[VIDEO] Langka! Bob Marley Dimakamkan Bagai Seorang Raja

Senin, 11 Mei 2015 11:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
[VIDEO] Langka! Bob Marley Dimakamkan Bagai Seorang Raja Bob Marley/©bobmarley.com
Kapanlagi.com - Tepat pada 11 Mei 1981, musisi reggae dunia yang masih terkenal hingga kini, Bob Marley, meninggal dunia di usia yang masih terbilang muda yakni 36 tahun. Bob meninggal di setelah mengalami melanoma, kanker kulit yang muncul dari bawah jempol kakinya.

Kondisi badannya memburuk sesaat setelah menjalani tur dunia yang melelahkan di tahun 1980. Setelah tampil di Pittsburgh pada September 1980, ia dilarikan ke klinik milik Josef Issels di Jerman. Sayang, karena menolak menjalani amputasi, kanker melanoma telah menyebar ke paru-paru dan otaknya membuat kondisi ayah Damian Marley ini memburuk.

Delapan bulan tanpa hasil yang signifikan, Bob yang sudah digunduli rambutnya meminta untuk pulang ke Jamaika. Di tengah-tengah perjalanan menuju tanah kelahirannya, kondisi organ vitalnya menurun dan terpaksa dilarikan ke Cedars of Lebanon Hospital in Miami (sekarang University of Miami Hospital.

Setelah mengumpulkan keluarganya, sang legenda berpulang dengan tenang pada 11 Mei 1981. 10 hari kemudian jenazah sang pentolan The Wailers ini tiba di Jamaika. Sehari sebelum dibawa menuju National Arena, di mana sekitar 100,000 menghadiri persemayaman jenazah, termasuk perdana menteri Jamaika Edward Seaga, keluarga menggelar upacara persemayaman jenazah yang lebih eksklusif.

Pemandangan yang langka terdapat dalam film dokumenter ini. Film-film yang banyak beredar di Youtube jarang memperlihatkan upacara khusus yang digelar oleh pihak keluarga ini. Dipimpin oleh Abouna Yesehaq, seorang pendeta gereja Orthodoks Ethiopia, mendiang Bob Marley yang berada di dalam peti mati diberkati.

Barulah keesokan harinya, jenazah pelantun Easy Skankin' ini diberangkatkan menuju makamnya di desa Nine Mile, St. Anna, tempat kelahirannya. Ribuan orang menyambutnya di pinggir jalan sepanjang rute yang dilewati oleh mobil jenazah. Bahkan tak sedikit yang juga mengikuti mobil ini.

Bob Marley memang begitu dicintai, hingga mereka rela memenuhi jalan dan bukit tempatnya akan dimakamkan. Ribuan orang menantinya, ingin memberikan salam terakhir kepada sang legenda. Proses pemakamannya ini bak seorang raja. Tapi bukankah ia pantas menjadi raja di hati kita semua?

Bob dimakamkan bersama gitar merah Gibson Les Paul favoritnya, di tanah kelahirannya. Death meant nothing. Bob hadn't gone anywhere. He was still among us.

 

(kpl/tch)


REKOMENDASI
TRENDING