Deddy Mizwar, Jabatan Presiden Adalah Hukuman
Kapanlagi.com - Calon presiden Partai Merdeka, sekaligus aktor kawakan tanah air, Deddy Mizwar menghadiri kegiatan kampanye terbuka Partai Merdeka Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di Alun-alun Selatan Yogyakarta, Selasa (31/3).
Pada kesempatan itu Deddy Mizwar mengatakan, Partai Merdeka merupakan salah satu partai pilihan rakyat, karenanya sudah saatnya rakyat menentukan arah negeri ini, dengan memberikan suara pada Pemilu 2009.
"Pemilu 2009 merupakan momentum bagi rakyat untuk menentukan pilihan. Jadi, jika sebagian rakyat Indonesia memilih platform mengutamakan rakyat, tentunya akan memilih calon pemimpin yang amanah," ungkap aktor berusia 54 tahun tersebut.
Menurut dia, bagi dirinya memilih jabatan presiden itu sebenarnya sebuah risiko bukan tujuan. Jika risikonya menjadi ketua pengurus rukun tetangga (RT) maka dirinya akan menjalani jadi ketua RT. "Sayangnya, risikonya adalah untuk menjadi presiden, maka apa boleh buat saya akan menerima jabatan presiden sebagai hukuman," katanya.
Advertisement
Ia mengatakan, mestinya menjadi presiden itu merupakan sebuah jabatan yang bukan untuk menambah kenikmatan hidup, tetapi sebaliknya jabatan presiden bagi seseorang harus dapat mengurangi kenikmatan hidup di dunia.
"Namun, sampai saat ini seluruh bangsa Indonesia masih melihat bahwa jabatan adalah untuk menambah kenikmatannya hidupnya. Itulah sebabnya jabatan presiden diperebutkan dengan paradigma lama seperti itu," tandas aktor yang juga Ketua Badan Pertimbangan Perfilman Nasional tersebut.
(kpl/bar)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Jirayut Kenakan Jersey Setengah Merah Biru di Final FIFA ASEAN Cup
-
Event Dangdut Potret Tasya Allesia Hibur Para Penonton di Kediri
-
Dangdut Academy Harsiwi Achmad Tegaskan Couple Muncul Alami di Dangdut Academy 8
