FILM INDONESIA

Kabar Gembira! 'Si Doel Anak Jakarta' Bakal Diangkat Jadi Web Series

Selasa, 23 Februari 2021 21:45

Credit Foto: Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Novel Si Doel Anak Jakarta karya Aman Datuk Madjoindo terbukti sukses besar sejak pertama diterbitkan oleh Balai Pustaka tahun 1932 silam. Kisah Si Doel sempat diangkat jadi sinetron hingga layar lebar, yang mana semuanya mendapatkan respon begitu positif dari publik.

Kini, kisah Si Doel Anak Jakarta bakal diangkat jadi sebuah web series yang rencananya bakal dirilis pada tahun 2022 mendatang. Kali ini, fokus ceritanya akan lebih fokus untuk mengangkat pesan toleransi dari kesalehan sosial anak-anak betawi.

Menurut Praktisi Film Aditya Yusma Perdana, sudah sewajarnya karya sastra klasik dari Aman Datuk Madjoindo tersebut kembali dilestarikan. Selain menghadirkan banyak hal positif, kisah Si Doel juga diharapkan bisa melepaskan stereotip yang lama melekat pada masyarakat betawi, di mana mereka dianggap tidak mampu secara pendidikan dan tidak mampu secara ekonomi.

"Si Doel Anak Jakarta ini mampu merubah stigma itu, justru karena kepandaian dalam mengaji kepandaian dalam berakhlak, kesalehan sosial tadi menjadikan seorang anak tersebut sukses dalam hidupnya, sukses dalam kariernya dan sukses dalam cintanya," ungkap Aditya.

1. Dukungan BNPT

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar mengungkapkan jika karya asli dari kakeknya ini diangkat menjadi sebuah web series tentu harus berdasarkan pada semangat pembangunan nasionalisme yang salah satunya menghibur dan memberikan sumbangan pemikiran.

"Tentu, tadi sudah terangkat ada kaitan dalam membangun akhlak, semangat toleransi, nasionalisme, ini harus dapat menjadi perhatian yang bisa dilakukan," ungkap Boy Rafli Amar.

Boy menegaskan jika BNPT memberikan dukungan penuh akan wacana perilisan web series Si Doel Anak Jakarta. Ia berharap karya dari mendiang dari kakeknya ini bisa menjadi dorongan semangat toleransi bagi publik.

"Karakter Si Doel Anak Jakarta yang bertoleransi, yang juga belajar agama, agar menjadi akhlak yang baik, agar menjadi meraih masa depan yang baik, ini kita kemas kita tonjolkan jadi itu yang ingin kita mengirim pesan kepada publik," jelasnya.

"Jadi kita ingin publik menempuh contoh-contoh best praktis yang pernah ditunjukkan dari pemikiran Si Doel ini. Tentu dengan karya film, masyarakat akan lebih mudah melihat, kemudian menangkap pesan itu. Tetapi di situ ada unsur hiburan, jadi mengedukasi publik lah. Sebenarnya itu harapan dari BNPT," pungkasnya.

(kpl/gtr)


REKOMENDASI
TRENDING