Armada: Pembajakan Bisa Hilang Itu Bullshit!
Armada @foto: KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - Kebijakan pemerintah soal ring back tone (RBT) dirasa merugikan para musisi. Bahkan akibat kebijakan tersebut, dari 100 persen pengguna RBT, kini hanya tinggal 3 persen saja yang masih setia menjadi pengguna. Akibatnya, para musisi yang telah berkarya semaksimal mungkin mulai mencari solusi lain.
"Kita mesti usaha lagi untuk itu. Kebijakan tersebut mematikan pendapatan musisi," ujar Rizal Armada. Dijumpai di kantor E-Motion Jakarta Pusat, Rabu (8/2), vokalis Armada ini menambahkan pendapatan melalui RBT cukup mempengaruhi dapur para musisi di tengah kasus pembajakan yang tak dapat ditanggulangi pemerintah.
"Pembajakan bisa hilang itu bullshit! Tapi di Cina yang negara pusat bajakan bisa dimatikan itu bajakan atau malah dijadikan komoditi sehingga jadi aset," urainya lagi.
Di sisi lain, pembajakan juga dapat menguntungkan musisi guna memperkenalkan karyanya kepada pecinta musik. "Ada sisi terima kasih. Sebab yang di ujung sana bisa dengar Armada selain media televisi. Hanya persoalannya bantunya nanggung, cuma masarin aja tapi gak ngasih duit," pungkasnya.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/dis/adb)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
