FILM INDONESIA

Cinta Banget Danur, Prilly Latuconsina Sampai Rela Menahan Sakit

Rabu, 25 September 2019 10:30 Penulis: Canda Permana

Prilly Latuconsina © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Prilly Latuconsina merasa sangat senang akhirnya film DANUR 3: SUNYARURI tayang. Jelang penayangannya di bioskop pada 26 September 2019, Prilly tak berhenti untuk promosi di media sosialnya. Ia juga mengaku sangat mencintai project film Danur ini.

"Karena aku mengerjakan Danur ini sepenuh hati banget. Aku juga cinta banget sama Danur. Bisa dilihat dari postingan aku benar-benar willing to promote everyday, karena aku pengin Danur dilihat banyak orang dan aku senang responnya sangat bagus, senang lah," ujar Prilly Latuconsina saat press screening DANUR 3: SUNYARURI di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (24/9).

1. Rela Menahan Sakit

Begitu cintanya dengan peoject Danur ini, Prilly bahkan rela menahan sakit di lokasi syuting. Padahal saat itu kondisi badannya sudah sangat lemas dan nyaris pingsan. Ia tak mau gara-gara kondisinya yang menurun dapat mengganggu jalannya syuting.

"Ini adalah project yang paling saya cinta, kalau ngomongin Danur saya emosional dari segala macam aspek. Sampai saya mau pingsan (di lokasi syuting) saja nggak mau bilang, saya nggak mau merusak Danur. Di depan orang happy aja tapi sebenarnya berdiri aja susah," paparnya.

2. Banyak Adegan Berat

Penyebab Prilly sampai jatuh sakit lantaran banyak adegan berat yang benar-benar membutuhkan fisik kuat. Belum lagi syuting yang kejar tayang hanya dalam waktu 18 hari.

"Karena capek sih, mungkin aku kaget karena Danur 3 ceritanya sangat intens sekali, aku harus kuat fisiknya seperti adegan hujan, disling dibanting-banting itu yang mungkin buat aku tiba-tiba drop. Syutingnya juga dari pagi ke pagi karena kita harus selesai Danur kan 18 hari dengan adegan intens jadi tiap hari kita melakukan adegan berat," ungkap Prilly.

Walau sempat sakit, Prilly pun berharap dapat memberikan hasil yang maksimal. "Aku drop di Day 9 tapi alhamdulillah dengan keberanian infus di lokasi, istirahat cukup, doping sana-sini akhirnya bisa sih memberikan yang terbaik. Semoga sudah maksimal," pungkasnya.

 

REKOMENDASI
TRENDING