Kisah 'PASUKAN KAPITEN' Ajarkan Anak Melawan Kekerasan

Kisah 'PASUKAN KAPITEN' Ajarkan Anak Melawan Kekerasan Sumber: press release

Kapanlagi.com - Misi mulia PASUKAN KAPITEN adalah untuk melawan bullying. Alfani Wiryawan, produser filmnya mengatakan bahwa ia menggarap film ini dengan dasar bahwa banyak anak muda yang semakin terlewat batas.
"Karena itu lewat film bertema bullying, kami ingin berkampanye untuk melawan kekerasan. Media film dipilih karena akan lebih mudah mengajarkan tentang anti-kekerasan ini kepada anak-anak, karena bahasa visual pasti lebih mudah mereka pahami,” ujarnya dalam press release yang diterima oleh KapanLagi.com® 
"Cerita film ini sangat sederhana. Saya berharap anak-anak bisa mengambil hikmah di balik kisah ini,” tambah wanita yang akrab disapa Fani ini.

Kekerasan di kalangan anak-anak digambarkan secara detil dalam filmKekerasan di kalangan anak-anak digambarkan secara detil dalam film

Tantangan untuk Rudi sebagai seorang sutradara adalah mencari pemain yang cocok memerankan karakter untuk filmnya kali ini. Ia dan tim menggelar casting dan memilih pemain-pemain baru. Alhasil, Cahya Saputra, Omar Esteghlal, Adrina Puteri Syarira, dan Bintang Panglima dipercaya menjadi para pemain utama film ini.
"Bagian terberat dalam film ini memang saat casting. Tapi saya senang mengarahkan para pemain baru, rasanya seperti sama-sama belajar. Dengan memilih pemain baru pun saya bisa membuka peluang untuk talenta yang tersembunyi," ungkap Rudi.
Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia 2004 ini juga berharap,para pemain baru ini bisa memberi inspirasi bagi kaum muda untuk meningkatkan prestasi mereka di segala bidang dan memberikan mereka kegiatan positif. “Anak-anak muda ini mendapat kesempatan untuk menuangkan ekspresinya dengan cara yang menyenangkan. Dengan demikian, mereka tidak lagi memikirkan tawuran atau melakukan kekerasan,” jelas Rudi.
Film yang sebagian besar menggunakan lokasi syuting di luar ruangan ini dikerjakan dalam waktu 15 hari. Semua pengambilan gambar dilakukan di daerah Rawasari dan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. "Semua persiapan pun dilakukan di luar ruang. Latihan pun langsung di lokasi. Tujuannya agar anak-anak ini tidak kaget dan bisa mendalami suasana setting," kata Rudi.
Film ini didukung pula oleh musisi Pongki Barata sebagai pencipta lagu soundtrack berjudul Pemberani, yang dinyanyikan oleh grup band Juliette.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(prl/dka)

Rekomendasi
Trending