Sutradara James Bond Lirik Invasi China
Kapanlagi.com - Sudah sepuluh tahun berlalu sejak pembuat film dari Inggris, Roger Spottiswoode menyelesaikan kontraknya untuk membuat film JAMES BOND, TOMMOROW NEVER DIES. Tapi Spottiswoode tidak lagi ingin meneruskan karirnya sebagai pencipta blockbuster Hollywood, dia memutuskan untuk beralih ke jalur lain. Tahun-tahun belakangan ini, penulis naskah komedi aksi 48 HOURS yang dibintangi Eddie Murphy ini lebih sering menggarap drama sejarah bertema sosial. Spottiswoode lebih senang mengangkat kisah tentang orang-orang yang menghasilkan perbedaan dalam masa perang dan kekacauan.Beberapa tahun yang lalu, Spottiswoode membuat SHAKE HANDS WITH THE DEVIL, yang mengisahkan tentang seseorang yang menyaksikan pembunuhan ras masal di Rwanda. Sekarang, dia memberikan karya terbarunya, THE CHILDREN OF HUANG SHI. Sebuah film tentang invasi Cina terhadap orang-orang Jepang pada akhir dekade 1930-an. Film epik yang memberikan sudut pandang unik ini dibintangi oleh Jonathan Rhys Meyers (THE TUDORS, MATCH POINT) yang berperan sebagai George Hogg. Dia adalah seorang jurnalis dari Inggris yang menjadi saksi mata perlakuan keji tentara Jepang kepada orang-orang Cina. Akhirnya Hogg mengabdikan dirinya untuk membangun sebuah panti asuhan yang menampung pemuda-pemuda yang selamat dari kekejaman Jepang. Dia juga memimpin mereka untuk melintasi gunung selama berbulan-bulan hanya untuk mencari tempat berlindung yang aman.Karena kasihnya itu, hingga kini Hogg masih dikenang oleh banyak orang atas pengorbanan yang dilakukannya dengan ikhlas untuk menyelamatkan nyawa puluhan anak.Film yang menakjubkan ini juga dibintangi oleh Radha Mitchell, Chow Yun Fat, dan Michelle Yeoh. Spottiswoode dan Meyers sendiri tidak segan-segan berbaur dengan komunitas film Cina demi mendapatkan situasi yang lebih nyata untuk film tersebut.
(Gisela Cindy resmi menikah dengan Sian di Kanada!)
(com/npy)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Lesti Kejora Rawat Karier Sejak Kecil, Ungkap Kunci Bertahan
-
Selebritis Pacaran Zahra DA7 dan Eby Rizta Bawakan Ulang 'Saat Bahagia' Versi Dangdut
-
Dangdut Indonesia Fahri Labuan Batu Tersenggol dari Top 31 Group 5, Tetap Tegar
