salah satu Festival Korea. Pasca mualaf, Ia pun mengubah namanya jadi Daud Kim.
Tak sekedar untuk cari sensasi, Daud benar-benar serius mempelajari Islam. Hal itu terlihat dari berbagai konten Youtube dan Instagram-nya yang kini dipenuhi dengan elemen-elemen Islam.
Pada satu kesempatan, Daud secara tak sengaja bertemu dengan seoarang imam asal Korea yang bernama Ustaz Abdullah Al-Kory. Pertemuan ini begitu disyukuri oleh Daud, mengingat pemeluk agama Islam di Negeri Gingseng memang cenderung sedikit.
Advertisement
"Akhirnya aku ketemu dengan seorang Imam dari Korea @@alkorytv. Aku tidak sempurna, masih punya kekurangan. Aku menjadi seorang Islam tapi masih perlu belajar banyak hal. Dan beliau telah banyak membantuku," ungkap Daud pada salah satu postingannya di Instagram.
1. 10 Tahun Berdakwah Sebagai Imam di Korea
Kepada sang ustaz, Daud belajar banyak sekali ilmu baru seputar dunia Islam. Dari situ, diketahui pula jika Ustaz Abdullah telah mencoba menyebarkan ajaran Islam di Korea selama 1 dekade lamanya lewat dakwah.
"Selama 10 tahun lamanya dia menemui banyak masalah ketika berdakwah di Korea, tapi dia tak pernah menyerah. Dan dia terus melakukan yang terbaik untuk menjalankan misi yang diberikan Allah padanya. Masha Allah aku sangat menghormatinya," sambung Daud.
Tak lupa, Daud juga mengimbau agar para fans atau followers-nya untuk mengikuti berbagai dakwah dari Ustaz Abdullah. "Kalau kalian tertarik pada proyek dakwahnya, subscribe channel belia. Sungguh sangat bermanfaat. Terima kasih banyak," tutup Daud.
(kpl/gtr)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Mila DA7 dan Valen DA7, Tampil Kompak Ala Barbie & Ken di DA8
-
Fashion Selebriti Jirayut Kenakan Jersey Setengah Merah Biru di Final FIFA ASEAN Cup
