Arumi Bachsin Takut Jelek Di Hadapan Calon Mertua

Arumi Bachsin Takut Jelek Di Hadapan Calon Mertua Emil Dardak dan Arumi Bachsin

Kapanlagi.com - Rasa tegang dialami Arumi Bachsin saat dirinya dilamar oleh kekasihnya, Emil Dardak. Namun ketegangan yang dirasakan wanita kelahiran 19 Februari 1994 ini lebih dikarenakan takut terlihat jelek oleh keluarga calon mertuanya.
"Deg-degan, ikhlasin, jalanin, senyum saja, lebih deg-degan takut jelek. Malu ketemu keluarga besarku dan keluarga besar dia (Emil), nervous banget," ujar Arumi setelah acara lamarannya usai di kawasan Cinere, Depok, Minggu (3/3).

Suasana acara lamaran Arumi Bachsin dan Emil Dardak kental dengan nuansa adatSuasana acara lamaran Arumi Bachsin dan Emil Dardak kental dengan nuansa adat


Baca Juga:
Arumi Bachsin - Emil Dardak Dari Pekerjaan Menjadi Pernikahan
Menikah Muda Adalah Pilihan Arumi Bachsin
Arumi Bachsin Resmi Dilamar Emil Dardak
Setelah Menikah Arumi Bachsin Pindah ke Amerika
 

Emil bersyukur, proses lamarannya bisa berjalan dengan lancar tanpa menemui hambatan yang berarti. "Dari sisi adat lumayan kompleks, lega terlaksana dengan baik, keluarga ketemu, berjalan lancar, bahagia. Semoga sampai tujuan akhir," kata Emil.
Dalam adat yang digunakan, Arumi mengaku sengaja menggabungkan antara Bengkulu dan Palembang. "Tabuh gendang, sarung bantal adat bengkulu, karena Papa Bengkulu. Keluarga Palembang hadir, jadi Palembang juga ada, campur lebih banyak Bengkulu. Pakaian kebaya nasional, bawahnya songket," jelas Arumi.
Seserahan yang dibawa pun beragam. "Songket turunan itu dari nyai (nenek) akan dipakai akad nikah. Seserahan itu beli songket untuk turunan, gelang itu turunan ke enam dari keluarga Papa," ucap Arumi.
Sedangkan Emil membawa segala sesuatu untuk persiapan mereka dalam berumah tangga. "Bawaannya ada sandang pangan yang merefleksikan kesiapan rumah tangga, tas, pakaian, makanan," tandas Emil. (kpl/aal//rth)

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

()

Rekomendasi
Trending