Disomasi, Garin Balik Somasi WHYO

Kapanlagi.com - Disomasi oleh World Hindu Youth Organization (WHYO) karena dianggap menghina umat Hindu, sutradara film SINTA OBONG yang dibintangi Puteri Indonesia 2005 Artika Sari Devi, Garin Nugroho berencana mensomasi balik WHYO.

"Mungkin jika filmnya belum selesai masih bisa diacuhkan. Tapi jika nanti pembuatan filmnya telah selesai dan masih menuai somasi, kita siap untuk somasi balik. Semua ini saya lakukan karena WHYO telah mendeskreditkan nama saya," kata Garin Nugroho ketika dihubungi via telepon.

Keberanian Garin disebabkan karena dukungan yang didapatkannya dari komunitas Hindu di Bali. Dalam sebuah diskusi di tempat yang sama Komunitas Hindu di Bali memberikan dukungan kepada Garin untuk menyelesaikan pembuatan filmnya.

"Secara tidak langsung mereka memang telah memberikan dukungan moril kepada saya. Bukan kemarin-kemarin saya takut menghadapi mereka. Tetapi semuanya ini karena iklim demokrasi yang harus ditegakkan," kata sutradara DAUN DI ATAS BANTAL ini.

Dukungan buat Garin dan Artika datang dari Perguruan Sandhi Murti, Pengasuh Asram Gandhi, Ketua Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Bali. Beberapa seniman asal Bali juga mengaku mendukung penuh produksi film 'OPERA JAWA'.

"Kita men-support Garin untuk meneruskan film itu. Produksi Garin sangat universal. Dapat dinikmati dari sisi pluralisme dan multikultur," ujar Gus Indra pengasuh Asram Gandhi Bali.

Ketika dimintai komentarnya tentang WHYO, Gus Indra menyebut organisasi tersebut adalah organisasi papan nama yang dimanfaatkan oleh sang ketua, Arya Wedha. Gus Indra awalnya juga terlibat sebagai pendiri organisasi itu. Namun karena ada konflik ia membatalkan pendirian WHYO. Akhirnya WHYO tetap berdiri dengan diteruskan sendiri oleh Arya.

Dukungan Komunitas Hindu Bali itu bertentangan dengan World Hindu Youth Organization (WHYO) yang memprotes keras film tersebut. WHYO menganggap visualisasi figur-figur Hindu seperti Shinta, Rama dan Rahwana tidak sesuai dengan cerita yang tertulis dalam kitab Ramayana.

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(kl/zee/dar)

Rekomendasi
Trending