'Jodha Akbar' Serial Romantis Yang Akan Menggugah Hatimu

Rabu, 16 Juli 2014 10:21 Penulis: Wulan Noviarina
'Jodha Akbar' Serial Romantis Yang Akan Menggugah Hatimu @zeetv
Kapanlagi.com - Satu lagi serial India yang hadir di Indonesia. Tak lama setelah kehadiran The Adventures of Hatim, kini hadir Jodha Akbar, sebuah drama sejarah yang sangat romantis.

Di India, Jodha Akbar sudah ditayangkan sejak 18 Juni 2013. Dan pasca kesuksesan tiga drama India sebelumnya, ANTV membawa serta drama romantis ini ke layar kaca Indonesia.

Jodha Akbar sendiri berkisah tentang romansa yang terjadi antara Raja Mughal, Jallaludin Mohammad (Akbar) dan putri kerajaan Rajput, Jodha Bai. Awalnya mereka berdua menikah karena alasan politis, tapi ternyata kemudian cinta tumbuh erat di sana.

Jallaludin Mohammad dinobatkan menjadi raja pada usia 13 tahun setelah ayahnya, Raja Humayan meninggal dunia. Jallaludin dibesarkan oleh Bairam Khan, panglima tertinggi di kerajaan Mughal.

Sifatnya keras kepala, kasar dan tak berperasaan. Jallaludin juga seorang yang congkak, harga dirinya tinggi dan satu-satunya yang ia pelajari adalah bagaimana untuk memperluas kerajaannya.

@zee.tv@zee.tv


Sementara Jodha adalah putri dari Raja Bharmal, salah satu raja paling berpengaruh sepanjang sejarah kerajaan Rajput. Ia adalah seseorang yang menghargai kehidupan di sekitarnya. Tak hanya manusia, ia juga mencintai alam dan segala isinya.

Kebenciannya yang mendalam hanya kepada kerajaan Mughal yang sudah mengganggu tanah kerajaannya. Dan ia sangat ingin mengusir Raja Jallaludin yang ingin mencaplok tanahnya.

Sampai pada suatu hari, ia ingin menaklukkan kerajaan Rajput dengan menikahi putri mereka, Jodha. Yang ternyata membawa Akbar ke dunia lain yang tak pernah ia rasakan, cinta.

Diperankan oleh Rajat Tokas sebagai Jalaluddin Muhammad Akbar dan Paridhi Sharma sebagai Jodha Bai, serial yang diangkat dari cerita nyata ini mendapatkan beragam sambutan dari rakyat India. Tapi yang jelas, drama yang ditayangkan di Zee TV India ini meraup kesuksesan yang cukup besar dan masih ditayangkan di sana. Apakah kesuksesan yang sama akan terukir di Indonesia?

(kpl/phi)

Editor:

Wulan Noviarina


REKOMENDASI
TRENDING