FILM INDONESIA

Perankan Sosok Ahok, Daniel Mananta Dapat Komentar Seperti Ini

Jum'at, 07 September 2018 16:52 Penulis: Sanjaya Ferryanto

Daniel Mananta © Kapanlagi/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Daniel Mananta mendapatkan kepercayaan untuk memerankan sosok mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam film A MAN CALLED AHOK. Film ini diadaptasi dari buku karya Rudi Valinka dengan judul yang sama.

Berperan sebagai mantan orang nomer satu di Jakarta yang sangat disegani ini, Daniel tak ingin setengah-setengah. Bahkan dirinya sempat bertemu dengan Ahok yang kini mendekam di penjara Mako Brimob akibat kasus penistaan agama.

Namun Daniel rupanya ingin membawa kesan kepada Ahok. Saat bertemu dengannya, mantan VJ MTV menggunakan pakaian dinas lengkap dan berbicara seperti Ahok. Lantas, apa pendapat Ahok kala bertemu 'kembaran'nya tersebut?

1. "Cuman rambutnya aja yang mirip."

"Cuman rambutnya aja yang mirip kata Pak Ahok. Yah dalem hati gua, muka gua lebih ganteng," ucap Daniel Mananta saat ditemui di pelucuran teaser A MAN CALLED AHOK di Metropole XXI, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/9/2018), seperti dilansir Liputan 6.

Daniel mengaku senang bisa bertemu dengan Ahok, karakter yang diperankannya dalam film. Dalam kesempatan tersebut, dirinya mengobservasi gerak gerik Ahok, termasuk cara berbicaranya yang unik.

"Gua observasi gerak-gerik tubuhnya gitu. Jadi gua lebih pelajarin gerak gerik tubuhnya. Cara lipat tangan dan gaya uniknya," tutupnya.

2. Ikut 2 Kali Casting

Langkah besar dibuat oleh Daniel Mananta yang selama ini dikenal sebagai seorang presenter. Bagaimana tidak, Ia dipercaya memerankan politisi Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam biopik berjudul A MAN CALLED AHOK besutan Putrama Tuta.

Peran Ahok didapatkan Daniel melewati casting melawan beberapa kandidat. Saking ingin dapatkan peran itu, dua minggu setelah casting pertama Ia meminta casting ulang lantaran proses yang sebelumnya dijalani dianggap tidak memuaskan.

"Jadi saya ikut dua kali casting. Saya bilang ke Tuta, waktu casting pertama lupain aja karena itu Daniel sebagai presenter, bukan Daniel sebagai aktor. Karena terbiasa jadi presenter, ada beberapa gerak tubuh yang emang kebiasaan presenter. Karena Tuta kasih kepercayaan sama gue, gue dikasih acting coach hingga ada video casting yang berhasil meyakinkannya," cerita Daniel dalam jumpa pers di Metropole XXI, kawasan Jakarta Pusat, Kamis (6/9).

3. Bangga Dapat Panggilan Casting

Daniel Mananta mendapatkan peran Ahok melalui casting. Uniknya, Ia sudah merasa bangga hanya karena dihubungi untuk ikut proses pencarian aktor pemeran mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini mendekam di Mako Brimob terkait kasus dugaan penistaan agama.

"Waktu itu saya ditawari untuk ikut casting. Saya bilang ke Tuta, jujur saya suka sama karakter ini dan dipanggil casting aja udah merasa terhormat," jelas pria berusia 37 tahun itu.

Lantas, apa alasan Putrama Tuta memilih Daniel? "Sebenarnya waktu itu pilihannya nggak terlalu banyak untuk perankan Pak Ahok. Tapi khusus untuk Daniel, saat namanya disebut produser, saya bilang, 'Oke kita coba. Kalau nggak bisa kita coba lagi'. Saya sempat bilang ke Daniel, 'Niel, semua orang bisa menjadi Ahok, tapi yang bisa menyampaikan pesannya nggak banyak'. Jadi memang dari awal meski sudah punya option nama aktor, teman-teman juga menyarankan yang lain, dari first look, first sound emang udah Daniel di kepala saya, nama yang lain mental," urai Tuta di tempat yang sama.

4. Kebanggaan Tak Terkatakan

Begitu akhirnya dipercaya memerankan Ahok, Daniel mengaku teramat bahagia. Bahkan beban semisal bagaimana respon masyarakat nantinya tidak bisa dideskripkan lantaran kadung bangga dan ingin memberikan performa terbaik.

"Gue merasa terhormat memerankan seseorang yang benar-benar tulus mencintai Indonesia. Dan bebannya nggak bisa dijelasin dengan kata-kata," tutur pria yang mengawali karir sebagai VJ MTV Indonesia ini.

(kpl/lip/frs)


REKOMENDASI
TRENDING