Kapanlagi.com - Suasana tegang sempat menyelimuti persidangan kasus penganiayaan dengan terdakwa Eza Gionino. Hari ini, Rabu (10/4) Ardina Rasti hadir menjadi saksi korban atas tindak penganiayaan.
Sempat terjadi kontak pembicaraan antara Rasti dan Eza. Setelah kuasa hukum Eza selesai memberikan pertanyaan pada Rasti, Eza diberikan kesempatan untuk bertanya kepada Rasti. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan Eza pun melontarkan beberapa pertanyaan.
Karena terlalu cepat dalam memberikan pertanyaan, majelis hakim menyuruh
Eza untuk pelan-pelan dan berdiri dalam memberikan pertanyaan.
Eza menanyakan kenapa bisa terjatuh dan kakinya menimpa pecahan kaca yang berada dibelakangnya, padahal disana ada teralis yang menghalangi.
Rasti pun langsung menjawab pertanyaan
Eza. "Karena waktu itu pintunya terbuka," jawab
Rasti saat persidangan berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (10/4).
Eza pun tidak tinggal diam, ia mengatakan kalau seingatnya pintu itu tertutup, karena terkesan mereka seperti mengobrol, hakim pun menyetop.
Eza melanjutkan dengan me
nanyakan berapa kali dirinya menjedotkan kepala
Rasti.
Mendengar hal tersebut kontan saja para pengunjung yang menyaksikan meneriaki
Eza, karena pertanyaannya yang agak aneh. Meski demikian
Rasti tetap menanggapi pertanyaan itu. "Saya tidak ingat berapa kali, makanya saya bilang berkali-kali," kata
Rasti.
Eza baru berhenti bertanya setelah menanyakan kapan Rasti merekam lewat Iphone kejadian itu. Rasti pun menjawab dengan tegas. "Saat anda keluar minum bir di teras rumah saya," tutup
Rasti.