'THE PASSION OF THE CHRIST' Diputar di Tengah Kontroversi

Kapanlagi.com - Film THE PASSION OF THE CHRIST yang disutradarai dan diproduseri Mel Gibson dan menjadi isu kontroversi di kalangan masyarakat AS, Rabu diputar di sejumlah bioskop di negara tersebut dan diminati banyak penonton.

Di bioskop AMC Theatre di kawasan Times Square, Manhattan, New York misalnya. Film yang membuat gelisah para pemimpin Yahudi karena dianggap mengadu domba antara Kristen dan Yahudi itu menarik minat banyak penonton yang dalam dua minggu terakhir disuguhi polemik di media massa mengenai film itu. Antrian panjangpun terlihat di depan bioskop.

Di seluruh AS, sekitar 3000 lebih bioskop memutar film tersebut dan diperkirakan jutaan dolar AS telah diraih pada pemutaran hari pertama yang bertepatan dengan hari "Rabu Abu" yang diperingati oleh masyarakat Kristen AS.

Karya terbaru Mel Gibson tersebut berisi tentang kisah kehidupan Jesus Kristus selama 12 hari menjelang penyaliban. Kontroversi muncul karena selain menyuguhi gambar-gambar brutal penuh darah akibat pertikaian, film itu juga menjadi polemik karena keterkaitan masyarakat Yahudi kala itu dalam proses penyaliban Jesus seperti yang digambarkan Gibson.

Sebuah panel yang terdiri dari para pemipmin Kristen di Gereja First United Methodist di kota Chicago menyatakan bahwa film itu sangat mengganggu karena menampilkan jam-jam terakhir di masa hidup Jesus yang penuh dengan penyiksaan biadab.

Sementara itu, seorang Rabi dari komunitas Yahudi mengatakan, film itu merusak upaya harmonisasi antara Kristen dan Yahudi yang selama ini diupayakan oleh para pemimpin agama di AS.

Di hari pertama film itu diputar, kelompok-kelompok yang mendukung dan menentang film tersebut turun ke jalan untuk melakukan protes. Di kawasan Manhattan, New York, dua kelompok tersebut melakukan orasi di tempat-tempat umum. "Kami mencintai Jesus," demikian bunyi dari poster yang dibawa oleh kelompok pendukung film tersebut. Sementara bagi kelompok penentang, film tersebut merupakan tontotan yang tidak sepatutnya ditonton.

Gibson sendiri, dalam wawancaranya dengan sebuah statiun televisi di AS mengatakan bahwa dia dan timnya telah melakukan riset teologi yang mendalam tentang saat-saat terakhir menjelang penyaliban Jesus. Apa yang dituangkan dalam film tersebut berangkat dari fakta tertulis yang didapat dari riset kepustakaan.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(*/lpk)

Rekomendasi
Trending