SELEBRITI

Dicurigai Netizen Beri Dukungan ke Anji, Rina Nose Buka Suara

Rabu, 29 Juli 2020 17:57

Rina Nose © instagram.com/rinanose16

Kapanlagi.com - Berawal dari opininya terhadap potret jenazah pasien COVID-19 yang diabadikan oleh Joshua Irwandi untuk National Geographic, nama Anji menjadi sorotan netizen. Pasalnya, Anji menyatakan kalau foto yang jadi viral tersebut seperti sengaja diunggah oleh influencer/buzzer.

Anji yang juga mengatakan kalau COVID-19 tidak semenakutkan yang digembar-gemborkan lantas mengungkapkan bahwa dia tak sendiri. Ada salah satu selebritis tanah air dengan belasan juta follower di Instagram yang sepemikiran dengannya.

Berdasarkan jumlah follower dan kemiripan foto profil yang masih terlihat di postingan Anji, netizen sampai pada kesimpulan bahwa selebritis yang dimaksud adalah Rina Nose. Karena namanya terseret, wanita kelahiran Bandung, 16 Januari 1984 ini pun akhirnya buka suara.

1. Bentuk Empati

Melalui Instagram story, Rina Nose mengungkapkan bahwa dirinya berempati pada pihak yang disudutkan oleh publik karena dia sendiri pernah berada di posisi yang sama. Rina sendiri tak secara langsung menyebut nama Anji maupun topik COVID-19 terkait dalam postingannya.

"Saya selalu memiliki empati terhadap orang-orang (siapapun itu) yang disudutkan oleh opini publik secara membabi buta akibat mengungkap sebuah pemikiran (yang sebetulnya tidak melanggar nilai moral ataupun melanggar hukum) di ruang publik," tulis Rina Nose di Instagram story.

"Mengingat saya pernah punya pengalaman pahit semacam "penindasan mental" oleh publik secara massive dan terus menerus, jadi saya paham betul bagaimana rasanya berada dalam kondisi itu," imbuhnya.

2. Risih Dilabeli Macam-Macam

Lebih lanjut, Rina Nose menegaskan bahwa berempati tidak berarti setuju sepenuhnya dengan pemilik opini yang berbeda tersebut. Ia juga menyayangkan tindakan netizen yang cenderung mengotak-kotakkan orang lain berdasarkan golongan.

"Kalau saya mengungkapkan sebuah dukungan pada orang-orang yang mengalami hal serupa, itu adalah bentuk empati. Bukan serta merta saya mutlak menyetujui semua perilaku atau pemikiran orang tersebut," ungkap Rina Nose.

"Sebab saya tidak suka dikotak-kotakkan. Saya risih dengan sebuah label. Pengikut ini lah, penganut anu lah. Justru saya terbuka dengan berbagai hal dan kemungkinan. Karena memang tidak ada yang lebih abadi dari pada perubahan," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING