Andien Ungkap Alasan Kenapa Dirinya Selalu Mengumpulkan Berbagai Kain Khas Daerah

Minggu, 29 Oktober 2017 14:35 Penulis: Natanael Sepaya
Andien Ungkap Alasan Kenapa Dirinya Selalu Mengumpulkan Berbagai Kain Khas Daerah Andien © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Sadar atau tidak, fashion dan musik adalah 2 hal yang selalu berhubungan dan berkembang bersama. Sebagai seorang musisi yang kerap disorot publik, tentu penampilan pun jadi hal yang tidak bisa disepelekan oleh Andien. Lalu, apa arti fashion dan musik bagi seorang Andien?

"Fashion sama musik tuh menurutku adalah yang gak bisa dipisahkan dan saling menginspirasi satu sama lain. Gak hanya sekarang, tapi udah dari dulu. Makanya keliatan banget di sejarah Jawa ketahuan kasta tertentu orang pake bajunya seperti apa dengan corak seperti apa dan nyanyiannya seperti apa. Nanti di kasta lebih bangsawan orangnya pake baju seperti apa, nyanyiannya seperti apa. Aku rasa sampe hari ini antara fashion dan musik (jadi) dua hal yang gak bisa dipisahkan dan saling menginspirasi satu sama lain. Musik bisa terinspirasi dari fashion, fashion bisa terinspirasi dari musik," ujar Andien, saat ditemui di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (26/10).

Untuk itu, pelantun Moving On ini mengaku kalau ia selalu menyesuaikan diri untuk menentukan fashion yang ingin ia kenakan dan sesuai dengan karakternya. Tapi yang menarik, Andien mengungkapkan kalau ia sering melakukan travelling sambil mengumpulkan berbagai kain khas yang ada di berbagai daerah di Indonesia.

Andien ingin ikut melestarikan kekayaan Tanah Air dengan mengumpulkan berbagia kain khas daerah © KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaAndien ingin ikut melestarikan kekayaan Tanah Air dengan mengumpulkan berbagia kain khas daerah © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

"(Kalau fashion) Aku juga menyesuaikan. Aku cukup bunglon kok kalau masalah fashion. Yang jelas harus sesuai dengan karakterku, yang dibutuhkan apa, tapi untuk sehari-hari lebih casual. Aku memang setiap berkeliling Indonesia selalu menyempatkan diri untuk mencari kain. Ke mana pun aku kumpulin kainnya. Koleksi kainku cukup banyak. Kenapa? Karena aku yakin kain ini emang harus dilestarikan. Aku udah pergi ke beberapa daerah di Indonesia di mana produsen kain itu sudah semakin sedikit," lanjutnya.

Hal ini juga yang menjadi perhatian Andien, mengingat banyaknya anak muda yang perlahan mulai meninggalkan identitas asli dari gaya maupun motif busana asli Tanah Air. Meski tetap banyak yang mengusung motif-motif asli, Andien melihat sentuhan modern yang ada justru menggeser cerita maupun makna yang ada di baliknya.

"Kalau aku tanya ke mana masyarakat muda, anak-anak muda, anaknya Ibu? 'Oh anak saya lebih milih jualan pulsa,' Emang gak ada, regenerasi di antara mereka tuh susah banget. Kalaupun ada, pasti motif yang akhirnya dituangkan dalam kain itu udah sangat modern. Jadi beda cerita kan. Kalau motif-motif gitu kan sangat berpengaruh dengan cerita si orangnya itu. Makanya kalau kain jaman dulu karena bikinnya itu sambil suaminya melaut dalam beberapa bulan, jadi bikinnya bener-bener pake hati, darah perjuangan. Sekarang mungkin hanya meneruskan sisa-sisa dari apa jaman dulunya. Makanya hal seperti ini yang kenapa aku sangat concern terhadap kain," pungkasnya.

(kpl/aal/ntn)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING