'DEADPOOL' Masih Lebih Baik Dari 'THE DARK KNIGHT'? Ini Alasannya

Selasa, 24 Januari 2017 15:52 Penulis: Sanjaya Ferryanto
'DEADPOOL' Masih Lebih Baik Dari 'THE DARK KNIGHT'? Ini Alasannya DEADPOOL/THE DARK KNIGHT © Hollywood Reporter

Kapanlagi.com - Wade Wilson bisa jadi telah melampaui apa yang tak bisa dicapai oleh Bruce Wayne. DEADPOOL sudah selangkah lagi akan menjadi film superhero pertama yang mendapatkan Best Picture dalam Oscar. Kategori ini bisa jadi akan 'meredakan' ketegangan para penggemar setelah sebelumnya THE DARK KNIGHT gagal dinominasikan untuk Best Picture pada tahun 2009.

Bahkan beberapa bulan yang lalu, sungguh mengejutkan bagi DEADPOOL untuk mendapatkan tempat dalam Oscar, karena rating R film ini. Namun justru rating R inilah yang membuat DEADPOOL menjadi salah satu film yang laris manis bak kacang goreng. Rhett Reese dan Paul Wernick juga sempat kaget dengan berita tersebut.

DEADPOOL © ScreenrantDEADPOOL © Screenrant


Selain itu, Oscar memberikan nominasi kepada DEADPOOL karena perjuangan dari pembuatan film ini. Yap, film ini memang benar-benar dibuat secara gambling. Pengembangannya sendiri butuh waktu bertahun-tahun, belum lagi budget yang ada hanya sekitaran 58 juta dolar. Budget ini sangat kecil bila dibandingkan film X-MEN: APOCALYPSE yang mencapai tiga kalinya.

Kenapa DEADPOOL dikatakan sebagai proyek gambling? Soalnya film ini terbilang susah. Seperti kita tahu, film superhero saat ini tak hanya mengambil market penggemar komik yang rata-rata dewasa, namun juga anak-anak untuk keperluan regenerasi (memperkenalkan kembali) superhero kepada mereka.

DEADPOOL © ScreenrantDEADPOOL © Screenrant

Itulah sebabnya rata-rata film superhero ratingnya PG-13 atau bisa ditonton oleh umur 13 tahun keatas. DEADPOOL berbeda, karena sudah dari komiknya si Wade Wilson ini diperkenalkan sebagai karakter yang suka sumpah serapah, belum lagi komiknya yang menampilkan adegan bunuh-bunuhan secara frontal.

Maka, mau tak mau DEADPOOL versi film pun harus dibuat ratingnya R. Lantas, apa akibatnya jika film ini ratingnya dibuat PG-13? Bisa jadi malah nggak laku dan banyak menerima cemoohan fans dewasa, lebih nyesek lagi kan? Untungnya, film ini berhasil meraih kesuksesan besar, utamanya adalah karena kreativitas marketing yang berhasil menunjukkan perbedaan DEADPOOL dari superhero lainnya: Suka ngomong sampah.

DEADPOOL © ColliderDEADPOOL © Collider


Hingga kini masih belum ada kategori film superhero yang memenangkan Oscar, apalagi dalam kategori Best Picture. SILENCE OF THE LAMBS pernah memenangkan kategori ini, dan menjadi satu-satunya film horor yang memenangkannya hinga sekarang. Sementara untuk kategori film fantasi, ada LORD OF THE RINGS: RETURN OF THE KING yang menjadi satu-satunya film bergenre fantasi yang menang hingga saat ini.

Blair Erickson, sutradara film horor BANSHEE CHAPTER mengatakan bahwa DEADPOOL mungkin mendapatkan kesempatan yang lebih besar dari THE DARK KNIGHT. Itu karena DEADPOOL adalah film yang santai dan tak terlalu serius jika dibandingkan THE DARK KNIGHT. Apalagi, DEADPOOL juga berinteraksi dengan penonton.

THE DARK KNIGHT © ColliderTHE DARK KNIGHT © Collider


Jika nantinya film ini gagal meraih Best Picture, Erikson mengatakan prediksinya mengenai tipe film superhero apa yang bakal memenangkan kategori ini kedepannya. "Pemikiranku adalah film-film superhero yang mempunyai hubungan dengan permasalahan sosial," ungkapnya. Sebenarnya Marvel punya film seperti itu, yaitu Luke Cage dan Jessica Jones, namun keduanya masih berbentuk serial dan hanya muncul di layar kaca saja.

Lantas, apakah DEADPOOL akan sukses meraih kategori Best Picture? Kita lihat saja pembuktiannya nanti.

THE DARK KNIGHT © ColliderTHE DARK KNIGHT © Collider

(thr/frs)

REKOMENDASI
TRENDING