SELEBRITI

Akibat Koar-koar di Instagram, Selebgram Berinisial IK Dilaporkan ke Polisi Atas Pencemaran Nama Baik

Jum'at, 10 Juli 2020 21:15

Italiani Ikmal / Credit: Instagram - afyskaayuhair_

Kapanlagi.com - Pengacara Razman Arif Nasution bersama kliennya, dr. Oky Pratama akan melaporkan selebgram bernama Italiani Ikmal karena diduga telah melakukan tindakan pencemaran nama baik. Kejadian berawal saat Italiani koar-koar di media sosial Instagram usai melakukan perawatan di klinik yang berada di kawasan Jakarta Selatan tersebut.

Saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (10/7) menurut Rezman selebgram tersebut sudah melakukan perbuatan provokatif. Tak hanya itu, Razman menduga yang bersangkutan melakukan aksi tersebut karena ada maksud dan tujuan tertentu karena telah melihat history chat selebgram tersebut.

"Bahwa dalam kajian kami sudah ada beberapa dan patut diduga dilakukan oleh saudari Italia Ikmal, pelanggaran UU ITE. Di (insta story) itu ada imbauan yang memprovokasi dan men-judge klinik. Saya menduga ini ada maksud tapi kita tidak tahu apakah dari pesaing bisnis atau ada orang yang cemburu sama klinik ini," ungkap Rezman Arif Nasution.

 

1. Bukti CCTV

Selain itu, dalam kesempatan yang sama Dr. Oky pun menceritakan kronologi kejadian tersebut yang mengatakan Italiani mengaku tidak dilayani selama 2 jam. Padahal lewat pantauan kamera pengawas, dia selalu dilayani dari awal masuk hingga usai perawatan.

"Nah di sini dia memprovokasi karena dia bilang 2 jam tidak dilayani. Sedangkan di CCTV terbukti dia datang dan dilayani, didaftarkan padahal bukan giliran dia. Yang lucunya di sini facial kan banyak jenisnya, tapi yang tidak masuk akal dengan gayanya yang high class tapi malah mengambil facial yang harganya 100 ribuan," tutur Oky.

2. Bukan Bagian dari Endorse

Tak hanya itu, menurut Dr. Oky karena ketakutan akan dilaporkan, Italiani Ikmal pun menghapus semua postingan foto dan video di akun media sosialnya. Dokter asal Palembang itu juga menegaskan bahwa Italiani memang pasien yang sebelumnya tak dikenal dan juga bukan bagian endorsement.

"Ada apa sih di balik semua ini? Ya kalau emang yang dia alami itu benar ya silakan tunjukkan buktinya. Dia juga bukan pasien saya sebelumnya, berarti ada unsur kalau dia sudah memplajari klinik ini. Apakah ada suruhan orang atau ada yang lainnya saya tidak tahu," tutup Oky.

Italiani Ikmal melanggar pasal: 27 ayat 3 UU ITE nomor 11 tahun 2008 dan perubahan UU ITE nomor 19 tahun 2016. Dia terancam 4 hingga 6 tahun penjara.


REKOMENDASI
TRENDING