Anthony Xie dan Randy Martin Hadapi Tantangan Perankan Karakter Kompleks di Sleeping With The Enemy

Press Conference serial Sleeping With The Enemy (KapanLagi.com/Fatimah Azzahra)
Kapanlagi.com - WeTV kembali menghadirkan serial drama thriller terbaru bertajuk Sleeping With The Enemy. Serial yang dibintangi Cinta Laura ini dijadwalkan tayang secara eksklusif mulai 13 November 2026. Ceritanya menghadirkan konflik yang melibatkan sejumlah karakter, termasuk Revan dan Adrian yang diperankan Anthony Xie serta Randy Martin.
Kedua aktor tersebut mengaku menghadapi tantangan tersendiri untuk menghidupkan karakter masing-masing. Anthony Xie sempat mengira dirinya kembali mendapatkan peran antagonis saat pertama kali membaca naskah. Namun, setelah berdiskusi dengan para pemain, ia menemukan banyak lapisan karakter Revan yang perlu dieksplorasi.
Sementara itu, Randy Martin harus mendalami sosok Adrian yang dikenal analitis, kritis, tenang, dan sulit ditebak. Ia berusaha memahami pola pikir serta motivasi karakter tersebut agar dapat menggambarkan kompleksitas Adrian melalui aktingnya.
Advertisement
1. Anthony Xie Sempat Mengira Kembali Perankan Antagonis, Temukan Banyak Sisi Revan

Keterlibatan Anthony Xie dalam serial Sleeping With The Enemy menjadi kerja sama keduanya dengan WeTV dan Hitmaker. Dalam proyek ini, ia dipercaya memerankan Revan yang memiliki sisi antagonis. Anthony mengaku sempat berpikir akan kembali mendapatkan karakter serupa ketika pertama kali membaca naskah.
Namun, pandangannya terhadap Revan mulai berubah setelah berdiskusi dengan Cinta Laura. Dari proses tersebut, Anthony menemukan bahwa karakter yang diperankannya memiliki banyak lapisan untuk didalami.
“Ini aku kedua kali kerja sama-sama WeTV dan Hitmaker. Terima kasih udah kasih kesempatan. Karakter di Sleeping With The Enemy ini mungkin tetap ada antagonisnya dan waktu pertama kali lihat, 'Wah, gua antagonis lagi.' Tapi udah berdiskusi sama Cinta, jadi kayak, sebenarnya karakter ini mempunyai banyak layer,” ujar Anthony saat Press Conference di Cinépolis Senayan Park, Selasa (3/11/2026).
Proses reading juga menjadi kesempatan bagi Anthony untuk mengeksplorasi karakter Revan bersama pemain lainnya. Ia menyebut Cinta Laura, yang memerankan Aruna sebagai tokoh utama, turut membantu proses pendalaman tersebut.
Bekerja dengan Cinta ternyata menghadirkan tekanan tersendiri bagi Anthony. Ia mengungkapkan bahwa lawan mainnya dikenal perfeksionis dan selalu berusaha mengembangkan setiap adegan yang dimainkan.
“Jadi pasti kayak kita semua pasti ada pressure. Pressure itu pasti, dengan professional. Apalagi dia (Cinta Laura) benar-benar perfeksionis dan setiap scene harus dikembangin, itu benar-benar nggak gampang, sih. Jadi kita kebawa profesionalitas semuanya,” jelas Anthony.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Randy Martin Harus Pahami Pola Pikir Adrian yang Sulit Ditebak

Berbeda dengan Anthony, Randy Martin mendapat tantangan untuk memerankan Adrian, sosok yang bekerja sebagai Chief Risk and Compliance Officer. Karakter tersebut digambarkan memiliki pemikiran analitis dan kritis, serta selalu berusaha selangkah lebih maju dibandingkan orang lain.
Dalam konferensi pers di Cinépolis Senayan Park, Selasa (3/11/2026), Randy mengakui bahwa Adrian merupakan karakter yang rumit dan kompleks untuk diperankan.
“Memerankan Adrian itu tricky sebenarnya. Waktu baca itu Adrian pribadi yang kompleks. Dia selalu satu langkah lebih dulu dibanding yang lain. Dia pekerjaannya chief risk and compliance officer, jadi dia selalu analitik, dia selalu kritis, dan selalu tahu, ya, apa aja yang mungkin-mungkin bisa terjadi,” ujar Randy.
Untuk memahami karakter tersebut, Randy berusaha masuk ke dalam sudut pandang Adrian. Ia ingin mengetahui hal-hal yang dipikirkan karakter tersebut sekaligus memahami motivasi di balik setiap tindakannya.
Randy juga memberikan perhatian khusus pada sisi Adrian yang tenang dan sulit dibaca. Menurutnya, kedekatan seseorang dengan Adrian belum tentu membuat orang tersebut benar-benar mengenal kepribadiannya.
“Jadi apa yang aku lakukan adalah aku mencoba untuk benar-benar bisa masuk ke sepatunya Adrian, gitu. Untuk bisa apa, ya, dapat apa sih yang sebenarnya Adrian pikirin atau motivasinya Adrian itu apa, gitu. Dan aku fokus di kompleksitasnya Adrian dan itu, dia pribadi yang tenang, dia pribadi yang sulit dibaca. Orang mungkin bisa dekat, bisa kenal sama dia, tapi mungkin dia tidak pernah mengenal Adrian sama sekali,” ungkap Randy Martin.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/azr)
Advertisement
D Academy 8
- Mantan Pacar SelebritiLesti Kejora & Rizky Billar Undang Rizki-Ridho DA ke Podcast, Momen Akrab Bareng

- Update DangdutRobi DA7 & Dewi Hani Jayanti Rilis Duet 'Aku Terjatuh'














































