Ayah Yang Tengah Sakit Berkata Mau Pulang, Irfan Hakim Takut Pertanda

Rabu, 01 November 2017 14:15 Penulis: Ahmat Effendi
Ayah Yang Tengah Sakit Berkata Mau Pulang, Irfan Hakim Takut Pertanda Irfan Hakim ©KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Ayah Irfan Hakim saat ini tengah terbaring sakit dan menjalani perawatan di Bandung. Kondisinya masih naik turun dan ada kalanya drop, namun ada kalanya membaik. Irfan pun menceritakan bagaimana awalnya keluarga memilih membawa sang ayah karena kakinya yang bengkak setelah minum obat yang tidak cocok.

"Niat ke RS buat periksa kaki aja, tapi ternyata ada hubungannya dengan ginjal, dan ada beberapa tindakan RS yang harus dijalani. Akhirnya HB Appa itu turun sampe 4, nggak sadarin diri. Saat itu saya lagi syuting, dapat telepon dari keluarga, Mama udah nangis-nangis, udah pasrah saat itu karena Appa nggak bangun-bangun," ujar Irfan Hakim di launching Jannah Travel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (18/10/2017).

Usia ayah Irfan Hakim yang bernama H. Rosyid Sukarya saat ini sudah menginjak angka 80 tahun. Khawatir dengan kondisi sang ayah, Irfah saat itu sempat buru-buru pergi ke Bandung dan mendapatkan kawalan dari Kepolisian.

Ayah Irfan Hakim tengah terbaring sakit di RS. 姆nstagram.com/irfanhakim75Ayah Irfan Hakim tengah terbaring sakit di RS. 姆nstagram.com/irfanhakim75

"Terus saya langsung ngebut ke Bandung, dibantu kepolisian juga buat sampe ke RS. Pas sampai Appa nggak sadar diri, mesti transfusi darah. Pas transfusi darahnya itu nggak bisa masuk darahnya, saya panggil-panggil 'Appa appa', karena saya anak yang paling jauh, semua di Bandung kecuali saya di Jakarta. Akhirnya tiba-tiba transfusi darahnya bisa masuk, saya terus mendampingi Appa saya sampai jam 2 malam, saya bisikkin terus di telinganya, takut kehilangan," katanya.

Selama hidupnya ayah Irfan Hakim sangat jarang sakit, karena itu perawatan yang cukup panjang di RS kali ini membuat keluarga was-was. Irfan bahkan khawatir ayahnya bakal pergi meninggalkannya karena sempat berkata ingin pulang. Namun keluarga ini terus berjuang dan berharap agar bisa umrah bersama di bulan Januari 2018 mendatang.

"Saya ketiduran, pas paginya dibangunin katanya Appa udah mulai sadar, dan nama yang dipanggil selain Mama ya Ipan. Saya datang ke Papa berdua Mama, dia bilang Mama cantik, terus Papa ngomong mau pulang. Saat itu sedih banget sih karena takut kejadian kalau ngomong pulang itu pertanda lah gitu. Kita tanya mau pulang ke mana pa? Ke tempat tinggal kita di Bandung? Kata Papa iya iya, terus yaudah alhamdulillah Appa saya diberikan kesadaran, per hari ini bisa masuk ruang perawatan biasa. InsyaAllah rencana umrah di bulan Januari bisa terlaksana," tandasnya.

(kpl/far/sjw)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING