FILM INTERNASIONAL

'X-MEN: DARK PHOENIX' Menjadi Film Dengan Debut Terburuk Dalam Sejarah X-Men

Senin, 10 Juni 2019 15:09 Penulis: Dhimas Nugraha

Sophie Turner (Jean Grey) credit: imdb.com/X-Men: Dark Phoenix

Kapanlagi.com - X-MEN: DARK PHOENIX adalah film ke-12 dari waralaba X-Men selama 19 tahun. Diharapkan bakal tuai kesuksesan seperti X-Men sebelumnya, justru film malah memulai dengan debut yang cukup buruk.

Setelah mengalami kemunduran jadwal penayangan sejak November tahun 2018 lalu, dan premier bulan Juni 2019 ini, film ini mendapat banyak kritik negatif. Tak hanya itu saja, Dark Phoenix menjadi satu-satunya film X-Men yang tak tak menonjol di Box Office hollywood.

Grafik pendapatan seluruh film X-Men credit: www.boxofficemojo.comGrafik pendapatan seluruh film X-Men credit: www.boxofficemojo.com

1. Pendapatan Terkecil

Pada pemutaran perdananya pada 6 Juni 2019 kemarin, X-MEN: DARK PHOENIX hanya mampu bertengger di posisi dua Box Office. Bahkan, film ini kalah dari THE SECRET LIFE OF PETS 2 yang bercokol di posisi paling atas.

Selama tiga hari penayangan, film ini hanya mampu meraih kurang dari US$ 200 juta di seluruh dunia. Di hari pertamanya kumpulan para mutan ini hanya mampu meraup US$ 33 juta di 3700 lokasi pemutaran di seluruh Amerika Utara.

Tentu saja ini merupakan hasil yang buruk. Mengingat jika film-film Marvel sebelumnya selalu meraup keuntungan yang cukup besar.

2. Rangking Paling Bawah

Dengan pendapatan kecil ini tentu saja membuat X-MEN:DARK PHOENIX menjadi film dengan pendapatan terendah di sejarah X-Men yang sebelumnya dipegang oleh THE WOLVERINE pada tahun 2013 silam. Bahkan, Dark Phoenix menjadi film dengan peringkat paling bawah dari 12 jajaran film X-Men. 

Meski THE WOLVERINE pernah menjadi X-Men peringkat terbawah, namun film yang dibintangi Hugh Jackman tersebut mampu mendapatkan hasil yang cukup bagus. Berbeda dengan X-MEN: DARK PHOENIX yang sangat rendah.

Dalam penayangannya THE WOLVERINE mampu memperoleh sekitar US$ 50 juta dari penayangan perdananya. Dan meraup total di atas US$ 400 juta di seluruh dunia. Sedangkan X-MEN: DARK PHOENIK hanya mampu meraup US$ 33 juta domestik dan sekitar US$ 130 juta di seluruh dunia.

 

3. Storyline

Salah satu yang mempengaruhi jeleknya pendapatan dari film ini karena rating yang juga cukup jelek dari beberapa situs review film. Dari Rotten Tomatoes film ini hanya diberikan rating seberar 23%. Rating ini menjadi yang paling buruk di sejarah waralaba X-Men.

Selain itu, dari segi cerita juga masih banyak yang mengkritik. Terutama fans X-Men garis keras yang merasa storyline yang saat ini dipakai tidak cocok sama sekali untuk difilmkan.

Apalagi mengingat pada 13 tahun silam, storyline ini juga pernah dipakai di X-MEN 3: THE LAST STAND. Cerita yang mirip dengan kekuatan maha dasyat Jane Grey yang mampu menghancurkan segalanya, ternyata tidak banyak diterima oleh fans.

4. Fakta Lain

Meski memperoleh pendapatan dan review yang sangat buruk. Faktanya, berkat pemasaran film yang cukup bagus, satu-satunya hal yang diketahui oleh para penggemar adalah Mystique.

Karakter yang diperankan oleh bintang terbesar di Dark Phoenix, Jennifer Lawrence tersebut terbunuh dalam film. Kendati demikian hanya bermodalkan cerita tersebut masih banyak fans yang enggan untuk menonton film ini.

(kpl/DIM)

Editor: Dhimas Nugraha


REKOMENDASI
TRENDING