FILM INDONESIA

Hanung Bramantyo Akui Sempat Tak Yakin Iqbaal Ramadhan Jadi Minke

Kamis, 20 Juni 2019 13:52 Penulis: Sanjaya Ferryanto

Hanung Bramantyo © Kapanlagi/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Iqbaal Ramadhan dipercaya memerankan karakter Minke dalam film adaptasi novel BUMI MANUSIA. Keputusan ini menuai pro dan kontra dari pecinta karya sastra mendiang Pramoedya Ananta Toer tersebut.

Usut punya usut, ternyata Hanung Bramantyo sebagai sutradara akui sempat tak yakin ketika nama Iqbaal masuk dalam daftar calon pemeran Minke. Ia merasa saat itu peran Minke kurang cocok pada mantan personel CJR tersebut.

"Kenapa Iqbaal? Awalnya saya nggak yakin masa sih dia. Tapi kemudian Salman Aristo (penulis skenario) telepon saya, 'Lo udah nonton DILAN belum, lo tonton deh'. Lalu saya tonton, ternyata Minke kayak gitu. Dia (Iqbaal) itu icon kita, yang bisa membawa spirit Pak Pram menembus relung imajinasi anak milenial sekarang," kata Hanung saat peluncuran poster BUMI MANUSIA di Epicentrum XXI, kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019).

1. Beda Sudut Pandang

Hanung Bramantyo mengungkap sosok Minke dalam novel Bumi Manusia masih berusia 19 tahun. Sehingga terasa pas dibawakan oleh Iqbaal Ramadhan. Pro kontra yang datang dilihatnya sebagai perbedaan sudut pandang karena pembaca melihat Minke yang sudah dewasa dan jauh dari kesan Iqbaal.

"Saya membaca lagi novelnya sambil membedah satu per satu, sampai akhirnya saya baru sadar Minke itu masih umur 19 tahun. Jadi menurutku Pak Pram dalam Bumi Manusia sedang berbicara tentang ABG sebetulnya. Karena di usia belia itulah novel pertama berjalan. Ingat loh ini buku pertama, buku berikutnya itu baru ngomongin tentang pergerakan, baru ngomongin tentang organisasi, baru ngomongin kata-kata tentang bangsa. Itu ada dalam bukunya Jejak Langkah saat Minke udah umur 24 tahun. Nah, kadang-kadang para pembaca yang angkatan saya, yang ngefans sama buku ini membayangkan Minke itu Minke yang jejak langkah. Bukan minke yang pertama kali di usia 19 tahun," paparnya panjang lebar.

2. Saat Jadi Minoritas

Dalam proses pendalaman karakter, Hanung Bramantyo tidak meminta Iqbaal Ramadhan menjadi Minke. Melainkan mengingat memori dirinya yang menjadi minoritas saat mengenyam pendidikan di Kanada.

"Saya cuma ngulik apa yang sudah Iqbaal lakukan saat ada di Kanada. Ya kan dia cerita jadi minoritas. Pada saat di sana dia bergaul sama orang Amerika, orang-orang Cina. Kata Iqbaal ketika disebut orang Asia, itu bayangannya adalah Cina. Kamu dari Cina ya, bukan dari Indonesia. Saya bilang, 'Lo udah jadi Minke'. Minke kan pada saat di usiannya dia harus berjuang untuk setara lho, bukan orang Jawa yang selalu ndhodok dan nggak mau diperbudakkan sekalipun kolonialisasi pada saat itu perbudakkan pribumi," tandasnya.

(kpl/abs/frs)

Reporter: Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING