Dwi Andhika Kesal Seks Edukasi Dianggap Negatif Oleh Masyarakat

Rabu, 25 November 2015 10:10 Penulis: Ahmat Effendi
Dwi Andhika Kesal Seks Edukasi Dianggap Negatif Oleh Masyarakat Dwi Andhika ©KapanLagi.com
Kapanlagi.com - Pengakuan aktor Charlie Sheen yang mengidap HIV selama 4 tahun menggegerkan dunia hiburan Hollywood. Apalagi dari pemberitaan, disebutkan bahwa bintang tersebut hingga saat ini pernah tidur dengan ribuan wanita. Gaya hidup seks bebas tersebut disoroti oleh aktor Dwi Andhika, dan menurutnya tak hanya terjadi di Hollywood.

"Kalau ngomongin HIV nggak perlu jauh-jauh ngomongin aktor luar negeri. Ternyata katanya, gua ngelihat survei, survei terbesar itu adalah orang Indonesia itu salah satu negara yang paling banyak. Jadi, ya sangat disayangkan sekali kurang education, yang beredukasi aja kena, apalagi kita yang edukasinya minim masalah seks," tutur Dwi Andhika di Central Park, Jakarta Barat, Jumat (20/11/2015).

Dwi Andhika mengaku kesal melihat fakta sosial yang terjadi di Indonesia saat ini. Sebenarnya bukan hanya para artis yang memiliki kehidupan bebas dan bahkan terjerat narkoba. Namun masyarakat seperti enggan belajar.

Dwi Andhika soroti kehidupan seks bebas yang muncul di masyarakat. ©KapanLagi.comDwi Andhika soroti kehidupan seks bebas yang muncul di masyarakat. ©KapanLagi.com

"Sekarang jangan ngomongin artis, dari dulu tuh ngomongin narkoba itu artis, seks bebas artis, semuanya serba artis. Sementara, nggak cuma artis doang, tapi semua orang. Namanya freesex, mungkin orang bilang kekinian, kan. Kalau nggak kayak gitu kayaknya nggak seru. Intinya sih gini, gua nggak nyalahkan semua orang yang melalukan apa, itu hak asasi manusia. Intinya adalah pemerintah cuma kasih siraman rohani doang, atau lebih ngasih ke pendidikan," tuturnya.

Salah satu yang disoroti oleh Dwi Andhika adalah minimnya pelajaran tentang seksualitas untuk masyarakat. Bahkan hal-hal yang menjurus hal tersebut masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat.

"Karena gua kesel banget, kaya waktu Jupe bagi-bagi kondom aja, itu diprotes keras. Sebenernya, itu ada unsur edukasinya, supaya HIV AIDS bisa peduli kesehatan. Tapi kalau di sini kan ujung-ujungnya malah negatif, gua kesel," tandasnya.

(kpl/far/sjw)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING