'LOVE AND EDELWEISS', Akibat KDRT dan Child Abuse

Selasa, 20 April 2010 09:29 Penulis: Yunita Rachmawati
'LOVE AND EDELWEISS', Akibat KDRT dan Child Abuse Mike Lucock di 'LOVE AND EDELWEISS' Foto: Wawan
Kapanlagi.com - Di tengah maraknya film bergenre horor berbau esek-esek, sutradara Anto Tanjung mencoba memberikan sesuatu yang lain kepada penonton Indonesia dengan menghadirkan film drama suspense thriller bertajuk LOVE AND EDELWEISS.

Film yang dibintangi Mike Lucock, Mentari, Sarah Shafitri, Kris Hatta, dan Soraya Putri ini mengangkat tema KDRT dan child abuse. Nantinya diharap penonton tidak hanya sekedar terhibur namun ada perenungan. "Film ini tidak hanya sekedar tontonan tapi juga menjadi tuntunan, ada edukasi di dalamnya," terang Aldo Bamar selaku Eksekutif Produser saat press-screening di Planet Hollywood Jakarta, Senin (19/4).

LOVE AND EDELWEISS rencananya akan tayang di bioskop mulai 22 April. Bercerita tentang Ryo (Mike Lucock) seorang anak korban KDRT dan pelecehan seksual, yang membuatnya tumbuhnya menjadi gay dan psikopat yang sadis menghabisi nyawa orang-orang yang dicintainya - Cinta (Mentari) dan Bugi (Kris Hatta) karena cemburu.

"Di sini kami hanya sekedar untuk memberikan sebuah wacana, bagaimana pun pola pikir orang tua akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan psikologi anak kelak nanti dewasa, makanya kami di sini sekali lagi menegaskan untuk bersama-sama, stop KDRT dan child abuse," tandas Aldo lagi.

Secara produksi film ini, dinilai Anto Tanjung, berjalan lancar, karena semua orang yang terlibat dari pemain sampai kru sudah mengetahui tugasnya masing-masing. "Harapan saya tidak terlalu muluk untuk film ini bisa diterima dengan baik oleh penonton," ungkap Tanjung. 

(kpl/wwn/boo)


REKOMENDASI
TRENDING