Ari Sigit: Warga Yang Datang Sama Sekali Tak Diundang
Kapanlagi.com - Pesona almarhum Soeharto masih saja terpancarkan. Dalam tahlilan empat puluh hari meninggalnya mantan orang nomer satu negeri ini yang diadakan sejak magrib hingga pukul 20.00 di kediaman keluarga Cendana mendapat sambutan lebih dari seribu warga yang datang dari lima wilayah dan juga sekitar wilayah Jakarta. Menurut salah seorang cucu Pak Harto, Ari Sigit, warga yang datang sama sekali tidak diundang, mereka secara datang secara tulus dan sukarela untuk mengikuti acara tersebut.Tahlilan yang berlangsung Rabu (5/3), usai salat Isya diawali dengan ceramah dari mantan Menteri Agama Quraish Syihab, dan tahlilan dipimpin ustad Arifin Ilham. Sejumlah tokoh yang tampak hadir pada acara tersebut adalah anggota DPR dari Fraksi Golkar Theo L Sambuaga, Mantan Mensesneg Moerdiono, Mantan Pangdam Jaya Sjafri Sjamsuddin dan juga Mantan Menaker Abdul Latif.Setiap peserta tahlilan setelah mengikuti acara yang selesai sekitar pukul 20.00 mendapat bingkisan atau berkat dalam sebuah kotak plastik berisikan sarung, sajadah, Al-Quran dan semacam keramik berwarna putih dengan tulisan "Memperingati 40 hari meninggalnya Haji Mohammad Soeharto."Di atas piring berbentuk segi empat ukuran 20x20 cm itu juga dicantumkan foto Pak Harto mengenakan seragam TNI berpangkat bintang lima. Meski demikian karena keterbatasan yang ada beberapa peserta ada yang hanya mendapat bingkisan makanan dalam kotak.Hingga pukul 20.15 warga yang ikut serta tahlilan masih terus mengikuti antrian untuk mendapat bingkisan dan kotak makanan. Bahkan sempat beberapa kali terjadi dorong-mendorong antar warga karena tidak sabar. Namun semuanya dapat diatasi karena ada sekitar lebih dari 100 petugas kepolisian dan juga TNI yang membantu pelaksanaan pembagian.Setiap warga yang hendak mendapat berkat dan bingkisan harus menunjukkan kupon saat acara tahlil berlangsung.Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(*/boo)
Advertisement
