Sidang Kematian Michael Jackson Dibuka!

Rabu, 28 September 2011 11:38 Penulis: Yunita Rachmawati
Sidang Kematian Michael Jackson Dibuka! Michael Jackson ©eyeball.fm
Kapanlagi.com - Persidangan mengenai kematian sang legenda pop Michael Jackson dimulai pada hari ini (atau Selasa, 27/9 waktu Amerika). Sidang yang sudah dinantikan banyak orang itu dibuka dengan menampilkan beberapa foto tubuh Michael yang sudah tidak bernyawa oleh para juri di pengadilan.

Ikut hadir juga, Dr Conrad Murray - dokter pribadi Michael untuk memberikan keterangan dalam sidang yang bertempat di Los Angeles tersebut. Sambil memperlihatkan beberapa gambar, pihak Jaksa yang diwakili David Walgren memberikan pernyataannya.

"Kematian Michael Jackson adalah pembunuhan. Bukti akan menunjukkan bahwa Michael Jackson menaruh harapan hidupnya di tangan Conrad Murray... Michael Jackson mempercayakan hidupnya pada keahlian medis Conrad Murray," ujarnya, "Bukti juga menunjukkan bahwa ada kesalahan yang harus dibayar mahal... yaitu nyawa Michael Jackson sendiri."

Dalam sidang ini, Murray menjadi tertuduh utama akibat memberikan obat Propofol berdosis tinggi yang menyebabkan Michael kehilangan nyawanya. Walgren pun menegaskan bahwa bukti yang didapatkan sudah jelas menunjukkan Murray adalah orang yang paling bersalah atas kematian dini Michael di usianya ke-50.

Selain itu, di sidang yang dihadiri orang tua Michael - Joseph dan Katherine, serta Janet, La Toya, Tito, Randy, serta Jermaine dan sejumlah fans Michael - juri juga memperdengarkan rekaman dari suara pembicaraan Michael di iPhone milik sang dokter. Dalam rekaman tersebut, Michael yang sudah mengonsumsi Propofol satu bulan sebelum kematiannya menunjukkan tanda-tanda kegelisahan menjelang konser This Is It-nya di O2 London.

"Kita harus tampil fenomenal... Ketika orang-orang meninggalkan show ini, meninggalkan showku, aku mau mereka bilang, 'Aku nggak pernah melihat ini selama hidupku. Go go'," tutur Michael yang dilansir ulang KapanLagi.com® dari ContactMusic.

Dalam tuntutannya, pihak Jaksa juga menuding Murray telah menunda untuk menelepon 911 untuk membantu Michael. Padahal saat itu Michael ditemukan sudah tak sadarkan diri di kediamannya di Los Angeles. Dan jika benar Murray terbukti bersalah dalam hal ini, ia harus menghadapi hukuman 4 tahun penjara.   

(cmc/boo)


REKOMENDASI
TRENDING