Menyentuh, Puisi Simbol Cinta Raja Suleiman Jelang Hurrem Wafat

Kamis, 13 Agustus 2015 09:01 Penulis: Meriska Trisniawati
Menyentuh, Puisi Simbol Cinta Raja Suleiman Jelang Hurrem Wafat 'Abad Kejayaan' @tooistanbul.com
Kapanlagi.com - Serial Abad Kejayaan merupakan salah satu tontonan yang paling diminati di Indonesia. Kisah kerajaan Ottoman yang penuh intrik dan konflik khas pemerintahan itu rupanya banyak memberikan pembelajaran bagi penontonnya.

Sayangnya penonton setia Abad Kejayaan harus dikejutkan dengan meninggalnya tokoh Hurrem yang diperankan oleh Vahide Percin tersebut. Dalam episode terbarunya, ratu Hurrem harus menghembuskan napas terakhirnya lantaran sakit yang diderita.

Bisa dibilang ini adalah episode yang paling menyedihkan karena serial tersebut kehilangan karakter yang baik dan bijaksana. Tentu masih segar di ingatan jika raja Suleiman yang diperankan oleh Halit Ergenc sangat sedih dan berduka dengan kepergian Hurrem.

Ini dia puisi ciptaan raja Suleiman untuk Hurrem yang dibacakan sebelum sang ratu meninggal dunia @twitter.com/AbadKejayaanS4Ini dia puisi ciptaan raja Suleiman untuk Hurrem yang dibacakan sebelum sang ratu meninggal dunia @twitter.com/AbadKejayaanS4

Salah satu momen yang paling menyentuh setiap benak penonton adalah tatkala raja Suleiman membacakan sebuah puisi yang sudah ia ciptakan sebelumnya khusus untuk sang istri. Puisi ini seolah menjadi saksi bisu bukti cinta sang raja jelang wafatnya Hurrem.

Siapapun yang membaca bait demi bait puisi tersebut pasti akan merasa tersentuh sekaligus trenyuh dengan keindahan kata-katanya. Semakin dibaca hingga akhir maka akan membuat pecinta Abad Kejayaan sedih. Bagaimana tidak, romantisme keduanya harus terpisahkan oleh maut.

Puisi cinta yang dibacakan raja Suleiman ini semakin membuat air mata seolah tak berhenti berlinang. Tak hanya bijak, raja ternyata juga sosok puitis yang sangat mencintai istrinya bahkan hingga ajal memisahkan mereka. 

(kpl/dye)


REKOMENDASI
TRENDING